Tanjungpinang Darurat Kekerasan Anak, Ini Faktanya

1416
Metrobatam.com, Tanjungpinang – Indonesia memang sudah darurat kekerasan seksual terhadap anak, sehingga pemerintah didesak menerapkan hukum berat terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur. Tindakan kekerasan terhadap anak tidak hanya terjadi di kota-kota besar, namun nampaknya telah merata diseluruh tanah air.
Contoh saja di Kota Tanjung Pinang yang dikenal sebagai kota kecil, ternyata terjadi banyak kasus kekerasan terhadap anak.
Kepala Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota tanjungpinang, Ahmad Yani mengakui bahwa kekerasan terhadap anak di Kota Tanjungpinang cukup tinggi.
Berdasarkan data yang dia punya dalam setahun terakhir ada sebanyak 21 kasus kekerasan seksual terhadap anak, dimana dua pelaku adalah anak dibawah umur.  Dengan tingginya angka ini, Ahmad Yani telah meminimalisir akibat yang ditimbulkan yakni dengan memberi bantuan penyembuhan efek trauma bagi korban tindak kekerasan.
“Kita sudah beri bantuan hukum dan pemulihan psikologis bagi korban kekerasan seksual terhadap anak, semoga dengan ini akan menimbulkan efek jera bagi pelaku, dan kesembuhan psikologi terhadap korban,”katanya.
Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, H.Lis Darmansyah, SH mengaku juga telah menyiapkan langkah-langkah preventif serta menindak tegas pelaku kekerasan seksual pada anak.
“Kita telah menyiapkan tindakan preventif terhadap kekerasan seksual pada anak, Kita selalu memberi arahan kepada anak-anak melalui orang tua, agar selalu mengawasi dan menjaga anaknya,”ujar Lis, Jumat (13/5).
Dengan adanya bimbingan terhadap orang tua ini, Lis berharap  mampu mengurangi tindak kejahatan seksual terhadap anak.
Ketua KPPAD Kepri, Eri Syahrial dalam sebuah kesempatan beberapa waktu yang lalu juga membenarkan bahwa Tanjungpinang darurat kejahatan terhadap anak, terutama Anak Berhadapan Hukum (ABH).

“Kami mendapatkan banyak pengaduan dari orang tua dan masyarakat terutama tentang anak-anak yang memiliki kasus pidana dan kebanyakan dari banyak anak tersebut masih berada di bawah umur 15 tahun,” ungkapnya.

Meningkatnya kasus kejahatan terhadap anak, kata Eri,  dilatarbelakangi oleh banyak faktor. Terutama karena orangtua yang belum mampu untuk mengasuh anaknya dengan baik. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Metrobatam, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...

Bahas Perppu Ormas Bersama DPR, Mendagri: Ini Soal Kedaulatan Negara

Metrobatam, Jakarta - Komisi II DPR menggelar rapat lanjutan membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Agenda rapat kali...

Sipol Dianggap Bermasalah, KPU: Kita Rutin Maintenance

Metrobatam, Jakarta - Partai Idaman, PKPI dan PBB, berencana akan melaporkan KPU ke Bawaslu, terkait Sipol yang kerap mengalami masalah. Komisioner KPU Pramono Ubaid...

Kasus Gratifikasi, Mantan Asintel Kejati Bengkulu Dijebloskan ke Penjara

Metrobatam, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan mantan Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Edi Sumarno dalam kasus gratifikasi pengumpulan bahan dan keterangan...

Koarmabar Lantamal IV Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional di Karimun

Nmetrobatam, Jakarta - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Lantamal IV menggagalkan narkoba jaringan Internasional, di Perairan Tanjung...

Kepergok Bolos Ngajar, 9 Guru PNS Dipanggil Satpol PP

Metrobatam, Banjarnegara - Sebanyak 9 guru SD yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Banjarnegara tertunduk malu saat dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol...

Presiden: Tolong Dibedakan Fitnah dan Kritik, Mana Kritik dan Hoax

Metrobatam, Jakarta – Era digital melahirkan dunia media sosial serta informasi yang sangat cepat. Pada zaman ini penyebaran berita bohong bahkan cenderung juga semakin...

Demo Mahasiswa Ricuh, Kepala Kapolresta Pekanbaru Bocor Kena Batu

Metrobatam, Pekanbaru - Aksi demo mahasiswa di Gedung DPRD Riau diwarnai kericuhan. Kepala Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto bocor kena lemparan batu. Demo ini digelar di...

Mantap! Begini Strategi Wiranto Perangi Kejahatan Terorisme dan Narkoba

Metrobata, Jakarta - Terorisme, perdagangan narkoba, pembalakan liar, hingga radikalisme kini jadi ancaman nyata bangsa Indonesia. Kejahatan ini harus diberantas karena akan memperlemah pertahanan...

3 Tahun Jokowi-JK, PDIP: Rakyat Semakin Merasakan Terobosan Kebijakan Infrastruktur

Metrobatam, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merefleksikan 3 tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Bagi partai berlambang banteng itu, pemerintahan Jokowi-JK meraih keberhasilan...
BAGIKAN