Taruna Akpol Tewas Dianiaya Senior, Ini Kronologinya

    2553

    Metrobatam, Semarang – Penganiyaan yang berujung maut pada taruna Akademi Kepolisian (Akpol) bernama Brigdatar Mohammad Adam, diduga dilakukan oleh beberapa senior. Korban merupakan satuan 6, pengiriman dari Polda Maluku, mengikuti Himpunan Indonesia Timur yakni Papua, Maluku, NTT.

    Kejadian nahas itu bermula pada Rabu 17 Mei 2017 sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu, Taruna Tingkat II maupun Tingkat III melaksanakan apel malam. Untuk Taruna Tingkat III apel hingga pukul 22.30 WIB kemudian diberikan waktu cafe hingga pukul 23.00 WIB, sementara untuk Taruna Tingkat II apel hingga pukul 22.45 WIB kemudian diberikan waktu cafe hingga pukul 23.00 WIB. Selanjutnya para Taruna kembali ke flat masing-masing.

    Pada pukul 00.30 WIB, Taruna Tingkat II yang tergabung dalam korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) berjumlah 22 orang di antaranya adalah Brigdatar Mohammad Adam, menghadap Taruna Tingkat III korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) ke flat Taruna Tingkat III (melalui jalur bukit belakang flat) dengan alasan adanya kesalahan yang dilakukan Taruna Tingkat I Kor HIT.

    Setelah tiba di flat, Brigdatar Kasim Lating selaku Dansuk Korhit Taruna Tingkat II menghadap Dansuk Korhit Taruns Tingkat III Brigtutar Rinox Watimena. Lalu seluruh Taruna Tingkat II diperintahkan untuk memanggil seluruh Taruna Tingkat III Korhit di kamarnya, untuk berkumpul di gudang flat A atas Taruna Tingkat III, dalam hal ini korban bersama Brigdatar Swafauzan menghadap Brigtutar Kristian Sermomes untuk membangunkan dan mengajak kumpul di flat A atas.

    Kemudian pada pukul 01.00 WIB seluruh Taruna Tingkat II sejumlah 22 orang dan Taruna Tingkat III sebanyak 12 orang berkumpul di gudang flat A atas Taruna Tingkat III. Selanjutnya Taruna Tingkat III memerintahkan seluruh Taruna Tingkat II melaksanakan sikap taubat sambil diberikan arahan.

    Tak berapa lama, pejabat korps Brigdatar Kasim Lating (Dansuk) dan Brigdatar R Chandra (Kasi Ops) dipisahakan untuk melakukan tobat roket (sikap standing dengan alas kepala dan kaki di atas). Kemudian Taruna Tingkat III melakukan pemukulan terhadap seluruh taruna Taruna Tingkat II, selanjutnya pada saat akhir kumpul korps tersebut, seluruh Taruna Tingkat II melaksanakan sikap mersing, dan Brigdatar Mohammad Adam ditarik oleh Brigtutar Kristian Sermoses.

    Dalam posisi sikap mersing korban mendapatkan pukulan sebanyak kurang lebih 5-6 kali di ulu hati secara berturut-turut sambil disaksikan Taruna Tingkat III dan II. Setelah pukulan terakhir, korban semakin kesakitan hingga kejang-kejang.

    Kemudian Taruna Tingkat III melakukan upaya untuk menyadarkan korban dengan cara membasahi mukanya dengan air. Dalam proses pemulihan tersebut korban dipindahkan dari TKP gudang ke kamar A 1.3 (kamar sebelah gudang) Taruna Tingkat III.

    Kemudian pada Kamis dini hari pukul 02.20 WIB, AKP Agung Basyuni mendapat laporan dari Brigtutar Kristian Sermoses bahwa terdapat Taruna Tingkat II pingsan setelah menghadap dan diberikan tindakan oleh Taruna Tingkat III. Laporan tersebut diteruskan kepada AKP Citra Fatwa selaku Pawas Den Tingkat III.

    AKP Citra lantas melakukan pengecekan, yang ternyata kondisi korban sudah tidak sadarkan diri. Pada pukul 02.25 WIB korban dibawa ke RS Akpol, namun kondisinya sudah agak kaku. Oleh dokter jaga, korban dinyatakan meninggal pada 02.45 WIB.

