Taruna Akpol Tewas Dianiaya Senior, Ini Kronologinya

    2582

    Metrobatam, Semarang – Penganiyaan yang berujung maut pada taruna Akademi Kepolisian (Akpol) bernama Brigdatar Mohammad Adam, diduga dilakukan oleh beberapa senior. Korban merupakan satuan 6, pengiriman dari Polda Maluku, mengikuti Himpunan Indonesia Timur yakni Papua, Maluku, NTT.

    Kejadian nahas itu bermula pada Rabu 17 Mei 2017 sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu, Taruna Tingkat II maupun Tingkat III melaksanakan apel malam. Untuk Taruna Tingkat III apel hingga pukul 22.30 WIB kemudian diberikan waktu cafe hingga pukul 23.00 WIB, sementara untuk Taruna Tingkat II apel hingga pukul 22.45 WIB kemudian diberikan waktu cafe hingga pukul 23.00 WIB. Selanjutnya para Taruna kembali ke flat masing-masing.

    Pada pukul 00.30 WIB, Taruna Tingkat II yang tergabung dalam korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) berjumlah 22 orang di antaranya adalah Brigdatar Mohammad Adam, menghadap Taruna Tingkat III korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) ke flat Taruna Tingkat III (melalui jalur bukit belakang flat) dengan alasan adanya kesalahan yang dilakukan Taruna Tingkat I Kor HIT.

    Setelah tiba di flat, Brigdatar Kasim Lating selaku Dansuk Korhit Taruna Tingkat II menghadap Dansuk Korhit Taruns Tingkat III Brigtutar Rinox Watimena. Lalu seluruh Taruna Tingkat II diperintahkan untuk memanggil seluruh Taruna Tingkat III Korhit di kamarnya, untuk berkumpul di gudang flat A atas Taruna Tingkat III, dalam hal ini korban bersama Brigdatar Swafauzan menghadap Brigtutar Kristian Sermomes untuk membangunkan dan mengajak kumpul di flat A atas.

    Kemudian pada pukul 01.00 WIB seluruh Taruna Tingkat II sejumlah 22 orang dan Taruna Tingkat III sebanyak 12 orang berkumpul di gudang flat A atas Taruna Tingkat III. Selanjutnya Taruna Tingkat III memerintahkan seluruh Taruna Tingkat II melaksanakan sikap taubat sambil diberikan arahan.

    Tak berapa lama, pejabat korps Brigdatar Kasim Lating (Dansuk) dan Brigdatar R Chandra (Kasi Ops) dipisahakan untuk melakukan tobat roket (sikap standing dengan alas kepala dan kaki di atas). Kemudian Taruna Tingkat III melakukan pemukulan terhadap seluruh taruna Taruna Tingkat II, selanjutnya pada saat akhir kumpul korps tersebut, seluruh Taruna Tingkat II melaksanakan sikap mersing, dan Brigdatar Mohammad Adam ditarik oleh Brigtutar Kristian Sermoses.

    Dalam posisi sikap mersing korban mendapatkan pukulan sebanyak kurang lebih 5-6 kali di ulu hati secara berturut-turut sambil disaksikan Taruna Tingkat III dan II. Setelah pukulan terakhir, korban semakin kesakitan hingga kejang-kejang.

    Kemudian Taruna Tingkat III melakukan upaya untuk menyadarkan korban dengan cara membasahi mukanya dengan air. Dalam proses pemulihan tersebut korban dipindahkan dari TKP gudang ke kamar A 1.3 (kamar sebelah gudang) Taruna Tingkat III.

    Kemudian pada Kamis dini hari pukul 02.20 WIB, AKP Agung Basyuni mendapat laporan dari Brigtutar Kristian Sermoses bahwa terdapat Taruna Tingkat II pingsan setelah menghadap dan diberikan tindakan oleh Taruna Tingkat III. Laporan tersebut diteruskan kepada AKP Citra Fatwa selaku Pawas Den Tingkat III.

    AKP Citra lantas melakukan pengecekan, yang ternyata kondisi korban sudah tidak sadarkan diri. Pada pukul 02.25 WIB korban dibawa ke RS Akpol, namun kondisinya sudah agak kaku. Oleh dokter jaga, korban dinyatakan meninggal pada 02.45 WIB.

    Dari pemeriksaan dokter, terdapat tanda-tanda kekerasan pada dada luka lebam di tempat yaitu dada tengah atas ukuran 8×3 sentimeter persegi, dada kiri ukuran 2×1 sentimeter persegi, dan dada kanan ukuran 2×1 sentimeter persegi.

    Selain itu, dokter tidak menemukan luka-luka lain namun terdapat tanda mati lemas dilihat dari jaringan di bawah kuku tangan dan kaki berwarna kebiruan, bibir, dan selaput lendir mulut kebiruan. Terdapat pula bintik pendarahan di kelopak mata kiri serta keluar sperma pada kemaluan. Dugaan sementara kematian korban disebabkan kekurangan oksigen (asfiksia). Kemudian pada pukul 07.00 WIB jenazah tiba di RS Bhayangkara Semarang untuk proses autopsi sambil menunggu pihak keluarga korban.(mb/okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

    Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

    Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

    Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

    Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

    Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

    Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

    Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

    Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

    Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

    Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

    PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

    Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

    KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

    Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

    Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

    KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
    BAGIKAN