Tentara Irak Gempur Pertahanan Terakhir ISIS di Mosul

1586

Metrobatam, Jakarta – Pasukan Irak mulai merangsek ke kota tua Mosul, distrik terakhir yang dikuasai ISIS di Mosul. Pertempuran ini diharapkan bisa merebut kembali kota itu setelah delapan bulan mencoba.

Pagi tadi pasukan Irak mulai menyerang kota tua Mosul, distrik terakhir yang dikuasai ISIS di kota itu,” kata Brett McGurk, utusan Amerika Serikat di koalisi internasional yang memerangi ISIS.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebanyak 100 ribu warga sipil terperangkap di sana dengan kondisi memprihatinkan. Cadangan makanan, minuman, dan obat-obatan yang menipis dan akses terbatas ke rumah sakit.

Ini akan menjadi masa-masa menakutkan bagi 100.000 orang yang masih terperangkap di Kota Tua Mosul, berisiko terjebak pertempuran,” kata Komite Penyelamatan Internasional (IRC).

Bangunan-bangunan tua di Mosul, menurut IRC, rentan ambruk meski tak diserang langsung. Jadi itu amat membahayakan warga sipil di Mosul.

Tapi pasukan antiterorisme Irak berjanji hati-hati, dengan hanya menggunakan senjata ringan dan medium.

Ini ‘bab’ terakhir dalam serangan untuk merebut Mosul,” kata Letnan Jenderal Abdul Ghani al-Assadi, komandan unit elite Pasukan Antiterorisme yang menginisiasi serangan tersebut. Pasukan koalisi akan mendukung dengan serangan udara dan dukungan di darat.

Beberapa serangan udara telah menghantam sebuah komplek medis di utara Kota Tua, di sisi barat Sungai Tigris. Begitu laporan dari Reuters TV. Komplek yang berisi dua rumah sakit besar itu dikuasai militan ISIS dan dijadikan tempat persembunyian para penembak jitu.

Kendaraan tempur merangsek ke garis depan di Kota Tua, diiringi tembakan senjata api.

Kepala layanan keamanan ISIS di Kota Tua, Kanaan Jiyad Abdullah, juga dikenal dengan nama Abu Amna, dilaporkan tewas pada pertempuran pagi. Begitu kata Hisham al-Hashimi, penasihat soal ISIS bagi beberapa pemerintahan Timur Tengah, kepada kantor berita Reuters.

Berapa sebetulnya kekuatan ISIS yang dihadapi pasukan Irak di Kota Tua Mosul. Tentara Irak memperkirakan jumlah mereka tak lebih dari 300 orang, turun jauh dari 6.000 orang saat pertama kali menyerang Mosul pada 17 Oktober tahun lalu.

Pertempuran bakal pecah di jalanan, sehingga serangan udara dan artileri akan dibatasi. Soalnya, dikhawatirkan yang banyak jadi korban adalah warga sipil.

Kalau Mosul berakhir direbut, maka itu akan menandai akhir dari sebagian kekalifahan yang dideklarasikan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi di sebuah masjid di Kota Tua Mosul, pada tiga tahun lalu. Kekalifahan ini meliputi Irak dan Suriah.

Di Suriah sendiri, ISIS juga terus mengalami kemunduran. Ibu kota ISIS di Raqqa, Suriah, juga sudah dikepung. Baghdadi dikabarkan sudah menyerahkan pertempuran di Mosul dan Raqqa kepada komandan-komandan lapangannya.

Nasib Baghdadi sendiri sempat jadi cerita setelah Rusia mengklaim telah menewaskan sosok paling dicari itu dalam sebuah serangan udara pada Mei lalu. Tapi klaim Rusia diragukan Amerika Serikat.(cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...