Metrobatam, Tanjungpinang – Terdakwa Sudarnadi, salah satu terdakwa perkara korupsi Pasar Modern Natuna meninggal dunia, saat proses pengobatan di Malang, Jawa Timur, Senin 11 Februari 2019.

Sudarnadi menghembuskan napas terakhirnya karena mengindap penyakit radang selaput otak. Diketahui Sudarnadi terjerat kasus korupsi proyek Pasar Modern Natuna anggaran tahun 2014 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp4,8 miliar.

“Benar kita dapat informasi dari penasehat hukum terdakwa lainnya bahwa Sudarnadi telah meninggal dunia di Malang,” kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungpinang Santonius Tambunan di kantor PN Tipikor Tanjungpinang, Jalan Ahmad Yani, Kamis (14/2).

Santonius menjelaskan, dengan meninggalnya terdakwa sesuai aturan kitab undang-undang pidana (KUHP) akan gugur. Sementara untuk delapan terdakwa lainnya, yakni Minwardi, Lukman Hadi, Duwi Satrio Prasetyo, Z Harry, Dimas Adi Prasetyo, Muhammad Assegaf, Mohammad Basyir Idris dan Nur Syamsi Tridiatmo masih berjalan. Saat ini proses persidangan kedelapan terdakwa lainnya sudah masuk agenda penuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

“Secara otomatis akan gugur (perkara Sudarnadi), tapi terdakwa lainnya tetap jalan. Sidang berikutnya agenda tuntutan,” kata Santonius.

Dalam perkara ini, delapan terdakwa dengan nomor registrasi 29-36/Pid.Sus-TPK/2018/PN Tpg. Terdakwa Minwardi, Lukman, Duwi dan Harry disidangkan Hakim Ketua Iriaty Khairul Ummah dengan Hakim Anggota Santonius Tambunan dan Weinanda. Sedangkan terdakwa Dimas, Assegaf, Basyir dan Syamsi disidangkan Hakim Ketua Iriaty Khairul Ummah didampingi Hakim Anggota Santonius Tambunan dan Yon Efri.

Dalam perkara ini, kata Santonius, para terdakwa didakwa primair melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 ayat 1 huruf b UURI No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UURI No 20/2001 atas perubahan UURI No 31/1999 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Dakwaan subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat 1 huruf b UURI No 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UURI No 20/2001 atas perubahan UURI No 31/1999 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Perkara ini tercium Ditreskrimsus Polda Kepri karena ada dugaan kerugian negara pada proyek Pasar Modern Natuna sebesar Rp4,8 miliar. Proyek Pasar Modern di Natuna yang dilaksanakan 2014 diketahui tak tuntas karena sarat korupsi.

Hasil penyidikan Polda Kepri, proyek itu jadi bancakan sejak awal lewat temuan uang muka 15 persen atau setara Rp4,8 miliar pada pencairan awal dibagi-bagi untuk sembilan orang, termasuk mantan Kepala Dinas PU Natuna Minwardi.

Pasar yang berlokasi di Jalan Mohammad Benteng, Kecamatan Bunguran Timur itu, dianggarkan lewat skema pembiayaan tahun jamak atau multiyears 2014 dan 2015. Total anggarannya sebesar Rp36 miliar yang dibagi dalam dua termin, Rp10 miliar pada 2014 dan Rp26 miliar pada 2015. Mangkraknya pembangunan pasar modern tersebut ditelusuri oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Kepri hingga akhirnya menetepkan sembilan orang tersangka. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...

Liga Champions : Manchester United Tumbang di Kandang Barcelona

Metrobatam.com, Bercelona - Manchester United harus mengakui keunggulan Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Kalah di dua leg, Ole Gunnar Solskjaer mengakui level Barcelona memang...

Bupati Lingga Tinjau Lokasi Pembukaan Jalan di Singkep Selatan

Metrobatam.com, Lingga - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri berkunjung ke Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kunjungan dalam rangka meninjau pembukaan akses...

Koramil 01 Tanjungpinang Telah Kawal Pendistribusian Kotak dan Surat Suara ke 556 TPS

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan melalui Babinsa se Koramil 01 Tanjungpinang telah mengawal pendistribusian Kotak dan Surat Suara ke 556 TPS se Kota Tanjungpinang...

Sekda Kepri Lepas Atlet Korpri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 51 atlit yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Korpri tingkat Provinsi Kepri tahun 2019 secara resmi dilepas Sekretaris Daerah H...

Kunjungan Bupati Lingga, Bawa Angin Segar di Pancur

Metrobatam.com, Lingga - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri lakukan kunjungan kerja di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Senin (15/04/2019). Dalam kunjungannya, bupati membawa angin...