Taruna Akpol Tewas Dianiaya Senior, Ini Kronologinya

    2589

    Metrobatam, Semarang – Penganiyaan yang berujung maut pada taruna Akademi Kepolisian (Akpol) bernama Brigdatar Mohammad Adam, diduga dilakukan oleh beberapa senior. Korban merupakan satuan 6, pengiriman dari Polda Maluku, mengikuti Himpunan Indonesia Timur yakni Papua, Maluku, NTT.

    Kejadian nahas itu bermula pada Rabu 17 Mei 2017 sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu, Taruna Tingkat II maupun Tingkat III melaksanakan apel malam. Untuk Taruna Tingkat III apel hingga pukul 22.30 WIB kemudian diberikan waktu cafe hingga pukul 23.00 WIB, sementara untuk Taruna Tingkat II apel hingga pukul 22.45 WIB kemudian diberikan waktu cafe hingga pukul 23.00 WIB. Selanjutnya para Taruna kembali ke flat masing-masing.

    Pada pukul 00.30 WIB, Taruna Tingkat II yang tergabung dalam korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) berjumlah 22 orang di antaranya adalah Brigdatar Mohammad Adam, menghadap Taruna Tingkat III korps HIT (Himpunan Indonesia Timur) ke flat Taruna Tingkat III (melalui jalur bukit belakang flat) dengan alasan adanya kesalahan yang dilakukan Taruna Tingkat I Kor HIT.

    Setelah tiba di flat, Brigdatar Kasim Lating selaku Dansuk Korhit Taruna Tingkat II menghadap Dansuk Korhit Taruns Tingkat III Brigtutar Rinox Watimena. Lalu seluruh Taruna Tingkat II diperintahkan untuk memanggil seluruh Taruna Tingkat III Korhit di kamarnya, untuk berkumpul di gudang flat A atas Taruna Tingkat III, dalam hal ini korban bersama Brigdatar Swafauzan menghadap Brigtutar Kristian Sermomes untuk membangunkan dan mengajak kumpul di flat A atas.

    Kemudian pada pukul 01.00 WIB seluruh Taruna Tingkat II sejumlah 22 orang dan Taruna Tingkat III sebanyak 12 orang berkumpul di gudang flat A atas Taruna Tingkat III. Selanjutnya Taruna Tingkat III memerintahkan seluruh Taruna Tingkat II melaksanakan sikap taubat sambil diberikan arahan.

    Tak berapa lama, pejabat korps Brigdatar Kasim Lating (Dansuk) dan Brigdatar R Chandra (Kasi Ops) dipisahakan untuk melakukan tobat roket (sikap standing dengan alas kepala dan kaki di atas). Kemudian Taruna Tingkat III melakukan pemukulan terhadap seluruh taruna Taruna Tingkat II, selanjutnya pada saat akhir kumpul korps tersebut, seluruh Taruna Tingkat II melaksanakan sikap mersing, dan Brigdatar Mohammad Adam ditarik oleh Brigtutar Kristian Sermoses.

    Dalam posisi sikap mersing korban mendapatkan pukulan sebanyak kurang lebih 5-6 kali di ulu hati secara berturut-turut sambil disaksikan Taruna Tingkat III dan II. Setelah pukulan terakhir, korban semakin kesakitan hingga kejang-kejang.

    Kemudian Taruna Tingkat III melakukan upaya untuk menyadarkan korban dengan cara membasahi mukanya dengan air. Dalam proses pemulihan tersebut korban dipindahkan dari TKP gudang ke kamar A 1.3 (kamar sebelah gudang) Taruna Tingkat III.

    Kemudian pada Kamis dini hari pukul 02.20 WIB, AKP Agung Basyuni mendapat laporan dari Brigtutar Kristian Sermoses bahwa terdapat Taruna Tingkat II pingsan setelah menghadap dan diberikan tindakan oleh Taruna Tingkat III. Laporan tersebut diteruskan kepada AKP Citra Fatwa selaku Pawas Den Tingkat III.

    AKP Citra lantas melakukan pengecekan, yang ternyata kondisi korban sudah tidak sadarkan diri. Pada pukul 02.25 WIB korban dibawa ke RS Akpol, namun kondisinya sudah agak kaku. Oleh dokter jaga, korban dinyatakan meninggal pada 02.45 WIB.

    Dari pemeriksaan dokter, terdapat tanda-tanda kekerasan pada dada luka lebam di tempat yaitu dada tengah atas ukuran 8×3 sentimeter persegi, dada kiri ukuran 2×1 sentimeter persegi, dan dada kanan ukuran 2×1 sentimeter persegi.

    Selain itu, dokter tidak menemukan luka-luka lain namun terdapat tanda mati lemas dilihat dari jaringan di bawah kuku tangan dan kaki berwarna kebiruan, bibir, dan selaput lendir mulut kebiruan. Terdapat pula bintik pendarahan di kelopak mata kiri serta keluar sperma pada kemaluan. Dugaan sementara kematian korban disebabkan kekurangan oksigen (asfiksia). Kemudian pada pukul 07.00 WIB jenazah tiba di RS Bhayangkara Semarang untuk proses autopsi sambil menunggu pihak keluarga korban.(mb/okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

    Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

    Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

    Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

    Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

    Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

    Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

    Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

    Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

    Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

    Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

    Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

    Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

    Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

    Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

    Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

    Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

    Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

    Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

    Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

    Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

    Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

    Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
    BAGIKAN