Susah Cari Masjid, Faisal Buat Aplikasi Masjid Terdekat

621

Metrobatam, Bandung – Akibat kesulitan mencari masjid terdekat saat berkendara, Faisal Hidayat, 37 tahun, tertantang untuk membuat aplikasi Masjid Terdekat. Bernama pembuat Hafiy’s Lab, aplikasi gratis tanpa iklan itu bisa diunduh di Google Play Store. Sebulan sejak peluncuran 29 Juni 2016, pengunduhnya kini sekitar 15 ribu orang dari 50 negara.

Menurut Faisal, aplikasi buatannya memadukan layanan aplikasi Google Maps, termasuk lokasi masjid yang sudah terdata di sana. Pengguna sekaligus mendapat informasi jarak, waktu tempuh, dan rute terdekat menuju masjid pilihan.

“Dengan coding khusus, saya mendekatkan data masjid di Google Maps, paling jauh sekitar 1-2 kilometer di sekitar lokasi pengguna,” kata warga Jatibening, Bekasi, itu saat dihubungi Tempo, Sabtu, 30 Juli 2016.

Aplikasi Masjid Terdekat membuka akses lokasi masjid di penjuru dunia. Di luar negeri yang jumlah masjidnya tidak sebanyak di Jawa misalnya, pengguna harus mendekatkan lokasi pengguna di peta (zoom up) untuk mencari masjid, seperti laporan pengguna di Selandia Baru. Saat Tempo menjajalnya di Bandung, sebaran masjid langsung muncul. Jarak masjid terdekat misalnya 750 meter, dan yang terjauh 2 kilometer.

Dari komentar tinjauan pengguna, lokasi masjid ada yang meleset. Ada juga menurut Faisal, masjid yang tertera sudah tidak ada, atau tempat ibadah itu bukan masjid melainkan mushala. Pembaruan atau koreksi lokasi masjid, bisa dilakukan pengguna pada aplikasi Google Maps dengan pilihan menu Add missing business, lalu masukkan nama masjid dan alamat. Kemudian pada pilihan Category, ketik mosque, dan pengguna bisa sekalian mengambil gambar foto masjid lalu diunggah untuk melengkapi informasi.

Menjelang Buka
Gagasan pembuatan aplikasi itu muncul saat Ramadan lalu. Ketika berkendara menjelang berbuka puasa sekaligus salat, ia merasa kesulitan mencari masjid. Bertanya ke orang hanya menyelesaikan sebagian masalahnya. Sebab rute dan lokasi parkir yang mudah harus dicari sendiri. “Dengan panduan di peta, kita bisa merencanakan jalur dan tempat parkir kendaraan,” kata dia.

Idenya kemudian diwujudkan dalam waktu cepat. Pekerja lepas teknologi informasi itu menggarapnya selama tiga hari. Asumsinya, aplikasi buatannya bisa memudahkan pemudik juga di tengah perjalanan.

Sementara ini aplikasi tersebut baru berfungsi di telepon seluler pintar bersistem operasi Android 4.0.3 ke atas. Syarat lainnya, pengguna telah memasang Google Maps pada perangkatnya, dan harus tersambung ke internet sambil mengaktifkan global positioning system (GPS).

Aplikasi buatan Faisal menambah aplikasi serupa yang tersedia gratis. Nama Masjid Terdekat juga sama seperti aplikasi sejenis buatan Universitas Islam Negeri Bandung yang menyertakan fitur berbeda, seperti foto, rincian masjid seperti tahun berdirinya, hingga acara yang diadakan masjid.(mb/tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...

Duh! 937 Paket Ganja Masih Ditemukan Dalam Lapas Narkoba

Metrobatam, Medan - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Pematang raya, Simalungun, Sumatera Utara, melakukam razia rutin terhadap para narapidana penghuni Lapas, Senin...

Kunker Haji, Fadli Zon Bebekan Pertemuannya dengan Habib Rizieq

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama Tim Pengawas Haji DPR mengunjungi Madinah pekan ini. Di sela kunjungannya meninjau fasilitas haji, Fadli...