Soal Reklamasi, Kata Kapolda : Pemko Abu-abu, Polisi Jadi Disalahkan

736
Foto : Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian di dampingi Kapolresta Barelang meninjau lokasi cut and fill tanah untuk reklamasi di Simpang Jam beberapa waktu lalu

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam diminta tegas dan berani bersikap soal reklamasi pantai. Kalau dilarang tegaskan dilarang, jangan abu-abu sehingga polisi tidak disalahkan.

Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian menegaskan hal itu di sela-sela buka puasa bersama dengan wartawan di Saung Sunda Sawargi, Batam Kota, kemarin.

“Pemerintah harus jelas membuat regulasi jangan sampai abu-abu. Kalau dilarang. tegaskan dilarang. Saya tak mau polisi di salahkan masyarakat,” tegasnya.

Kata Kapolda, polisi akan melakukan tindakan apabila semua aturan sudah ditetapkan pemerintah sehingga tidak terjadi kesimpang siuran. Karena, kata Kapolda, polisi akan melakukan tindakan sesuai diinstruksikan pusat dalam hal ini Kapolri, karena itu adalah tugas negara.

Pemberitaan reklamasi selama ini lanjut Kapolda seolah-olah kepolisian tidak melakukan tindakan. Padahal beberapa waktu lalu polisi sudah pernah melakukan larangan bahkan menyetop kegiatan aktivitas dum truk. Namun setelah ditelusuri ternyata aktivitas reklamasi itu untuk pembangunan pipa gas.

“Anggota sudah turun dan ternyata reklamasi untuk pipa gas,”katanya.

Reklamasi di Batam sudah jadi isu utama di Kepri sejak sebulan terakhir. Hal ini di mulai dari hancurnya lingkungan di Bengkong Laut, Tanjung Buntung, Kampung Belian, Batam Centre, Batuampar dan Tiban. Selain itu, Komisi II DPRD Batam menyoroti minimnya pendapatan asli daerah (PAD) dari puluhan kegiatan reklamasi di Batam. Ketua Komisi II, Yudi Kurnain bahkan menyebut uang reklamasi di Batam malah disetor ke oknum-oknum pejabat dan preman.

Ada 14 Perusahan Reklamasi yang diduga melanggar Pelpres No 122 tahun 2012. Perusahaan itu yakni PT Batam Puri Permai, PT Mahkota Mata Bumi, PT Bengkong Sunrise, PT Megah Bangun Sejahtera, PT Batam Central Marina, PT Power Land, PT Sunrise (Tiban). PT Berantai Bay, PT Central Indo, PT Rempang Sanrise, dan PT Bintang 99. PT Anis Familly dan PT Tasik Kemilau.

Menyikapi masalah, itu Walikota Batam, HM Rudi memerintahkan penghentian sementara semua kegiatan reklamasi sampai semua persyaratan dan perizinan sesuai yang diatur perundang-undangan.

Bahkan Pemko telah membentuk Tim 9 yang diketuai Agussahiman, Sekda Kota Batam. Agussahiman menyatakan berdasarkan kajian dari Tim 9 ada 14 perusahaan yang sedang melakukan kegiatan reklamasi. Meski dihentikan, namun sayangnya, reklamasi sampai saat ini masih berlangsung di kawasan Batam Centre.

Sementara itu Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Dendi Purnomo menambahkan, hasil evaluasi yang dilakukan bahwa reklamasi itu telah menimbulkan kerusakan lingkungan. Diantaranya hilangnya sejumlah mangrov dan lainnya. Karenanya, ia mengaku langkah penghentian sementara adalah kebijakan tepat untuk menertibkan aturan main di lapangan.

Bahkan katanya walikota juga meminta untuk setiap kinerja perusahaan yang dapat alokasi lahan reklamasi kembali didalami oleh pengawas dan penyidik. Apakah ada unsur pidana atau pelanggaran di dalamnya.(mb/haluan)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sindikat Saracen Punya Ribuan Akun untuk Sebar Kebencian dan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Polri mengungkap sindikat Saracen, pelaku yang kerap menyebarkan ujaran kebencian bermuatan SARA di media sosial. Mereka diketahui berbagi peran dalam melancarkan...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

Kemenhub: Ruangan Seorang Dirjen Disegel KPK

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membenarkan ruangan yang disegel KPK adalah ruangan seorang Direktur Jenderal (Dirjen). KPK diketahui melakukan penyegelan itu terkait operasi...

Whatsapp Punya Fitur Baru, Nantikan Akhir Minggu Ini

Metrobatam, Jakarta - Whatsapp menerapkan fitur status dengan latar warna-warni ala Facebook. Dengan fitur baru ini, pengguna Whatsapp bisa memvariasikan status yang mereka poskan...

Kompolnas Minta Polisi Usut Tuntas Sindikat Penyebar Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Polri mengungkap sindikat Saracen, pelaku yang kerap menyebarkan ujaran kebencian bermuatan SARA di media sosial. Kompolotan ini memiliki ribuan akun. Komisi...

Bisakah RI Jadi Negara Besar? Ini Kata Sri Mulyani

Metrobatam, Yogyakarta - Menjadi negara besar dengan masyarakat adil dan makmur memang banyak tantangannya. Namun, Indonesia memiliki modal tersebut. Hal tersebut diungkapkan Menteri Keuangan, Sri...

Mendag Tegur India Soal Upaya Jegal Produk Kelapa Sawit RI

Metrobatam, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku, telah menyampaikan perhatian Pemerintah Indonesia terkait kenaikan tarif bea masuk komoditas minyak kelapa sawit (crude palm...

MA Sebut Banyak Pihak Eksternal Campur Tangan Seleksi Hakim

Metrobatam, Jakarta - Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung (MA) Takdir Rahmadi mengatakan proses seleksi calon hakim pengadilan tingkat pertama tak sepenuhnya dilakukan pihaknya. Sejak awal...

Penyebar Kebencian dan Isu SARA, Sindikat Saracen Dibayar Puluhan Juta

Metrobatam, Jakarta - Polisi menangkap sindikat Saracen, yang kerap menyebarkan isu SARA di media sosial. Sindikat Saracen kerap mengirimkan proposal kepada beberapa pihak terkait...

Mendikbud: Madrasah Berkurang karena Islamic Full Day School

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa keberadaan Islamic Full Day School berpotensi mengurangi jumlah madrasah diniyah. "Ini yang menurut saya...

OTT Pejabat Kemenhub, KPK Amankan Dolar Amerika, Singapura hingga Rupiah

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah uang berbentuk mata uang asing dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Ada...

Duh! Panitera yang Ditangkap KPK Punya Hubungan Keluarga dengan Hakim Agung

Metrobatam, Jakarta – Panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, Tarmizi, dikabarkan mempunyai hubungan keluarga dengan salah...

Khofifah Klaim Kantongi ‘Tiket’ Parpol untuk Pilgub Jatim

Metrobatam, Jakarta - Nama Khofifah Indar Parawansa mencuat sebagai salah satu calon kontestan yang bakal maju dalam arena Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Menteri...