Tak Punya E-KTP, Warga Bakal Kesulitan Menikah

222

Metrobatam,com, Ungaran – Penerapan program layanan publik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) mulai oktober 2016 mendatang dinilai masih terburu-buru. Pemkab Semarang, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang, mengaku pesimistis program kependudukan yang terbaru tersebut bakal terlaksana dengan baik.

Kepala Bidang Kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Semarang Agus Saryanto mengatakan, aplikasi program pelayanan publik berbasis NIK tersebut belum siap dilaksanakan di Kabupaten Semarang lantaran kepemilikan KTP elektronik belum merata.

“Ya, kasihan masyarakat, misal belum memiliki e-KTP, mereka belum bisa menikah, menerima BPJS, membuat SIM. Terus terang kami belum siap bila pelaksanaannya Oktober nanti,” kata Agus, Senin (22/8) siang.

Namun bagi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP tetapi belum mendapatkan e-KTP fisiknya, diminta tidak perlu panik saat program layanan publik berbasis NIK berlaku Oktober 2016 mendatang. Sebab, yang sudah merekam data, kata Agus, berarti NIK-nya sudah masuk ke database kependudukan.

“Program ini hanya berpengaruh pada warga yang belum mengikuti rekam data e-KTP,” jelasnya.

Berdasarkan data warga Kabupaten Semarang yang sudah wajib memiliki KTP tetapi belum melakukan perekaman data e-KTP sampai bulan Agustus ini sebanyak 38.000 jiwa. Salah satu upaya yang akan ditempuh untuk percepatan e-KTP ini, pihaknya akan melakukan pelayanan jemput bola.

Sebuah tim akan diterjunkan ke wilayah desa di Kabupaten Semarang. Warga akan disadarkan akan pentingnya e-KTP guna mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.

Kembali ke soal penerapan layanan publik berbasis NIK, Agus menginformasikan kebanyakan instansi di Kabupaten Semarang sudah sepakat akan mengaplikasikan program itu. Kecuali kepolisian dan beberapa bank swasta.

“Nantinya akan menggunakan card reader untuk mengakses data identitas e-KTP. Jika belum punya e-KTP tapi sudah ikut rekam data, maka NIK bisa diakses,” tandasnya.

Agus mengatakan, e-KTP ini sangat penting, terutama untuk menikah. Jika seseorang belum mengikuti rekam data e-KTP, maka akan sulit menikah. Sebab, data NIK yang bersangkutan belum masuk database kependudukan.

“Kemenag maupun capil sudah sepakat mengaplikasikan program NIK. Tinggal sekarang bagaimana warga,” ujarnya.

 

(mb/Kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

KPK Lelang Berlian Ahmad Fathanah hingga Lukisan Sanusi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang barang-barang rampasan dari hasil tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap ((inkracht), pada...

Polisi Tangkap Pengguna Foto Iriana Jokowi untuk Sebar Hoax

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pemilik akun media sosial Facebook Fajrul Annam, Hazbullah (38) di kediamannya, Jalan Suka Aman, Cicadas,...

Khofifah-Emil Dardak Resmi Terima Rekomendasi Golkar

Metrobatam, Jakarta - DPP Partai Golkar resmi merekomendasikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak sebagai bakal pasangan calon gubernur...

Viral! Sepasang Pengantin Bersanding di Atas Perahu Klotok Menyusuri Sungai Kalimantan

Metrobatam, Amuntai - Jika lazimnya sepasang pengantin bersanding di atas pelaminan, lain halnya dengan pasangan pengantin di Desa Padang Tanggul, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten...

Liga Champions: PSG Hancurkan Celtic 7-1

Paris - Paris Saint-Germain tetap bermain ngotot meski sudah lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Les Parisiens menghancurkan Celtic dengan skor mencolok 7-1. Meski...

Heboh! Buaya 5 Meter Nongol di Permukiman Warga, Ditembaki Masih Saja Melawan

Metrobatam, Bintan - Warga Sungai Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau (Kepri) digegerkan dengan kemunculan buaya besar pada Sabtu 18 November 2017 lalu....

Kadernya Digaet Golkar di Pilgub Riau, PDIP: Semua Putusan Ada di Tangan Megawati

Metrobatam, Pekanbaru - Partai Golkar resmi mengusung Arsyadjuliandi Rachman sebagai calon gubernur Riau. Petahana itu akan diduetkan dengan kader PDI Perjuangan Suyatno selaku calon...

ICW Desak KPK Usut Dugaan Cuci Duit Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Indonesian Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto dengan Undang-Undang Nomor 8/2010...

Tebang Kayu di Tanah Ulayat, 2 Masyarakat Adat Malah Dipenjara

Metrobatam, Padang - Ernita dan Aslinda tak bisa menahan isak tangisnya saat menyambangi Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Jalan Pekanbaru, Ulak Karang...

DPR RI Gelontorkan Anggaran Rp34 Miliar untuk Pemeliharaan Jembatan 1 Barelang Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengelontorkan anggaran Rp34 miliar untuk pemeliharaan jembatan Raja Haji Fisabillah guna mengantisipasi hal-hal yang...

Isdianto Terkejut, 3 Partai Pengusung Pilih Mantan Ketua BP Batam Mustofa Widjaja sebagai Cawagub...

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Langkah Isdianto untuk dapat menduduki kursi Kepri 2 nampaknya cukup berat. Setelah tiga partai pengusung, yakni PPP, PKB dan Partai Demokrat...

Iskandarsyah Siap Maju Meskipun Tanpa Ayah Syahrul

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Ing Iskandarsyah menegaskan akan maju baik sebagai Calon Walikota maupun Wakil Walikota Tanjungpinang...
BAGIKAN