Tengah Menjadi Sorotan, Seperti Ini Sepak Terjang Kuasa Hukum Setnov

Metrobatam, Jakarta – Nama pengacara Fredrich Yunadi tiba-tiba menjadi ramai diperbincangkan. Selain dikenal sebagai Ketua Kuasa Hukum Ketua DPR RI, Setya Novanto, pemilik kantor advokat Yunadi & Associates itu juga mulai dikenal berkat sepak terjangnya yang disebut total ketika membela kliennya.

Pada 10 November 2017 misalnya, Fredrick melaporkan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dua penyidik lembaga antirasuah ke Bareskrim Polri. Dalam pelaporan itu, ia membawa surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) sebagai barang bukti.

Menurutnya, KPK telah menghina putusan pengadilan. Sebab Setya Novanto telah memenangkan praperadilan pada 29 November 2017 terkait kasus e-KTP. Kata dia, dalam poin nomor 3, KPK diperintahkan putusan praperadilan, untuk menghentikan penyidikan terhadap kliennya.

Tidak sampai disitu, loyalitas Fredrich kepada kliennya juga disebut-sebut offside ketika dirinya melaporkan akun media sosial (medsos) yang dianggap melakukan penghinaan kepada Setya Novanto lewat meme. Setidaknya sebanyak sembilan orang yang ditetapkan tersangka oleh polisi dari 32 akun medsos tersebut.

Bahkan Friedrich mengklaim para tersangka itu akan segera diadili sebagai akibat dari perbuatannya. Para tersangka itu dijerat atas pencemaran nama baik karena menyebar meme Ketua Umum partai Golkar saat sedang dirawat di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

Selanjutnya, polisi masih sedang memburu puluhan penyebar meme lainnya lewat. Setidaknya ada 31 akun yang dilaporkan, 15 akun twitter, 9 akun Instagram dan 8 akun Facebook, Setya Novanto tidak terima karena disindir lewat meme yang seolah-olah ia pura-pura sakit untuk menghindari pemeriksaan KPK.

Kiprah Fredrick di dunia hukum terbilang cukup matang. Ia memiliki kantor advokat bernama Yunadi & Associates, yang didirikan sejak 1994 bersama 12 rekanannya, yang juga didukung oleh 25 Hakim Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi, Polisi dan ahli-ahli hukum sebagai rekan.

Sebagai lawyer Fredrich tercatat pernah menangani sejumlah kasus besar, mulai dari kasus direksi Bank EXIM tahun 1998, PT. Inter World Steel Mills Indonesia (tahun 2000), dan memenangkan kasus dalam tingkat PK Niaga di MARI dalam hal membela kepentingan International Finance Corporation Cs terhadap Dharmala Agrifood Tbk pada tahun 1999.

Di tahun yang sama, Fredrich juga berhasil membela kepentingan Padmo Sumasto, SH & Kartini Mulyadi, SH Cs dalam Kasus sengketa kepemilikan RS Sumber Waras. Setahun kemudian, ia kembali memenangkan dalam kasus permohonan Praperadilan terhadap Direktur Reserse Ekonomi Mabes Polri atas penyitaan motor Merk Millenium yang tidak sah, bahkan putusan Praperadilan ini telah menjadi jurisprudensi putusan praperadilan.

Sejumlah kasus korupsi pun pernah ditangani Fredrich diantaranya, membebaskan (bebas murni) tersangka Korupsi pejabat Dolog Jatim dalam Kasus Raskin di PN Sidoarjo pada tahun 2004, dan tetap memperoleh vonis bebas murni dari MARI pada tahun 2005. Ia juga membebaskan tersangka korupsi Wakil Ketua DPRD Sidoarjo dari Tahanan Rutan pada tahun 2004.

Selain Setnov, tokoh nasional lain yang pernah menjajal eksistensinya sebagai pengacara adalah mantan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Susno Duaji.

Pada tahun 2015 Fredrich juga pernah berhadapan dengan KPK, ketika dirinya menjadi kuasa hukum Budi Gunawan. Saat itu, Budi Gunawan yang menjadi calon tunggal Kapolri ditetapkan tersangka oleh KPK. BG di kemudian hari memenangi gugatan praperadilan penetapan tersangka atas dirinya, dan bebas. Kini, BG menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.

Selain itu, Fredrich Yunadi pernah mencalonkan diri sebagai komisioner KPK pada tahun 2010. Ia berhasil menjadi salah satu dari 12 kandidat Calon Ketua KPK, dan sempat menjalani fit & proper test pada 4 Agustus 2010. Namun, ia gagal menjadi salah satu komisioner KPK periode 2011-2015. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...

Achmad Hulaefi Tambah Medali Indonesia di Asian Games 2018

Metrobatam, Jakarta - Cabang olahraga (cabor) wushu menambah medali bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018 dengan meraih perunggu melalui Achmad Hulaefi dari nomor...

Kontingen Indonesia Diingatkan Tak Tiru Atlet Jepang Sewa PSK

Metrobatam, Jakarta - Komisi X DPR RI, yang salah satunya membidangi olahraga, mengingatkan kontingen Indonesia di Asian Games 2018 tak meniru kelakuan 4 atlet...
BAGIKAN