Telkomsel Network Drive Test 2016, Hadir di Masa Ramadhan & Lebaran

1701

Metrobatam.com Semarang – Telkomsel kembali melakukan agenda tahunan Network Drive Test atau Uji Coba Jaringan bersama media untuk memastikan kesiapan jaringannya jelang Ramadhan dan Lebaran 1437 H. Uji coba dilakukan di jalur Jakarta Semarang dan Surabaya Semarang, dimana kesiapan jaringan Telkomsel di jalur mudik Pulau Jawa ini tercatat prima. Selain dilakukan di jalur mudik Pulau Jawa, rangkaian Telkomsel Network Drive Test juga dilakukan di berbagai jalur lainnya seperti di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi  menggunakan rute darat dan kereta api, sehingga secara total uji kesiapan jaringan ini mencakup jarak  10.921 km.

Mengambil tema ‘3F (First, Fastest, Finest) Journey’, tahun ini kegiatan utama Telkomsel Network Drive Test 2016 bersama mediadimulai secara bersamaan dari Jakarta dan Surabaya. Perjalanan dari Jakarta melintasi Cirebon, Tegal, Pekalongan, dan berakhir di Semarang. Sementara itu dari Surabaya, tim Telkomsel Network Drive Test melintasi Tuban, Kudus, dan juga berakhir di Semarang. Kedua jalur ini dipilih mengingat tingginya angka pemudik yang melintasi kedua jalur tersebut di masa-masa Lebaran. 

Direktur Network Telkomsel, Sukardi Silalahi mengatakan, “Masa Ramadhan dan Lebaran merupakan momen spesial bagi masyarakat Indonesia, dan untuk itu Telkomsel ingin memastikan seluruh layanannya berfungsi dengan baik dan dapat memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan. Terlebih dengan telah hadirnya layanan Internet cepat Telkomsel 4G LTE yang juga telah tersebar di lebih dari 100 kota kabupaten, kami harap juga akan semakin menambah kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi di momen spesial tersebut.”

Sukardi lebih lanjut menjelaskan bahwa kualitas jaringan merupakan prioritas utama Telkomsel dalam menghadirkan layanan bagi para pelanggan. Untuk itu serangkaian persiapan menjelang Ramadhan dan Lebaran telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, bahkan termasuk dalam agenda program TruBEx (True Broadband Experience) yang diinisiasi sejak tahun 2015. Hal ini diharapkan akan menjaga ketersediaan jaringan, kualitas jaringan dan berfungsinya layanan Telkomsel secara prima di berbagai jalur dan lokasi yang akan dipadati oleh pemudik, maupun wisatawan.

Selama momen Ramadhan dan Lebaran, khususnya di masa mudik dan pada saat Lebaran tahun ini, Telkomsel memprediksi akan terjadi lonjakan trafik komunikasi di daerah jalur mudik dan tujuan wisata dibandingkan trafik di hari biasa. Lonjakan trafik akan terjadi diantaranya pada layanan SMS yang berkisar antara 5% – 15% mencapai 930 juta SMS, dan layanan Data yang akan melonjak naik antara15% – 25% menembus 2.700 Tera Byte.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Telkomsel melakukan serangkaian kegiatan optimalisasi jaringan, seperti menjaga ketersediaan VLR (Visitor Location Register) atau kecukupan kapasitas daya tampung pelanggan. Di sepanjang jalur utama mudik di Pulau Jawa dan Sumatera telah disediakan kelonggaran sebesar 40% – 60%, seperti Jawa Barat sebesar 41%, Jawa Tengah sebesar 42%, dan Jawa Timur sebesar 60% dan Sumatera Selatan sebesar 59%. Hal ini akan membantu pelanggan untuk tetap dapat terhubung dengan layanan Telkomsel.

Telkomsel juga telah mengidentifikasi sebanyak 809 hotspot atau POI (Point of Interest) yang meliputi Bandar Udara, Terminal Bus, Stasiun Kereta, Dermaga, Rumah Sakit, Area Padat Populasi, Pasar Tradisional, dan Mal, dimana lokasi-lokasi tersebut diprediksi akan mengalami lonjakan komunikasi yang cukup tinggi di masa Ramadhan dan Lebaran. Untuk memaksimalkan kapasitas di lokasi-lokasi tersebut, Telkomsel akan menyiagakan sebanyak 76 unit COMBAT (COmpact Mobile BAse sTation) untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses data.

