Terdesak, ISIS Gencarkan Aksi Bom Bunuh Diri

1765

Metrobatam, Jakarta – ISIS menggencarkan aksi bom bunuh diri guna menahan gempuran tentara Irak di Mosul.

“Pemberontak kini melancarkan serangan dengan bom bunuh diri selama tiga hari terakhir,” ujar Letnan Jenderal Sami al-Aridhi, Komandan Senior Pasukan Elit Counter-Terrorism Service (CTS).

Aridhi menyebut militan memasang bom bunuh diri itu pada warga sipil, umumnya perempuan, yang membuat pasukan keamanan sulit melakukan serangan.

“Sebelumnya mereka mengandalkan penembak jitu dan bom,” kata Aridhi, sembari menambahkan setidaknya masih terdapat 200 pejuang ISIS yang bertempur di Mosul, dan mayoritas adalah militan asing.

Sejauh ini, mengutip AFP, pasukan keamanan Irak telah berhasil merebut sebagian besar wilayah di barat Mosul dan mendesak militan hingga ke dearah kecil di Kota Lama. Namun, jalanan yang sempit dengan rumah-rumah penduduk yang saling berdekatan, ditambah keberadaan warga sipil, menghambat laju gempuran militer.

Meskipun begitu, tentara Irak optimistis pertempuran akan berakhir dalam lima hari ke depan. Militer berhasil merebut sebagian besar wilayah di distrik Makawi, menyudutkan para militan serta melancarkan gempuran keras di Kota Lama pada 18 Juni.

Pada 21 Juni, militan yang terdesak meledakkan Masjid Al-Nuri dan Menara Al-Hadba yang merupakan simbol kekhalifahan selama tiga tahun. Hal itu diklaim Perdana Menteri Irak sebagai simbol kekalahan ISIS.

Sepekan kemudian, militer mengklaim bahwa mereka berhasil menduduki Masjid Al-Nuri dan pasukan keamanan mengumumkan kemenangan mereka atas ISIS.

Meskipun demikian, Komandan Polisi Letnan Jenderal Raed Shakir Jawdat menyebut operasi pembersihan masih harus dilakukan di kawasan tersebut dan pengumuman kemenangan resmi akan dilakukan Perdana Menteri dalam waktu dekat.

Sementara Komando Operasi Gabungan pada Senin (3/7) menyebut belum seluruh wilayah kekuasaan ISIS berhasil direbut kembali dan pertempuran masih terus terjadi di barat dan selatan Mosul.

Mereka juga menyebut perebutan kembali Mosul oleh pasukan Irak, belum berarti perjuangan melawan ISIS di negara tersebut telah berakhir.

Pasalnya, kelompok teroris tersebut masih menguasai beberapa daerah lain, baik di Irak maupun Suriah. Selain itu, ISIS juga terus melakukan propaganda untuk ‘menginspirasi’ serangan lone wolf dari para simpatisan di seluruh dunia.

Usai merebut kembali Mosul, pasukan Irak harus tetap bersiaga atas serangan bunuh diri yang menargetkan warga sipil. Serangan terbaru adalah insiden bom bunuh diri di lokasi pengungsian warga di timur Baghdad yang menewaskan 14 orang dan melukai 13 lainnya.

Sementara itu, warga sipil yang berhasil melarikan diri dari lokasi konflik kini mendapatkan perawatan di klinik darurat. Banyak di antara mereka yang berada dalam kondisi menyedihkan.

“Banyak warga yang berhasil melarikan diri dari Kota Lama di Mosul. Mereka melarikan diri dari ISIS, juga dari kematian, kelaparan dan ketakutan,” kata Nazar Salih, dokter yang bertugas di klinik tersebut.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Bintan akan Tinjau Pembendungan Bibir Pantai oleh Melia Resort Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Bintan akan turun untuk melihat pembendungan bibir pantai yang dilakukan oleh Melia Resort Bintan. Hal tersebut ucapkan...

Bupati Bintan Kunker ke Tambelan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan...

Terungkap! Total Korban Abu Tours 96 Ribu Jemaah Umrah

Metrobatam, Makassar - Total jemaah yang menjadi korban Abu Tours mencapai 96.601 orang, sebelumnya disebut 86 ribu. Sedangkan uang yang dikumpulkan Abu Tours dari...

Indonesia Bakal Punya ‘Shinkansen’ Made in Madiun

Metrobatam, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) terus berupaya untuk mengembangkan industri perkeretaapian lokal menjadi lebih maju dan modern. Salah satu...

Ketua KPK Keluhkan Dosen Kampus Negeri Cenderung “Membela” Terdakwa Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengeluh mereka kesulitan mencari ahli dari kalangan dosen universitas negeri untuk membantu pembuktian kasus...

Jum’at Keliling, Polsek Batam Kota Lakukan Kegiatan Memakmurkan Masjid

Metrobatam.com, Batam -  Jumat (20/04/2018) pada pukul 12.15 WIB bertempat di Mesjid Al Hidayah Perum Kopkar PLN Kel Belian Kec Batam kota-Kota Batam telah...

Bos IMF: Kami Melihat Indonesia Jauh Lebih Baik Sekarang

Washington DC - Ekonomi dunia tengah dalam kondisi pemulihan dengan prospek yang cerah, meski mmiliki risiko yang tetap perlu diwaspadai. Risiko itu terkait potensi...

MA Perberat Hukuman Dua Terdakwa Korupsi e-KTP Jadi 15 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan memperberat hukuman dua terdakwa korupsi proyek pengadaan e-KTP, Irman dan Sugiharto. Keduanya dijatuhi vonis menjadi...

Debat Jaksa KPK vs Fredrich: Dari Bakpao Hingga Sesendok Burjo

Metrobatam, Jakarta - Adu argumen kerap mewarnai persidangan Fredrich Yunadi. Mantan pengacara Setya Novanto itu hampir selalu menentang segala tudingan jaksa KPK padanya. Seringkali perdebatan...

Kisah Pilu TKW Aini yang Tak Jumpa Keluarga Sejak 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Tangis TKW Nur Aini (55) pecah saat melihat wajah keluarganya lewat sambungan video call dari kantor KBRI Riyadh, Arab Saudi. Nenek...

Ini Penjelasan Lengkap Menaker soal Polemik Perpres Tenaga Kerja Asing

Metrobatam, Jakarta - Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing yang diterbitkan Presiden Joko Widodo menuai polemik hingga berbuntut wacana pansus di DPR....

KPU: Tak Ada Alasan untuk Kembalikan Pilkada ke DPRD

Metrobatam,,Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan tidak ada alasan pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui DPRD atau tidak dipilih secara...
BAGIKAN