Sri Mulyani Pamer Ekonomi RI di Depan Investor AS

3117

Washington – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam sepekan ke depan berada di Washington DC, Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri berbagai acara. Salah satunya yang dijalani hari ini, bertemu dengan investor asal AS.

Acara dalam bentuk seminar ini diselenggarakan oleh The United Stated-Indonesia Society (USINDO). Sri Mulyani bertindak sebagai pembicara untuk tema Indonesia: Steering Through The Global Headwind, Unlocking The Domestic Potentials’.

Sekitar 45 menit, Sri Mulyani memaparkan kondisi ekonomi Indonesia terkini. Dimulai dengan berbagai program yang sudah dijalankan oleh pemerintah Indonesia dalam kisaran tiga tahun terakhir.

“Presiden Jokowi bekerja penuh untuk bisa menciptakan stabilitas ekonomi dan inklusifitas,” kata Sri Mulyani, Kamis (20/4).

Sri Mulyani menjelaskan, upaya pemerintah sangat berat di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Selepas taper tantrum yang menghadang banyak negara, seperti Indonesia pada 2013 silam. Selanjutnya Inggris keluar dari Uni Eropa atau dikenal dengan nama Brexit, devaluasi mata uang China hingga volatilitas pasar keuangan pasca terpilihnya Presiden AS Donald Trump.

Pada sisi lain, harga komoditas yang anjlok membuat banyak negara berkembang penghasil komoditas terkena dampak cukup serius. Bahkan hingga terjun ke level resesi. Indonesia, untungnya bisa bisa tetap bertahan dan tumbuh positif.

“Perekonomian Indonesia tetap baik pasca banyak persoalan yang terjadi di dunia,” tegas Sri Mulyani.

Langkah yang ditempuh pemerintah adalah dengan membuat kebijakan yang terukur. Dari menciptakan fundamental ekonomi yang kuat, reformasi fiskal, pengelolaan utang dan menjaga efisit anggaran tetap pada batas yang baik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Di samping itu, defisit transaksi berjalan berhasil diturunkan pada level yang aman, yakni 2% terhadap PDB. Inflasi juga sukses dijaga pada posisi sekitar 3% atau lebih rendah sejak 1999, ketika ada krisis moneter. Hal tersebut juga mampu mendorong konsumsi masyarakat tetap tumbuh.

“Anda bisa melihat buktinya, kita bisa menciptakan fundamental yang kuat di tengah ketidakpastian global,” imbuhnya.

Pada sisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Sri Mulyani memastikan pengelolaan yang kredibel. Reformasi dijalankan sejak awal pemerintahan Presiden Jokowi, dengan memangkas subsidi energi untuk dialihkan kepada pembangunan infrastruktur dan perlindungan sosial.

Memang diakui Sri Mulyani, ada kelemahan dalam penerimaan pajak pada dua tahun terakhir. Seiring dengan perekonomian yang melambat, penerimaan pajak juga tidak bisa tumbuh seperti yang diharapkan.

Untuk itu dijalankan program pengampunan pajak atau tax amnesty dengan tujuan mengumpulkan basis data dari masyarakat yang selama ini tidak patuh dalam pembayaran sekaligus melaporkan pajak.

Realisasi penerimaan amnesti pajak sesuai Surat Setoran Pajak (SSP) mencapai Rp 134,99 triliun, dengan uang tebusan sebesar Rp 114,23 triliun, pembayaran tunggakan Rp 19,02 triliun dan pembayaran bukti permulaan sebesar Rp 1,75 triliun.

Sedangkan dari komposisi harta, terdapat deklarasi dalam negeri sebesar Rp 3.697,94 triliun, deklarasi luar negeri sebesar Rp 1.036,37 triliun, dan repatriasi sebesar Rp 122,3 triliun. Sementara itu ada tambahan 52.757 wajib pajak (WP) baru, dari total peserta tax amnesty 972.530 WP.

“Tax amnesty yang kita dijalankan disebut sebagai yang terbaik di dunia,” kata Sri Mulyani.