Di sisi lain, sepanjang tahun Telkomsel terus menggelar pembangunan BTS (Base Transceiver Station) di berbagai daerah di Indonesia yang diharapkan juga akan mendukung primanya jaringan selama masa Ramadhan dan Lebaran. Pada periode Lebaran pelanggan Telkomsel akan dilayani oleh  116.000 BTS di berbagai penjuru negeri, dimana sekitar 57% diantaranya merupakan BTS broadband (3G dan 4G) yang mampu melayani bandwidth Internet sebesar 776 Gbps (Giga bit per second).

“Kebutuhan komunikasi masyarakat terus meningkat tiap tahunnya, terutama pada layanan data yang penggunaannya meningkat lebih dari 100% selama tahun 2015. Ketersediaan jaringan internet cepat Telkomsel 4G LTE, banyaknya smartphone berkualitas dengan harga yang terjangkau, serta semakin akrabnya masyarakat dengan mobile internet dan berbagai aplikasi digital turut mendorong adopsi layanan data di tengah-tengah masyarakat. Hal ini pun yang mendorong Telkomsel untuk terus menjaga kualitas dan mengoptimalkan jaringannya, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan broadband dengan kualitas terbaik, kapan pun dan dimana pun,” paparSukardi

Di sisi pelayanan, Telkomsel menghadirkan posko mudik dan titik layanan di lokasi-lokasi POI yang telah teridentifikasi agar kebutuhan komunikasi pelanggan tetap terjaga. Selain itu seluruh channel pelayanan existing Telkomsel juga diharapkan dapat berfungsi maksimal selama Ramadhan & Lebaran, diantaranya 412 GraPARI, 392 Mobile GraPARI, 40 unit layanan digital self-service MyGraPARI, dan 464 Branch Office (TDC). Pada saat yang bersamaan, mitra distributor Telkomsel juga turut siaga menjaga ketersediaan produk.

Sementara itu channel layanan pelanggan lainnya siap melayani, seperti di digital yaitu twitter: @Telkomsel, facebook: Telkomsel, email: [email protected], chatting: tsel.me/tselchat, maupun call center Caroline di 133 (kartuHalo), 188 (simPATI, Kartu As, Loop).

Selain itu, selama periode Ramadhan & Lebaran, Telkomsel juga melakukan beberapa program lainnya bagi pelanggan, diantaranya 4G Ramadhan Fair, agenda tahunan Mudik Bareng dan program loyalty bagi pelanggan dengan berbagai hadiah menarik.

Hasil Drive Test 2016

Ada beberapa parameter yang dapat diamati dari pelaksanaan Drive Test, diantaranya adalah kuat daya pancar dan daya terima handset (Coverage), tingkat kesuksesan akses jaringan (CSSR), tingkat kontinuitas panggilan (CCSR/drop call), lamanya waktu pembangunan panggilan (CST, PDP Context Time), kualitas suara (MOS) dan speed (Data Throughput)

Pada Network Drive Test ini, pengukuran kekuatan sinyal 4G diukur dengan parameter Reference Signal Received Power (RSRP), sedangkan parameter untuk mengukur kualitas sinyal 4G disebut Signal to Noise Ratio (SNR). Sementara itu, parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan data 4G adalah HTTP Throughput (tingkat kecepatan akses layanan).

Secara keseluruhan hasil Network Drive Test 2016 Jakarta – Semarang sepanjang 450 km memperlihatkan bahwa Telkomsel siap untuk menyambut momen Ramadhan dan Lebaran 2016 yang dipredikasi akan mengalami lonjakan yang cukup signifikan, terutama pada layanan data. Sepanjang rute terdapat total sebanyak 841 BTS ( 52 BTS 4G, 472 BTS 3G dan 317 BTS 2G) yang akan melayani pelanggan. Adapun angka rata-rata yang diperoleh dari hasil Drive Test adalah sebagai berikut: CSSR 99.48 %, CST 5.75 s, CCSR 98.96 %, MOS 98.46 %, Data Throughput 9023 kbps.

