Survei LIPI: DPR & Parpol Jadi Lembaga Bercitra Negatif

Metrobatam, Jakarta – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis survei Pemetaan Kondisi Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan menjelang Pemilu Serentak 2019. Dalam penelitian yang digelar pada April-Juli 2018 itu, para peneliti menemukan bahwa DPR dan partai politik (parpol) mendapatkan persepsi terburuk sebagai instansi demokrasi.

LIPI menyelenggarakan survei pada 145 ahli dari bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, serta pertahanan dan keamanan. Survei tersebut digelar 11 provinsi, yakni Sumbar, Lampung, Jakarta, Jatim, Kaltim, Bali, Sulawesi Tengah, NTB, NTT, Maluku, dan Papua. Survei menggunakan teknik non-probability sampling, di mana sampel ahli dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Dalam hasil survei tersebut para ahli menilai bahwa KPK (92,41 persen), TNI (80,69 persen), Presiden (79,31 persen), MK (73,79 persen) dan Pers (71,03 persen) mendapatkan apresiasi tertinggi sebagai lembaga demokrasi.

Sementara, DPR (23,45 persen), Polri dan Parpol (13,10 persen) sama-sama di posisi paling buntut dalam daftar tersebut. Menurut peneliti, Polri mendapatkan persepsi buruk lantaran beberapa anggotanya justru terlibat kasus dan pelanggaran hukum.

Di sisi lain, buruknya persepsi kinerja DPR dan parpol di mata para ahli punya masalah yang lebih dinilai lebih kompleks.

Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor melihat DPR dan parpol tidak berjalan dengan baik fungsinya di masyarakat. Minimnya kaderasasi dan buruknya sistem di parpol-lah yang disebut menjadi akar buruknya kinerja DPR.

Firman menilai bahwa partai politik saat ini terlihat tak mampu berperan sebagai salah satu sarana pendidikan politik bagi publik. Parpol justru lebih mengambil jalan instan dalam setiap pemilihan agar menang.

Ibarat sebuah perusahaan, parpol bahkan dinilai Firman sudah pailit. Parpol tak mampu melakukan kaderisasi sekaligus tak mampu berjalan secara otonom. Parpol bergantung pada tokoh yang menginjeksi dana dari korupsi di pemerintahan.

“Jadi sekarang banyak koruptor melakukan korupsi bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk partai yang dia tahu udah nggak punya uang dan partai itu ibarat perusahaan, udah bangkrut,” kata Firman pasca sosialiasi survei LIPI di Hotel JS Luwansa, Selasa (7/8).

Untuk menghindari kebobrokan lebih jauh, Firman menyebutkan bahwa harus ada reformasi parpol. Perubahan itu ada di empat poin yakni struktural dan kultural, masing-masing secara internal dan eksternal.

Pertama, partai disebutnya harus mengedepankan sistem, bukan person (tokoh) yang bisa dianut semua anggota sehingga tak ada kecemburuan secara internal. Keputusan partai bukanlah keputusan perseorangan.

“Kedua, partai harus bisa otonom. Tidak tergantung pada lembaga atau tokoh lain sehingga partai harus mandiri dalam membuat kebijakan dan menghidupi partai sendiri,” lanjutnya.

Oleh karena itu, dia setuju ketika dana parpol diusulkan dari APBN. Hanya saja, transparansi mengenai penggunaan biaya negara itu harus diawasi baik-baik agar tidak disalahgunakan.

Reformasi ketiga yang menurut dia harus dilakukan parpol di tanah air adalah membuat jati diri yang tidak terlalu pragmatis. Tak perlu membuat banyak partai baru, jika pada akhirnya tidak membawa ideologi baru yang mewakili masyarakat.

“Kalau tidak ada jati diri nanti akan muncul politik dagang sapi. Tidak ada pengkaderan karena toh jati dirinya sama saja ya sudah lompat dari satu partai ke partai lain karena sama saja,” kata Firman.

Perubahan yang juga perlu dilakukan partai adalah reformasi kultur eksteral di mana partai merubah paradigma sebagai wadah aspirasi rakyat. Untuk menunjukkan kontribusinya, parpol perlu hadir setiap saat, bukan hanya saat menjelang pemilu saja.

“Persepsi yang salah mereka bahwa partai itu kendaraan untuk mendapatkan kekuasaan. Itu yang paling terbenam dalam benak mereka bukan juga sebagai sarana pendidikan politik,” pungkasnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Grand Opening Warung’e Lara dengan Menu Sajian yang Enak

Metrobatam.com, Batam, Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo, Desa Larangan RT1, RW1, Candi Sidoarjo Jawa Timur, yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018). Tempat...

Lebih Nyaman dan Aman, Capella Dinamik Nusantara Launching Honda CB150R StreetFire dan CBR250RR

Metrobatam.com, Batam - PT Capella Dinamik Nusantara kembali Launching Honda CB 150R StreetFire dan CBR 250 RR Minggu, ditempat di Auditorium Mega Mall Batam...

Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...
BAGIKAN