Tahanan Pelecehan Seksual Gantung Diri

685

Metrobatam.com, Bengkulu – Seorang tahanan kasus asusila terhadap adik kandung ini Ho, tewas gantung diri di ruang sel Lapas Bentiring, Kota Bengkulu. Persitiwa terjadi sekitar pukul 05.05 WIB, Sabtu (14/5).

Kepala Lapas Bentiring FA Widyo Putranto saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. “Betul, ditemukan tewas di ruangan Masa Pengenalan dan Lingkungan (Mapenaling),” kata Widyo.
Jasad korban dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara untuk menjalan visum, selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga.

Berdasarkan informasi, korban merupakan pelaku pemerkosaan terhadap adik kandung yang berada di Kabupaten Seluma. Ho merupakan tahanan titipan dari Kejari Tasi, Kabupaten Seluma.
Aksi bunuh diri di Lapas Bentiring sebelumnya juga terjadi, aksi dilakukan seorang warga binaan pelaku pembunuhan. Ia mengakhiri hidupnya mengunakan cairan pembersih.

Sementara itu M, gadis berusia 17 asal Mamasa, Sulawesi Barat diperkosa ayah kandungnya sejak kelas V SD hingga hamil. M pun sempat mengurung diri berbulan-bulan sejak kasus ini terkuak.
Kasatreskrim Polres Mamasa, AKP Syamsuriansyah kepada wartawan Jumat (13/5) mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut. “Sedikitnya empat orang saksi termasuk ibu korban yang juga istri tersangka, dua paman korban dan seorang warga lainnya termasuk korban,” sebutnya.

Kasatreskrim menegaskan, adanya upaya penyelesaian melalui jalur adat yang sedang diupayakan pihak keluarga pelaku tidak akan menghentikan upayah hukum. “Ini untuk memberi sanksi hukum kepada siapa pun pelaku kekerasan seksual atau pelaku pencabulan agar tindakan serupa tidak terjadi di lain waktu,” ucapnya.

Selama ini Mawar dan ibunya SR tak berani angkat bicara lantaran diancam oleh BL, sang ayah. BL kerap meneror korban dan ibunya jika berani membeberkan perbuatan bejat tersangka. Sehingga, meski SR sudah berkali-kali memergoki ulah bejat pelaku, dia tidak mampu mencegahnya.

M baru mulai berani membeberkan perbuatan kekerasan seksual setelah ayahnya ditahan di Mapolres Mamasa. Saat ditemui ditemui di rumahnya di Mamasa, Jumat (13/5), M menyebutkan, dirinya jadi korban pencabulan oleh ayah kandungnya sendiiri sejak korban masih duduk di bangku kelas V SD.

Ketika itu ibu korban SR sedang berangkat ke pasar subuh hari. Saat korban sedang tidur bersama tiga adiknya, tiba-tiba didatangi pelaku. Korban diminta membuka pakaiannya. Korban sempat memberontak dan menolak permintaan ayahnya. Namun karena diancam dengan senjata tajam, korban akhirnya tak kuasa berbuat apa-apa.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Metrobatam, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...

Bahas Perppu Ormas Bersama DPR, Mendagri: Ini Soal Kedaulatan Negara

Metrobatam, Jakarta - Komisi II DPR menggelar rapat lanjutan membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Agenda rapat kali...

Sipol Dianggap Bermasalah, KPU: Kita Rutin Maintenance

Metrobatam, Jakarta - Partai Idaman, PKPI dan PBB, berencana akan melaporkan KPU ke Bawaslu, terkait Sipol yang kerap mengalami masalah. Komisioner KPU Pramono Ubaid...

Kasus Gratifikasi, Mantan Asintel Kejati Bengkulu Dijebloskan ke Penjara

Metrobatam, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan mantan Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Edi Sumarno dalam kasus gratifikasi pengumpulan bahan dan keterangan...

Koarmabar Lantamal IV Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional di Karimun

Nmetrobatam, Jakarta - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Lantamal IV menggagalkan narkoba jaringan Internasional, di Perairan Tanjung...

Kepergok Bolos Ngajar, 9 Guru PNS Dipanggil Satpol PP

Metrobatam, Banjarnegara - Sebanyak 9 guru SD yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Banjarnegara tertunduk malu saat dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol...
BAGIKAN