Suporter Meninggal di Laga PSMS vs Persita, Ketum PSSI: Sepakbola Harusnya Jadi Hiburan

3642

Metrobastam, Jakarta – Kericuhan antarsuporter yang mengakibatkan nyawa melayang kembali terjadi. PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyadari potensi rusuh di laga-laga krusial sejak awal.

Pertandingan antara PSMS Medan vs Persita Tangerang dalam babak 16 besar Liga 2 yang digelar di Stadion Mini Persikabo Bogor pada Rabu (10/10) berakhir ricuh. Kejadian bermula ketika suporter Persita turun ke lapangan karena tak terima timnya kalah 0-1.

Mereka pun akhirnya terlibat bentrok dengan suporter PSMS. Satu orang suporter Persita menjadi korban.

Dia adalah Banu Rusman yang meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit pada Kamis (12/10). Sementara itu, belasan suporter mengalami luka-luka.

“Ya saya pikir ini sesuatu yang menjadi bagian dari dinamika kompetisi. Menjelang babak penentuan pasti kita akan temui hal-hal yang seperti ini dan kami hanya bisa berharap agar ini bisa diminimalisir, kemudian juga masing-masing pihak bersikap dewasa menyikapi ini semua,” ujar Chief Operation Officer PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy, Kamis (12/10).

“Dinamika kompetisi ada menang ada kalah. Tapi, jangan dengan tindakan-tindakan yang anarkis,” dia menambahkan.

Harusnya Jadi Hiburan

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyesalkan kerusuhan pada pertandingan Persita Tangerang versus PSMS Medan yang berujung meninggalnya satu suporter. Menurut Edy, sepakbola seharusnya menjadi hiburan.

“Kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa ini. Kami juga ikut berduka dan menyampaikan rasa simpati kami untuk keluarga korban,” kata Edy dalam rilis yang diterima detikSport.

“Sepakbola seharusnya menjadi sebuah hiburan,” ujar Edy.

Kerusuhan di Stadion Persikabo bermula ketika suporter Persita turun ke lapangan karena tak terima timnya kalah 0-1. Suporter Persita akhirnya terlibat bentrok dengan suporter PSMS yang didominasi oleh prajurit TNI.

“Saya akan cari tahu apa sebabnya. Karena yang saya tahu sementara ini, sebelum kerusuhan suporter yang di sana melempari suporter prajurit. 15 prajurit kepalanya bocor-bocor,” ungkap Edy.

Edy menyatakan untuk sementara tidak akan mengizinkan suporter dari prajurit untuk masuk ke dalam stadion. Menurut Edy, kalau ada prajurit terbukti terlibat dan bersalah maka akan diberikan hukuman sesuai dengan aturan hukum. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Chelsea Hajar Brighton 4-0

Metrobatam.com, London - Dua gol dari Eden Hazard membantu Chelsea melaju untuk meraih kemenangan 4-0 di markas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris...

Tahun 2017, Warga Jabar dan Jakarta Paling Banyak Beli Mobil Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017. Total ada 1.079.534 unit mobil terjual di tahun...

Petarung Stefer Rahardian Selangkah Lagi Juara Dunia One Championship

Metrobatam.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, selangkah lagi menjadi juara dunia One Championship setelah pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu...

Ketua MPR Sebut Ada 5 Partai di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Selain Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan juga mengungkapkan soal pembahasan perilaku lesbian, gay, biseksual dan...

Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...
BAGIKAN