Soal Reklamasi, Kata Kapolda : Pemko Abu-abu, Polisi Jadi Disalahkan

738
Foto : Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian di dampingi Kapolresta Barelang meninjau lokasi cut and fill tanah untuk reklamasi di Simpang Jam beberapa waktu lalu

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam diminta tegas dan berani bersikap soal reklamasi pantai. Kalau dilarang tegaskan dilarang, jangan abu-abu sehingga polisi tidak disalahkan.

Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian menegaskan hal itu di sela-sela buka puasa bersama dengan wartawan di Saung Sunda Sawargi, Batam Kota, kemarin.

“Pemerintah harus jelas membuat regulasi jangan sampai abu-abu. Kalau dilarang. tegaskan dilarang. Saya tak mau polisi di salahkan masyarakat,” tegasnya.

Kata Kapolda, polisi akan melakukan tindakan apabila semua aturan sudah ditetapkan pemerintah sehingga tidak terjadi kesimpang siuran. Karena, kata Kapolda, polisi akan melakukan tindakan sesuai diinstruksikan pusat dalam hal ini Kapolri, karena itu adalah tugas negara.

Pemberitaan reklamasi selama ini lanjut Kapolda seolah-olah kepolisian tidak melakukan tindakan. Padahal beberapa waktu lalu polisi sudah pernah melakukan larangan bahkan menyetop kegiatan aktivitas dum truk. Namun setelah ditelusuri ternyata aktivitas reklamasi itu untuk pembangunan pipa gas.

“Anggota sudah turun dan ternyata reklamasi untuk pipa gas,”katanya.

Reklamasi di Batam sudah jadi isu utama di Kepri sejak sebulan terakhir. Hal ini di mulai dari hancurnya lingkungan di Bengkong Laut, Tanjung Buntung, Kampung Belian, Batam Centre, Batuampar dan Tiban. Selain itu, Komisi II DPRD Batam menyoroti minimnya pendapatan asli daerah (PAD) dari puluhan kegiatan reklamasi di Batam. Ketua Komisi II, Yudi Kurnain bahkan menyebut uang reklamasi di Batam malah disetor ke oknum-oknum pejabat dan preman.

Ada 14 Perusahan Reklamasi yang diduga melanggar Pelpres No 122 tahun 2012. Perusahaan itu yakni PT Batam Puri Permai, PT Mahkota Mata Bumi, PT Bengkong Sunrise, PT Megah Bangun Sejahtera, PT Batam Central Marina, PT Power Land, PT Sunrise (Tiban). PT Berantai Bay, PT Central Indo, PT Rempang Sanrise, dan PT Bintang 99. PT Anis Familly dan PT Tasik Kemilau.

Menyikapi masalah, itu Walikota Batam, HM Rudi memerintahkan penghentian sementara semua kegiatan reklamasi sampai semua persyaratan dan perizinan sesuai yang diatur perundang-undangan.

Bahkan Pemko telah membentuk Tim 9 yang diketuai Agussahiman, Sekda Kota Batam. Agussahiman menyatakan berdasarkan kajian dari Tim 9 ada 14 perusahaan yang sedang melakukan kegiatan reklamasi. Meski dihentikan, namun sayangnya, reklamasi sampai saat ini masih berlangsung di kawasan Batam Centre.

Sementara itu Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Dendi Purnomo menambahkan, hasil evaluasi yang dilakukan bahwa reklamasi itu telah menimbulkan kerusakan lingkungan. Diantaranya hilangnya sejumlah mangrov dan lainnya. Karenanya, ia mengaku langkah penghentian sementara adalah kebijakan tepat untuk menertibkan aturan main di lapangan.

Bahkan katanya walikota juga meminta untuk setiap kinerja perusahaan yang dapat alokasi lahan reklamasi kembali didalami oleh pengawas dan penyidik. Apakah ada unsur pidana atau pelanggaran di dalamnya.(mb/haluan)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...

Bareskrim Tangkap Penyelundup 30 Kg Sabu di Perairan Aceh

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan menangkap empat orang...

Resmi Ditutup KPU, Ini 27 Parpol yang Daftar sebagai Peserta Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran peserta partai politik Pemilu 2019 resmi ditutup. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asya'ri mengatakan, sampai dengan waktu ditutup ada...

Partai Kalangan Golput Daftar ke KPU Usung Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - Partai Indonesia Kerja (PIKA) ikut memeriahkan deretan partai baru yang resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU RI, Senin malam...

Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...
BAGIKAN