Soal Pungli, Gubernur Jateng: Usap Iler Aja Pakai Uang Rp1,5 Juta

    Metrobatam, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan, pungutan liar (pungli) di jembatan timbang sudah menjadi kebiasaan. Bahkan praktik pungli sudah memiliki jaringan yang luar biasa. Saking luar biasanya, Ganjar penah menerima laporan mudahnya mencari uang dari pungli.

    “Ada yang mengaku kepada saya, dia koordinator jembatan timbang, baru bangun tidur usap iler aja pakai uang Rp1,5 juta. Dia datang ke kantor dapat lagi Rp1 juta, pulang kantor sambil ehm,ehm,ehm dapat lagi Rp1 juta. Ini faktanya yang saya dapat,”ungkapnya, dalam diskusi “Memberantas Pungutan Liar Jembatan Timbang”, di Hotel Century Park, Jakarta, Selasa (25/10).

    Ganjar melanjutkan, pada saat sidak di jemabatan timbang banyak didapati angkutan yang melebihi tonase. Saat ditanya kenapa melebihi angkutan, para pengangkut mengaku rugi jika angkutan sesuai standar.

    Padahal, kata Ganjar, semestinya yang diutamakan adalah keselamatan, keselamatan diri sendiri dan orang banyak. Tapi lagi-lagi pelanggaran ini dimanfaatkan untuk memungut uang yang seharusnya tidak lakukan, supaya angkutan yang melebihi tonase bisa melanjutkan perjalanan.

    “Jadi saya pikir kalau lebih baik jembatan tibang dikelola pusat. Cara berfikir daerah sudah konyol, yang bisa dimanfaatkan para pengusaha di sepanjang jalannya,” tandasnya.

    Ganjar juga mengaku pernah marah besar saat mendapati adanya praktik pungutan liar (pungli) di jembatan timbang Subah, Batang, Jawa Tengah. “Ketika saya lakukan gebrakan pertama, sekarang banyak yang menunjukan fakta adanya pungli di daerahnya. Pungli itu kerusakan moral suatu perilaku busuk,” ujarnya, dalam diskusi “Memberantas Pungutan Liar Jembatan Timbang,” tambahnya.

    Ganjar pun menceritakan pernah melihat banyaknya truk yang melewati jembatan timbang yang melebihi tonase (kelebihan kapasitas). Dirinya mencontohkan, dari 10 truk yang masuk jembatan timbang, hanya satu yang bebannya tidak berlebih, itupun karena truknya kosong.

    “Saya pelototi langsung ini. Dari 10 melanggar hanya satu yang tidak. Saya minta ini diperhatikan, harus disiplin masing-masing pihak,”ujarnya.

    Ganjar melanjutkan, pungli di jembatan timbang bukanlah insiatif independen seseorang. Ini adalah jaringan yang luar biasa besar, karena itu pungli harus diselesaikan. “Pungli jembatan timbang itu ibarat revolusi mental. Jangan sampai revolusinya yang mental. Ini harus benar-benar kita lawan,” tuturnya. (mb/okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Prabowo Bertemu Puan, PKS Tak Cemas Ditinggal Gerindra

    Metrobatam, Jakarta - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengaku tak khawatir apabila Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beralih dari koalisi setelah...

    Heboh Sapi Berkepala 2 di Riau, Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Metrobatam, Jakarta - Bayi sapi di Desa Alang Kepayang, Rengat Barat, Riau membuat heboh warga setempat. Penampakan sapi tak seperti pada umumnya. Sapi ini...

    Hanya Beberapa Saat sebelum Serah Terima, Anies Pecat 2 Wali Kota Melalui Telepon

    Metrobatam, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memecat Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana dan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi hanya melalui...

    Penyelundupan 7 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan, Salah Satu Pelaku Oknum Polisi

    Metrobatam, Jambi - Jajaran Ditresnarkoba Polda Jambi beserta Resnarkoba Polres Tanjungjabung Barat, Jambi serta di-back up dari Mabes Polri berhasil mengamankan 7 kantong plastik...

    Penumpang Bercanda Bawa Bom, Penerbangan Batik Air dari El Tari Kupang-Soetta Tertunda

    Metrobatam, Kupang – Seorang penumpang pesawat Batik Air bercanda membawa bom, mengakibatkan penerbangan dari Bandar Udara Internasional El Tari ke Soekarno-Hatta, tertunda selama satu...

    Pramono Sebut Jokowi Izinkan Johan Budi Daftar Caleg PDIP

    Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengonfirmasi rencana Juru Bicara Presiden Johan Budi ikut mendaftar jadi calon legislatif untuk Pemilu 2019. Hal ini disampaikan...

    Politisasi Identitas Agama Diprediksi Makin Keras hingga 2019

    Metrobatam, Jakarta - Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, menyebut munculnya politisasi keagamaan disebabkan pola koalisi yang terbentuk di antara partai politik. Ia...

    Diduga Ada Pelanggaran, Komisi ASN Selidiki Perombakan Pejabat Pemprov DKI

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelidiki potensi pelanggaran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan perombakan pejabat di lingkungan...

    Divestasi 51% Saham Freeport Dituding Pencitraan, Jokowi Buka Suara

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara menanggapi kritikan keras beberapa pihak yang menilai perjanjian divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI)....

    Nilai Proyek PLTU Riau 1 yang Tersandung Kasus Suap Capai Rp 12 T

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya praktik suap dalam proyek PLTU Riau-1. Proyek itupun untuk sementara dihentikan. Direktur Utama PLN, Sofyan Basir...

    Fakta Baru Kasus Abu Tours soal Tiket Makassar-Arab Saudi

    Metrobatam, Makassar - Polda Sulsel telah menyita sejumlah aset milik bos Abu Tours Hamzah Mamba di sejumlah daerah di Indonesia. Namun Saudi Arabian Airlines...

    Laporan Keuangan Anies ‘Janggal’, DPRD DKI Tolak Tandatangan

    Metrobatam, Jakarta - DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban APBD 2017 yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Ketua...
    BAGIKAN