Untuk layanan 4G, Hasil Network Drive Test di jalur Jakarta – Semarang memperlihatkan kekuatan dan kualitas sinyal 4G Telkomsel secara umum baik. Hal ini ditunjukkan dengan angka RSRP -84.73 dBm dan SNR 11.69 dB. Sementara kualitas layanan data 4G yang salah satunya diukur melalui pengunduhan berbagai file dengan kapasitas 100 MB hingga 1 GB menunjukkan hasil yang baik, di mana angka rata-rata HTTP Throughput 13.27 Mbps dengan Maximum Throughput 62.17 Mbps.

Sementara itu hasil rute Surabaya – Semarang sepanjang 315 km juga memperlihatkan kesiapan jaringan Telkomsel. Di sepanjang rute terdapat total sebanyak 735 BTS (90 BTS 4G, 361 BTS 3G dan 284 BTS 2G) yang akan melayani pelanggan. Adapun angka rata-rata yang diperoleh dari hasil Drive Test adalah sebagai berikut: CSSR 98.95 %, CST 5.24 s, CCSR 98.43%, MOS 99.54 %, Data Throughput 8300 kbps.

 

Sedangkan untuk layanan 4G di jalur Surabaya – Semarang juga memperlihatkan kekuatan dan kualitas sinyal 4G Telkomsel secara umum baik. Angka RSRP -86.18 dBm dan SNR 8.76 dB. Sementara angka rata-rata HTTP Throughput 11.65 Mbps dengan Maximum Throughput 63.47 Mbps.

Adapun di sepanjang jalur mudik utama Pulau Jawa sepanjang 2255 km, kesiapan jaringan Telkomsel juga dapat terlihat dari hasil Drive Test, dimana skor yang diperoleh adalah sebagai berikut: CSSR 98.53 %, CST 5.34 s, CCSR 98.59 %, MOS 98.27%, Data Throughput 7994 kbps.  Sedangkan di jalur Sumatera sepanjang 6705 km hasilnya adalah sebagai berikut : CSSR 99.30 %, CST 5.74 s, CCSR 98.65 %, MOS 97.59 %, Data Throughput 3564 kbps.

 

Penjelasan istilah-istilah

  • CSSR (Call Setup Success Rate): merupakan prosentase tingkat keberhasilan panggilan yang ditentukan oleh ketersediaan kanal suara yang dialokasikan. Kesuksesan panggilan ditandai dengan adanya nada sambung dan selanjutnya “Tersambung/Connected”   tertulis di layar ponsel. Berikut beberapa tingkat kesuksesan: angka >95% DITERIMA dan <95% KURANG BAIK.

 

  • CST (Call Setup Time): adalah waktu yang dibutuhkan (kecepatan) untuk melakukan panggilan ke pihak yang dituju, dalam hal ini dimulai saat pelanggan menekan tombol “Call/Yes” hingga mendengar nada panggil (ukuran kecepatannya dalam detik). Rata-rata CST < 9 detik DITERIMA, dan >9 detik TIDAK DITERIMA.

 

  • CCSR (Call Completion Success Rate): merupakan prosentase tingkat kesuksesan suatu hubungan sejak tersambung hingga salah satu pihak melakukan pemutusan. Parameter kesuksesannya adalah komunikasi tanpa putus, tidak terjadi drop call (hubungan terputus). Bila angkanya >95% DITERIMA, jika < 95% TIDAK DITERIMA
  • MOS (Mean Opinion Score): menggambarkan tingkat kejernihan (kejelasan) suara dalam suatu komunikasi yang diukur dalam skala antara 0-5, di mana MOS < 2 adalah kualitas suara BURUK atau putus-putus, MOS 2-3 CUKUP BAIK, MOS 3-3,5 BAIK, dan MOS 3,5-5 kualitas suara SANGAT BAIK. Syarat kelayakan MOS dalam hal ini adalah jika 90% dari cakupan berada di dalam skala baik (3-3,5)

 

·  Throughput: Menggambarkan kecepatan network Telkomsel dalam mengunduh data dalam satuan detik, dimana targetthroughput berdasarkan service yang akan digunakan. Sebagai contoh untuk messaging membutuhkan throughput > 64 kbps, sedangkan streaming video kualitas 360 membutuhkan throughput > 512 kbps.(Vlie/Relese)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN