Metrobatam, Jakarta – Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum membentuk majelis pertimbangan gubernur untuk menampung gagasan demi kemajuan Jawa Barat. Ridwan pun berencana merekrut para kandidat di Pilgub Jabar yang pernah menjadi lawan politiknya.

“Itu adalah cara kami untuk merangkul semua yang mencintai Jabar, gagasannya juga bagus-bagus. Kami kan dipilih 32 persen (warga), berarti ada 68 persen ada di kelompok mereka. Tentulah sangat baik kalau semua bergabung dalam rombongan ini,” kata pria yang akrab disapa Emil, di KPU Jabar, Kota Bandung, Selasa (24/7).

   

Emil berharap, para kandidat yang bertarung di Pilgub Jabar bisa melupakan panasnya kontestasi dan mulai bekerja sama demi kemajuan Jawa Barat. Dia ingin semua bersatu pasca pelaksanaan pesta demokrasi.

“Mudah-mudahan Pak Syaikhu, Pak Sudrajat, Pak Hasnudin, Pak Anton, Pak Deddy Mizwar dan Pak Dedi Mulyadi bersama para mantan gubernur seperti Pak (R) Nuriana dan lainnya berkenan bergabung memberikan pandangan sehingga Jabar ini dibangun oleh landasan persatuan yang kokoh,” ucapnya.

Dia pun memastikan tim bakal mendapat bayaran sesuai dengan tugas dan fungsinya. Meski begitu, Emil belum bisa menjelaskan sumber anggaran yang akan digunakan untuk menggaji anggota majelis pertimbangan gubernur bentukannya tersebut.

Rencana Emil itupun disambut baik oleh Ahmad Syaikhu yang sempat menjadi lawannya di kontestasi Pilgub Jabar lalu. Syaikhu mengaku siap menyumbangkan pikirannya demi kemajuan Jawa Barat.

“Saya kira ini jadi kehormatan bagi saya kalau Kang Emil memasukkan (saya) sebagai dewan pertimbangan. Ini bagian dari salah satunya memberikan pemikiran yang saya tuangkan dan akan disampaikan untuk bisa dipertimbangkan,” kata Syaikhu, di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung.

Syaikhu pun langsung mengusulkan program Asyikpreneur ke Emil dan Uu. Asyikpreneur, kata Syaikhu, merupakan program untuk mendorong geliat usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan memberi dampak terhadap pengentasan kemiskinan di Jabar.

Tak hanya itu, Syaikhu juga mengajak semua pihak untuk mendukung berbagai program gubernur dan wakil gubernur terpilih. Diharapkan roda pemerintahan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Tentu saya mengharapkan mari kita dukung gubernur dan wakil gubernur terpilih sebagaimana Kang Emil akan melindungi seluruh elemen di Jabar tanpa membedakan. Maka sebaliknya warga Jabar bisa menyuport sepanjang programnya sesuai koridor hukum dan baik,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum resmi ditetapkan sebagai pemenang Pilgub Jabar setelah meraih sebanyak 7.226.254 suara. Sementara tiga pasangan lainnya, yakni pasangan TB Hasanudin-Anton Charliyan 2.773.078 suara, Sudrajat-Ahmad Syaikhu 6.317.465 suara dan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 5.663.198 suara.

“Karena sistem pemilihan (di Jawa Barat) menggunakan suara mayoritas maka KPU Jabar menetapkan pasangan nomor satu (RINDU) sebagai pasangan calon terpilih,” ucap Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Disebut Prabowo BUMN Bangkrut, Ini Curhatan Dirut Garuda

Metrobatam, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto belum lama ini melontarkan penyataan yang cukup menghebohkan. Dia bilang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu persatu...

Lelang Jabatan Pemprov Jabar, 114 Orang Berebut 15 Posisi

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat meloloskan 114 pendaftar untuk melanjutkan proses seleksi terbuka pengisian 15 jabatan pimpinan tinggi pratama...

BPN Prabowo Ingin Selesai Damai, Kill the DJ Ngaku Belum Ditemui

Metrobatam, Yogyakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di DIY menginginkan agar perkara lagu 'Jogja Istimewa' diselesaikan dengan musyawarah. Namun Marzuki Mohamad atau...

Yusril Ungkap Alasan Masuk Tim Pakar Debat Capres Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi klaim Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang menyebut namanya masuk dalam...

Awak Maskapai Malindo Air Terlibat Penyelundupan Narkoba ke Australia

Melbourne - Polisi di Melbourne berhasil membongkar sindikat narkoba internasional yang menggunakan awak maskapai Malindo Air dari Malaysia untuk menyeludupkan narkoba ke Australia selama...

Polisi Ungkap Gudang Narkoba di Apartemen Park View Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Anggota Unit Narkoba Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat mengungkap gudang penyimpanan narkoba di Apartemen Park View, Kembangan Jakarta Barat. Kepala Polsek...

Ikatan Dai Aceh Sambangi KPU, Koordinasi soal Tes Baca Alquran

Metrobatam, Jakarta - Ikatan Dai Aceh menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pagi ini. Mereka ingin berkoordinasi soal tes baca Alquran bagi capres-cawapres 2019. "Buat ngomongin...

Pesta Sabu , Aris Idol Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jakarta - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Priok menangkap Januarisman Runtuwenen (JR) alias Aris 'Indonesia Idol' atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Kabid...

Deputi KSP Tegaskan Jokowi Tak Biarkan Kasus HAM Terlantar

Metrobatam, Jakarta - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardhani menegaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tak pernah membiarkan kasus pelanggaran HAM masa...

6 Fakta Kill The DJ yang Murka Lagunya Dipakai Kampanye Tim Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kill The DJ alias Marzuki Mohamad, murka lagu 'Jogja Istimewa' dipakai kampanye tim Prabowo. Siapa Kill The DJ? Berikut fakta-fakta pria kelahiran...

Bawaslu Tegur KPU Soal Jokowi dan Prabowo Curi Start Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegur Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan capres Joko Widodo dan Prabowo...

Ditawar Jadi PSK, Cita Citata Marah Banget

Metrobatam, Jakarta - Cita Citata rupanya pernah ditawar untuk jadi pekerja seks komersial (PSK). Marah besar, ia pun menolaknya mentah-mentah. "Banyak banyak banget, contohlah beberapa...