Kredibilitas APBN, kata Sri Mulyani juga akan ditunjukkan melalui belanja yang terukur, di samping reformasi fiskal yang sudah dijalankan. Setiap rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah akan benar-benar ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Jadi APBN yang kita miliki benar-benar berfungsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Strategi saya adalah dengan meningkatkan penerimaan negara dan disalurkan dalam bentuk belanja negara yang efektif,” tandasnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Gunung Sinabung Erupsi Abu Vulkanis Setinggi 3,5 Km, Jauhi Zona Merah!

Metrobatam, Medan - Pagi ini, Gunung Api Sinabung erupsi besar dengan menyemburkan abu vulkanis setinggi 3,5 kilometer, Kamis (18/1). Informasi dari pos pemantau Sinabung, erupsi...

Diminta Pendukung Tak Cerai dengan Vero, Ini Respons Ahok

Metrobatam, Jakarta - Banyak pendukung yang meminta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak bercerai dengan istrinya Veronica Tan. Mereka berharap Ahok membatalkan gugatan cerai. Ahok pun...

Analisis: Bamsoet Ketua DPR Bisa Jadi Pintu Masuk PKS Lengserkan Fahri

Metrobatam, Jakarta - Dilantiknya politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet sebagai Ketua DPR dinilai sebagai 'pintu masuk' bagi PKS untuk mengganti Fahri Hamzah...

Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Tersambung Belmera April 2018

Metrobatam, Jakarta - Konstruksi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 1 (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 10,75 km ditargetkan selesai pada April 2018. Dengan selesainya seksi...

Pemerintah Pusat Bantu Rp7 Miliar untuk Pembangunan Ulang Pasar Induk Batam

Metrobatam.com, Batam - Kementerian Perdagangan RI siap membantu Rp 7 miliar untuk pembangunan Pasar Induk Jodoh. Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan anggaran tersebut merupakan...

Pemerintah Telurusi Penjual Pulau Indonesia di Situs Online

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah bakal menelusuri situs online privateislandsonline.com yang menjual pulau di Indonesia. Di situs itu ada dua pulau di Indonesia yang ditawarkan. Adapun...

Konsumen Unggah Video “Ricuh”, Pengembang Proyek Reklamasi Rugi Rp100 M

Metrobatam, Jakarta - Perusahaan pengembang di proyek Reklamasi disebut mengalami kerugian sekitar Rp100 miliar karena video yang diunggah oleh konsumen. Hal itulah yang menjadi...

Tiga Dokter Menolak Jadi Saksi Meringankan Bimanesh

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, tiga dokter yang sedianya diperiksa hari ini menolak menjadi saksi yang meringankan untuk dokter Rumah Sakit...

Pemerintah Akhirnya Bolehkan Kapal Cantrang Melaut Kembali

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah akhirnya memperbolehkan kapal-kapal cantrang milik nelayan kembali beroperasi di laut Indonesia. Keputusan tersebut didapat usai adanya pertemuan antara nelayan dengan Presiden...

Selama di Liga Super China Tevez Dibayar Rp4 Juta per Detik

Metrobatam, Jakarta - Carlos Tevez bisa jadi salah satu pembelian tergagal di kompetisi sepak bola profesional di dunia. Tevez didatangkan Shanghai Shenhua musim lalu...

Bantu Atasi Kesedihan, PM Inggris Tunjuk Menteri Kesepian

Metrobatam, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Theresa May berupaya mengatasi kesedihan yang kerap dialami warganya dengan menunjuk seorang menteri urusan kesepian, Rabu (17/1). "Bagi banyak...

Sanchez Dikabarkan Sudah Sepakat dengan MU, Kini Tunggu Keputusan soal Mkhitaryan

London - Alexis Sanchez kabarnya sudah menyepakati transfer ke Manchester United. Kini tinggal menantikan bagaimana negosiasi MU dan Arsenal untuk Henrikh Mkhitaryan. Kontrak Sanchez di...
BAGIKAN