Tak Sanggup Bayar Rumah Sakit, Januar Berniat Jual Anaknya Hebohkan Warga

380

Metrobatam, Makassar – “Orangtua mana yang rela menjual anaknya sendiri ?” pernyataan itu Januar lontarkan dengan nada bergetar. Suara yang ditengahi isak itu, membuat puluhan isi ruang terdiam, saat sebelumnya para awak media mencecar Ayah yang berniat menjual anaknya ini, dengan tudingan golongan orang mampu.

Sang ayah Bayi yang lahir prematur ini, mengaku harus rela mejual anaknya karena tidak sanggup membayar biaya Rumah Sakit. Ia dalam kondisi tak karuan saat berhadapan dengan tuntutan pembayaran biaya inkubator senilai Rp39 juta di RS Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, 29 September lalu.

Situasi itu membuat Januar bersama istrinya Andi Indra Ayu, menulis secarik surat. Pesan yang tertuang berisi niatan mereka menjual anaknya, Faradiba Auliyah Khumairah yang lahir prematur pada 17 September 2016. Sebab, tak mampu melunasi biaya perawatan anaknya.

Surat itulah yang geger usai terposting di media sosial, tersebar menyeruak hingga penjuru netizen pun heboh. Dalam postingan itu, Januar mengaku telah berupaya sekuatnya, setelah negosiasi biaya dengan pihak RS Unhas mengalami jalan buntu. Malahan pihak rumah sakit memberikan batas akhir pelunasan paling lambat pukul 00.00 WITA dini hari waktu itu.

“Semua saya sudah lakukan, termasuk beberapa yang teman sarankan, tapi belum ada titik temunya, akhirnya mungkin melalui hal seperti itu (surat),” jelas Januar dengan arah pandangan sedikit menunduk.

Dengan suara yang sedikit terisak, ia tetap tegas menjawab tudingan liar, pasca-pihak rumah sakit membebaskan biaya perawatan bayi Januar. Beragam anggapan miring yang mengarah ke Januar, diantaranya cari sensasi, orang mapan, dan lain sebagainya.

“Kalau mau sejujurnya, tidak ada orangtua yang rela mau menjual anaknya sendiri. Apalagi anak kami anak pertama, tidak akan mungkin,” tegas januar dengan sorot mata nanar.

Lelaki yang berprofesi relawan guru ini, sempat pasrah dengan tekanan situasi itu. Alasan utama hingga Januar berniat menjual anaknya, tak lain persoalan ekonomi. Keluarga yang tergolong masih muda ini, tak menyangka akan ditimpa musibah ini.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa, hal tersebut diberikan pada kami, Rp39 juta harus dibayarkan pada saat itu tidak banyak yang kami bisa lakukan sebagai orang kecil,” tutur Januar.

Pemuda yang baru menjadi ayah ini tak menampik rumor bahwa dirinya merupakan CEO dari satu komunitas. Namun, ia menyanggah rumor bahwa Januar sebenarnya orang mampu, karena merupakan CEO. Melainkan sekolah yang ia bentuk bersama temannya, merupakan sekolah sosial untuk anak tidak mampu.

“Mengenai rumor yang berada di luar, yang mengatakan bahwa saya orang mampu, punya CEO saya seroang master planer dsb. Perlu saya luruskan, CEO yang ada di situ, adalah lembaga founding Sekolah Semesta Indonesia adalah lembaga volunteer, tidak berafiliasi ke profit. Bahkan kami dirikan sekolah itu sebagai bentuk kepedulian sosial kami pada sekolah-sekolah yang ada di indonesia,” jelas Alumni Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Alauddin ini.

Kasus yang dialami Januar ini, bukan hal yang baru di Indonesia. Tahun 2014 lalu pernah terjadi hal serupa. Yakni Arianty, warga Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan Jawa Timur terpaksa disandera rumah sakit. Lantaran tak mampu meluasi biaya persalinan, pada 27 Januari 2014 lalu

Begitu pun di tahun 2016, seorang bayi usia lima hari ditahan tempat praktik besalin, di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara Sumatera Utara (21/4/2016). Sebab, Siti Hawa (32) sang ibu tak mampu melunasi biaya persalinan Rp 14 juta.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tinjau GBK, Menteri Basuki: Ini Dibangun Pakai Pajak Kok Dirusak?

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rusak usai final Piala Presiden 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ketua DPR Minta Motif Penyerangan Pemuka Agama Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta polisi bergerak cepat mengusut tuntas kekerasan terhadap Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Paciran,...

Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Ditemukan Mengambang di Sungai

Metrobatam, Lumajang - Usai pesta miras bersama teman-temannya, Muhamad Saiful Rizal (19) ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum,...

Bos First Travel Jalani Sidang Perdana

Metrobatam, Jakarta - Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok. Ketiganya didakwa dalam kasus...

Tersebar Inisial Artis Lain Diduga Pengguna Narkoba, Ini Kata Polisi

Metrobatam, Jakarta - Siapa sangka, tiga artis diciduk dalam satu minggu kemarin karena narkoba. Setelah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya, tersebar inisial artis...

Pesawat Iran Jatuh, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat...

Gunung Sinabung Erupsi 5 Km, Warga Diminta Waspada

Metrobatam, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 5 kilometer. Warga diminta waspada dengan erupsi...

Mabes Polri Bahas Kepulangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Mabes Polri akan menggelar rapat membahas antisipasi kepulangan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Senin (19/2). Berdasarkan Surat Telegram...

Setelah Parpol Dapat Nomor Urut, Ini Tahapan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 14 parpol lolos dan mendapat nomor urut untuk Pemilu 2019. Bagaimana tahapan selanjutnya untuk Pemilu serentak? Sebelumnya, ada 14 parpol yang...

PKS Tetap Dukung Tersangka KPK Mustafa di Pilkada Lampung

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli, meskipun Mustafa telah berstatus tersangka dan...

Anies Dicegah ke Podium karena Namanya Tak Dicatat Panitia, Fahri Sewot

Metrobatam, Jakarta - Media sosial hari Minggu diramaikan dengan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicegah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang pemberian piala oleh...

Indonesia Segera Punya Pasar Ikan Modern di Muara Baru

Metrobatam, Jakarta - Indonesia akan memiliki pasar ikan modern. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan pembangunan Pasar Ikan Muara Baru...
BAGIKAN