Tak Punya E-KTP, Warga Bakal Kesulitan Menikah

221

Metrobatam,com, Ungaran – Penerapan program layanan publik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) mulai oktober 2016 mendatang dinilai masih terburu-buru. Pemkab Semarang, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang, mengaku pesimistis program kependudukan yang terbaru tersebut bakal terlaksana dengan baik.

Kepala Bidang Kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Semarang Agus Saryanto mengatakan, aplikasi program pelayanan publik berbasis NIK tersebut belum siap dilaksanakan di Kabupaten Semarang lantaran kepemilikan KTP elektronik belum merata.

“Ya, kasihan masyarakat, misal belum memiliki e-KTP, mereka belum bisa menikah, menerima BPJS, membuat SIM. Terus terang kami belum siap bila pelaksanaannya Oktober nanti,” kata Agus, Senin (22/8) siang.

Namun bagi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP tetapi belum mendapatkan e-KTP fisiknya, diminta tidak perlu panik saat program layanan publik berbasis NIK berlaku Oktober 2016 mendatang. Sebab, yang sudah merekam data, kata Agus, berarti NIK-nya sudah masuk ke database kependudukan.

“Program ini hanya berpengaruh pada warga yang belum mengikuti rekam data e-KTP,” jelasnya.

Berdasarkan data warga Kabupaten Semarang yang sudah wajib memiliki KTP tetapi belum melakukan perekaman data e-KTP sampai bulan Agustus ini sebanyak 38.000 jiwa. Salah satu upaya yang akan ditempuh untuk percepatan e-KTP ini, pihaknya akan melakukan pelayanan jemput bola.

Sebuah tim akan diterjunkan ke wilayah desa di Kabupaten Semarang. Warga akan disadarkan akan pentingnya e-KTP guna mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.

Kembali ke soal penerapan layanan publik berbasis NIK, Agus menginformasikan kebanyakan instansi di Kabupaten Semarang sudah sepakat akan mengaplikasikan program itu. Kecuali kepolisian dan beberapa bank swasta.

“Nantinya akan menggunakan card reader untuk mengakses data identitas e-KTP. Jika belum punya e-KTP tapi sudah ikut rekam data, maka NIK bisa diakses,” tandasnya.

Agus mengatakan, e-KTP ini sangat penting, terutama untuk menikah. Jika seseorang belum mengikuti rekam data e-KTP, maka akan sulit menikah. Sebab, data NIK yang bersangkutan belum masuk database kependudukan.

“Kemenag maupun capil sudah sepakat mengaplikasikan program NIK. Tinggal sekarang bagaimana warga,” ujarnya.

 

(mb/Kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Prajurit dan ASN Lantamal IV Terima Sosialisasi P4GN dari BNN Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri bekerjasama dengan Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Diskumal) dan Lantamal IV Tanjungpinang melaksanakan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan,...

Polair Polda Kepri Cari Korban Tabrakan Kapal Perang AS USS John S Mc Cain

Metrobatam.com, Batam - Personil Polisi Perairan Polda Kepri dan Polres Bintan turut mencari korban tabrakan antara kapal perang AS USS John S Mc Cain...

Kapal Perang AS Tabrakan Dekat Kepri, 10 Pelaut Hilang

Metrobatam.com, Batam - Sepuluh pelaut hilang setelah sebuah kapal perang Amerika Serikat bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di sebelah timur Singapura, berdekatan dengan Perairan...

Ustadz Abdul Somad Lc MA Sampaikan Tausiyah di Mesjid Baitul Makmur Tanjung Uban

Metrobatam.com, Bintan - Abdul Somad Lc MA yang sering menjadi perbincangan di media sosial tanah air, datang ke Masjid Baitul Makmur Tanjung Uban, Kecamatan...

Bupati Bintan Pimpin Rapat Pembahasan APBD Perubahan 2017

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara,...

Heboh! Pemuda Banjar Nikahi Nenek 75 Tahun, Netizen: Hidup Nenek-Nenek!

Metrobatam, Amuntai - Jika cinta sudah melekat, usia pun tak jadi halangan untuk hidup bersama. Ungkapan itu agaknya tepat dialamatkan pada kisah cinta dua...

Kekeringan, Warga Purworejo Cari Air Hinga 3 Km

Metrobatam, Purworejo - Dampak Kekeringan mulai melanda Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Salah satu daerah yang hingga kini merasakan dampak itu adalah Desa Somorejo di...

Keren! Ada ‘Kampung Jokowi’ di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Metrobatam, Kupang - Warga Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu yang menghuni rumah bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut...

Kasus e-KTP, Setya Novanto cs Cap Miryam Haryani Pengkhianat

Metrobatam, Jakarta - Politikus Hanura Miryam S Haryani disebut tertekan saat mengetahui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus korupsi e-KTP miliknya bocor ke publik....

Ternyata yang Membantai Ibu Dua Anak dan PIL di Mojokerto Suaminya

Metrobatam, Mojokerto - Meski belum resmi bercerai dengan suaminya, Komariah (44), warga Mojokerto sudah berpaling ke pria idaman lain (PIL). Bahkan ibu dua anak...

Hiii Serem.. Di Sumedang Ada Lomba 17-an Mengafani hingga Salatkan Jenazah

Metrobatam, Sumedang - Banyak cara dilakukan warga dalam mempringati HUT kemerdekaan ke-72 RI yang jatuh pada 17 Agustus 2017 lalu. Salah satunya dengan menggelar...

Kemenag: First Travel Harus Segera Diadili dan Bertanggung Jawab!

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menginginkan agar kasus biro perjalanan haji dan umrah First Travel segera diproses hukum. Kemenag juga menyatakan komitmennya untuk...