Ibu Kota KKA Terempa Sebagai Tempat Pemeriksaan Imigrasi

743

Metrobatam.com, Tarempa – Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas(KKA), Tarempa ditetapkan menjadi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Namun pelabuhan mana yang bakal menjadi titiknya masih menunggu kedatangan dari Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan survei dan kemudian menetapkannya. Dengan telah ditetapkannya Tarempa sebagai pelabuhan entry dan exit point maka potensi wisata daerah ini akan semakin maju dan berkembang.

Wakil Ketua I DPRD KKA,  Syamsil Umri mengatakan, ada tiga pelabuhan yang dianggap pantas yakni, pelabuhan Tarempa, Pelabuhan Antang dan Tanjung Momong. Pelabuhan tersebut untuk labu kapal Yacth manca negara nantinya.

“Hal ini sangat baik bagi pengembangan potensi wisata di KKA,” demkian disampaikan Umri,  Minggu (22/5).

Politisi Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyebutkan, Tarempa termasuk dalam 88 pelabuhan yang sebagai pintu masuk dan pintu keluar Indonesia, sedangkan Bandar Udara itu ada 29 Pos Lintas batas ada 7.

“Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kementerian Pariwisata No UM.001/18/9/DP3M/KEMPAR/2016 yang ditanda tangani Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gede Pitana pada tanggal 26 April Silam,” bebernya.

Langkah tersebut ungkap Umri, untuk melaksanakan Peraturan Presiden nomor 21/2016 tertanggal 2 Maret tentang bebas Visa Kunjungan Kementrian Hukum dan HAM yang menetapkan Permen  No 17 tahun 2016 tertanggal 18 April tentang tempat pemeriksaan Imigrasi tertentu. Syarat dan keterangan Tujuan Orang Asing yang mendapatkan Bebas Visa Kunjungan (BVK).

“Syarat-syaratnya antara lain Memiliki Pasport yang sah dan berlaku paling singkat 6 bulan, memiliki tiket kembali atau terusan kenegara lain,  dan tidak masuk dalam daftar penangkalan. Mereka yang berhak memiliki fasilitas BVK adalahan kunjungan wisata, Keluarga, sosial Seni dan Budaya, tugas pemerintah  dan lainnya,” paparnya.

Ke depan tambah Umri,  di Anambas bisa melakukan clearance C.I.Q.P ( Custom, Immigration, Quaratine and Port), sehingga kapal-kapal Yacth yang datang dapat melaksanakan CIQP di Anambas tidak perlu dilakukan di Batam dan Bintan lagi.

“Tempat kita kedepan sudah bisa melaksanakannya jadi turis tidak perlu harus mampir ke Batam dan Bintan,” tegasnya.

Dengan telah ditetapkannya Tarempa sebagai salah satu pelabuhan Entry dan exit Point akan membuka potensi wisata daerah ini selebar-lebarnya, tentu akan menjadi pintu pembuka memperoleh APBD KKA dari sektor pariwisata yang sangat luar biasa, dan pelan tapi pasti ketergantungan terhadap Pusat nantinya bakal berkurang.

“Insya Allah jalannya sudah terbuka diharapkan dengan penetapan ini terjadi penambahan siginifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depannya,” pungkasnya.(Mb/Haluankepri/yud)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN