Metrobatam, Jakarta – Elektabilitas PDI Perjuangan berada di posisi pertama, diikuti Golkar dan Gerindra. Sedangkan elektabilitas Partai Demokrat berada di papan tengah.

Elektabilitas parpol ini didasari hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Survei digelar pada 19 April-5 Mei 2018 dengan melibatkan 2.100 responden. Margin of error (MoE) survei sebesar +/- 2,14 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Elektabilitas PDIP paling tinggi (24,1 persen). Dengan memasukkan hitungan MoE, ada dua partai yang berpeluang mempunyai dukungan suara di atas 10 persen saat survei dilakukan, yaitu Partai Golkar dan Partai Gerindra,” kata peneliti senior Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI Wawan Ichwanuddin dalam paparan hasil survei di Hotel Century Park, Jakarta, Kamis (19/7).

Berikut ini elektabilitas parpol berdasarkan survei LIPI:

  • PDI Perjuangan 24,1 persen
  • Golkar 10,2 persen
  • Partai Gerindra 9,1 persen
  • PKB 6 persen
  • PPP 4,9 persen
  • Partai Demokrat 4,4 persen
  • PKS 3,7 persen
  • Perindo 2,6 persen
  • PAN 2,3 persen
  • NasDem 2,1 persen
  • Hanura 1,2 persen
  • PBB 0,7 persen
  • Partai Garuda 0,2 persen
  • PSI 0,2 persen
  • Partai Berkarya 0,2 persen
  • Tidak menjawab 26,1 persen
  • Tidak memilih (golput) 2 persen

Sementara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak mempermasalahkan meraih elektabilitas 0,2% dalam survei LIPI. Sebab, PSI mengakui belum bergerak untuk menaikkan popularitas partai.

“Jadi nggak heran kalau kami memang di survei sekarang memang belum kerja meningkatkan popularitas. Setelah ini kami akan fokus ke sana dan lihat lagi bagaimana hasilnya nanti,” ujar Ketum PSI Grace Natalie kepada detikcom, Kamis (19/7).

PSI punya alasan belum bergerak menaikkan popularitas partai. Pasalnya mereka sebelumnya masih fokus menguatkan infrastruktur partai untuk lolos verifikasi Pemilu 2019.

“Cuma kalau buat kami kemarin itu kita fokus resmi dinyatakan peserta Pemilu kami membuat infrastruktur partai supaya bisa lolos verifikasi dan itu syaratnya maha berat yang ketika itu dikenakan ke partai lama pun mereka nggak sanggup,” terang Grace.

Selain itu, faktor keterbatasan SDM partai menjadi alasan berikutnya. Terlebih PSI sempat fokus untuk menjaring legislator.

“Jadi kami fokus kemarin di situ, kami sumber daya terbatas, kami nggak punya media kayak Hary Tanoe di Perindo misalnya, jadi kami fokus membangun infrastruktur. Kemudian fokus juga merekrut legislator. Jadi memang belum allout, belum fokus meningkatkan awareness atau popularitas atau keterkenalan,” paparnya.

Hal yang sama juga disampaikan Partai Berkarya. Meski begitu, Berkarya yakin dapat melenggang ke Senayan di tahun 2019.

“Gimana kalau Partai Berkarya bukan hanya sekedar lolos threshold, tapi bahkan mendapat limpahan suara rakyat dan berhasil merebut 80 kursi DPR-RI?” ujar Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso kepada detikcom, Kamis (19/7).

Jika berkaca pada hasil survei, Berkarya harus mengejar ketertinggalan 3,8% sebagai syarat minimal lolos ke DPR. Namun Berkarya memiliki hitung-hitungan tersendiri dan yakin meraih 80 kursi di DPR.

“Setelah dikalkulasi dan dihitung cermat, kami optimis bisa mendapat 57-80 kursi DPR-RI. Partai Berkarya siap diberi mandat rakyat untuk memimpin perolehan di parlemen,” tutur Priyo. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kota Batam Masuk Kriteria Kota Peduli HAM

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam menerima penghargaan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) untuk kriteria kota peduli dan cukup...

Danlantamal IV Pimpin Upacara Peringatan Hari Nusantara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari...

Maraknya Pencurian Aset Gardu PLN Batam Sebabkan Listrik Padam

Metrobatam.com, Batam - Beberapa waktu ini marak terjadi pencurian aset gardu dan material listrik yang menyebabkan pelanggan mengalami gangguan padam dan kerugian material PLN...

KPU Kota Batam : Jumlah Pemilih Pemilu 2019 Kota Batam Berkurang 25.603 Orang

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 untuk pemilu 2019 sebanyak 650.876...

La Nyalla: Saya Bukan Timses, Hanya Ingin Tebus Dosa ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - La Nyalla Mattalitti mengaku tidak mendapatkan tugas khusus apapun dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengaku ingin...

Disdukcapil Padang Pariaman Akui Tercecernya E-KTP karena Kelalaian Pegawai

Metrobatam, Pariaman - Ditemukannya e-KTP dalam karung bekas dekat permukiman warga di Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) karena kelalaian...

Guru Honorer Siap-siap Diangkat Jadi ‘PNS’

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah dan Komisi X DPR RI kembali mencari jalan keluar untuk mengatasi guru honorer THK-2 (Tenaga Honorer Kategori 2) yang nasibnya...

Tjahjo: Kisruh e-KTP Tak Ada Hubungan dengan DPT Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan kisruh soal KTP elektronik atau e-KTP, mulai dari tercecernya seribuan e-KTP di Padang Pariaman, Sumatera...

Bencana Hidrologi Musim Hujan Kepung Sumatra

Metrobatam, Jakarta - Bencana hidrologi akibat curah hujan tinggi terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Di Provinsi Aceh, jembatan penghubung Desa Babah Lhung dan...

PDIP Tunggu Aksi Sandiaga yang Mau Pindahkan Markas ke Jawa Tengah

Metrobatam, Jakarta - Cawapres 02 Sandiaga Uno memindahkan markas pemenagan mereka ke Jawa Tengah dengan alasan ingin lebih dikenal di kandang rival. PDIP menunggu...

PUPR: 120 Hunian Sementara Siap Dihuni Korban Gempa Palu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan 120 unit hunian sementara siap ditempati warga terdampak gempa Palu, Sulawesi...

BP Batam Tidak Jadi Bubar, Ini Penjelasan Menko Perekonomian Darmin

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution buka-bukaan mengenai hasil rapat terbatas terkait pengembangan ekonomi Batam, Rabu (12/12). Berbicara di kantornya, Darmin mengemukakan...