    Dari pemeriksaan dokter, terdapat tanda-tanda kekerasan pada dada luka lebam di tempat yaitu dada tengah atas ukuran 8×3 sentimeter persegi, dada kiri ukuran 2×1 sentimeter persegi, dan dada kanan ukuran 2×1 sentimeter persegi.

    Selain itu, dokter tidak menemukan luka-luka lain namun terdapat tanda mati lemas dilihat dari jaringan di bawah kuku tangan dan kaki berwarna kebiruan, bibir, dan selaput lendir mulut kebiruan. Terdapat pula bintik pendarahan di kelopak mata kiri serta keluar sperma pada kemaluan. Dugaan sementara kematian korban disebabkan kekurangan oksigen (asfiksia). Kemudian pada pukul 07.00 WIB jenazah tiba di RS Bhayangkara Semarang untuk proses autopsi sambil menunggu pihak keluarga korban.(mb/okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Masyarakat Propinsi Kepri Paling Bahagia se-Sumatera

    Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dinilai paling bahagia se-Sumatera. Hal ini ditunjukkan dengan Indeks Kebahagiaan Kepri yang tertinggi di Pulau Sumatera. Bahkan...

    1,1 Juta Pelamar Rebutan 17.928 Lowongan CPNS

    Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang dua akan ditutup pada pukul 24.00 WIB nanti. Jumlah pelamar hingga 24 September 2017...

    Polisi Tembak Mati Pelaku yang Begal Driver Ojek Online di Medan

    Metrobatam, Medan - Polisi menembak mati pelaku yang membegal driver ojek online hingga tewas di Medan, Sumatera Utara. Pelaku ditembak mati karena melawan petugas. "Pelaku...

    Bankir Ramal Kredit Macet akan Melandai

    Metrobatam.com, Jakarta - Banyak jalan menekan kredit macet. Kali ini, industri perbankan memilih jalan memanfaatkan Aset Manajemen Unit (AMU) untuk mengelola kredit bermasalah atau...

    Jalan Santai Kecamatan Gunung Kijang Berlangsung Semarak

    Metrobtam.com, Bintan - Kegiatan Jalan Santai Kec Gunung Kijang yang melibatkan siswa sekolah dan masyarakat umum berlangsung semarak, puluhan hadiah dan door prize menambah...

    Menhub: Terminal Khusus di Batam yang Tidak Produktif akan Dimerger

    Metrobatam.com, Batam - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam lawatannya ke Batam, Minggu (24/9) mengatakan guna membuat Batam makin kompetitif, pihaknya akan menginventarisir terminal...

    Penangkapan Pemilik Situs Lelang Perawan Nikahsirri.com Merupakan Langkah Tepat

    Metrobatam, Jakarta - Langkah jajaran Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap Aris dinilai merupakan respons cepat agar tak membuat...

    Polisi Tangkap Tersangka Penyelundup 84 Ribu Botol Miras di Karimun dan Batam

    Metrobatab, Jakarta - Polisi menangkap penyelundup minuman keras berbagai merek yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Penangkapan dilakukan setelah polisi menggeledah 4 gudang milik tersangka...

    Pernyataan Lengkap Wiranto Soal G30SPKI dan Pembelian Senjata oleh BIN

    Metrobatam, Jakarta - Pada Minggu petang ini, Menkopolhukam Wiranto menggelar jumpa pers. Menanggapi dua isu politik terkini. Berikut pernyataan lengkap Wiranto dalam konferensi pers itu: Seperti...

    Wiranto Heran, Pembelian Senjata Saat Ini Begitu Dipolemikkan

    Metrobatam, Jakarta - Menkopolhukam Wiranto mengatakan pembelian senjata oleh BIN untuk pendidikan intelijen merupakan hal yang lumrah. Dia heran di masa saat ini pembelian...

    Pemerintah Dituding Bangkitkan PKI, NasDem: Itu Tidak Berdasar

    Metrobatam, Jakarta - Politikus senior PAN Amien Rais mengatakan pemerintahan Jokowi memberi angin segar kebangkitan PKI. Partai NasDem memandang pernyataan Amien Rais itu tendensius...

    Ngeri! 3 Dokter Ahli Jiwa RS Polri Tangani Pimpinan Saracen

    Metrobatam, Jakarta - Pimpinan sindikat Saracen, Jasriadi menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal itu dilakukan lantaran Jasriadi...
    BAGIKAN