Terkait Pencucian Uang, Bos Abu Tours Kembali Dilaporkan ke Polisi

Penyidik Subdit 1 Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel melakukan penggeladahan kantor Abu Tours cabang Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (27/2). Penggeledahan tersebut untuk mencari bukti-bukti terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana umroh dan haji yang dilakukan Abu Tours. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama/18

Metrobatam, Makassar – Sedikitnya 41.188 jemaah yang merasa dirugikan oleh jasa pemberangkatan umrah atau yang lebih dikenal dengan Abu Tours sudah melapor di Mapolda Sulsel.

Kali ini, Perkumpulan Agen/Mitra Abu Tours (Permato) akan melaporkan bos Abu Tours Hamzah Mamba terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TTPU).

Muhammad Amin, selaku Kuasa Hukum Permato mengatakan, tercatat ada puluhan ribu jemaah yang kemudian dinyatakan gagal berangkat lantaran adanya permainan yang dilakukan oleh oknum jasa pemberangkatan umrah Abu Tours.

Kemudian lanjut Amin, dari total keseluruhan jemaah yang gagal berangkat umrah dari 361 agen tercatat nilai kerugian mencapai Rp518 miliar.

“Kami sudah membela hak jemaah Abu Tour yang kemudian hingga saat ini belum berangkat. Namun,Kami laporkan pihak bos Abu Tours terkait penipuan dan pencucian uang,” kata Amin saat dikonfirmasi.

Di mana Amin mengakui, bahkan banyak agen yang bukan dari bagian Abu Tours turut menjadi korban. Ia menyebutkan 41.188 jemaah yang tergabung dalam Perkumpulan Agen/Mitra Abu Tours (Permato) ini berasal dari Sulsel, Sulteng, Sulbar, Kendari, Palu hingga Papua.

“Masih ada lagi ribuan jemaah yang terlantar dan tergabung dalam asosiasi kami dan sangat mengaharapkan bisa memberangkatkan para jemaah oleh Hamzah Mamba. Dia mengatakan sama saya bahwa masih ada dana,” ungkapnya.

Amin menambahkan, 41.188 jemaah Abu Tours yang sudah melapor, telah menyetorkan uang antara Rp14 juta hingga Rp18 juta pada periode 2016 hingga 2017 lalu, dan dijanjikan akan diberangkatkan tahun ini.

“Namun hingga tahun ini belum berangkat. Bahkan kami juga pernah menambah maklumat di salah satu bank dan sampai saat sekarang ini masih belum adanya etikat baik,” tegasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani membeberkan mata uang asing yang disita oleh pihak kepolisian milik bos Abu Tours dilakukan di dua tempat berbeda.

Di Makassar sendirinya tercatat bahwa pihaknya telah menyita 11.250 Riyal mata uang Arab Saudi, USD140 dan Rp2.492.000. Sementara di Depok, pihak kepolisian berhasil menyita 43 Riyal mata uang Arab Saudi, 7 Ringgit mata uang Malaysia, 1 Dinar mata uang Arab Saudi, 1 USD mata uang Amerika dan 62 SGD mata uang Singapura.

Dicky juga menerangkan, aset tidak bergerak berjumlah 21 aset milik Abu Tours telah disita. Terdiri dari penyitaan yang dilakukan di Kota Makassar sebanyak 17 aset, Jakarta sebanyak 2 aset dan di Depok sebanyak 2 aset.

Sedangkan aset bergerak berjumlah 34 unit. Di antaranya penyitaan yang dilakukan di Kota Makassar 16 unit roda empat dan 4 unit roda dua. Di Jakarta sebanyak 13 unit roda empat dan di Palembang sebanyak 1 roda empat.

Kemudian penyitaan aset elektronik berjumlah 33 unit, seperti penyitaan di Kota Makassar dilakukan terhadap 24 komputer dan 3 laptop, Jaksel 2 komputer dan 4 kamera.

Dicky mengatakan, aset-aset yang telah disita tersebut sebagian telah dibawa ke Polda Sulsel. Namun, sebagian aset lainnya yang disita dititipkan di kantor polisi lainnya sesuai lokasi penyitaan.

“Kita juga sudah melakukan penyitaan berupa uang. Tapi uang kali ini bukan mata uang Rupiah tapi mata uang asing (luar negeri). Untuk sementara total aset yang disita estimasinya Rp 150 miliar,” pungkas Dicky. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa Apresiasi Halal Bi Halal Warga Punggowo

Metrobatam.com , Batam - Anggota DPR RI Fraksi Partai PDIP, Dwi Ria Latifa mengapresiasi atas pelaksanaan halal bi halal Keluarga besar Punggowo Kota Batam...

Ocarina Batam Fasilitas Segala Permainan dan Hiburan Nyaman Sambil Mengadakan Gebyar Undian Hadiah Pemenang

Metrobatam.com - Batam Agus supryanto general manager ocarina menerangkan "dengan adanya memumumkan gebyar mega wisata new ocarina sudah ada pemenang nya, pemenang hasil undian...

Lantamal IV Gagalkan Penyeludupan TKI Ilegal ke Malaysia

Metrobatam.com - Tanjungpinang, 14 Juli 2018,…. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angakatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang kembali menangkap 12 Tenaga Kerja...

Penindakan Satwa Dan Tumbuhan Kpu Bea Dan Cukai Tipe B Batam

Metrobatam.com - Batam Batam, KPU BC Batam konferensi pers kepada awak media mengenai hasil tindakan satwa dan tumbuhan, Jumat (13/07). Susila Brata Kepala Kantor KPU BC...

Hanura: Yang Sering Komporin Masyarakat Amien Rais

Metrobatam, Jakarta - Presiden Jokowi menilai ada 'politikus kompor' yang memanas-manasi suasana politik jelang pemilu 2019. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebutkan...

Geledah 5 Lokasi, KPK Sita Dokumen Keuangan Proyek PLTU Riau

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total menggeledah lima tempat terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Wakil Ketua DPR Komisi...

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Pembantaian Ratusan Buaya di Sorong

Metrobatam, Jakarta - Polisi akan memeriksa sejumlah saksi terkait pembantaian terhadap 292 ekor buaya di penangkaran milik CV. Mitra Lestari Abadi, Provinsi Papua Barat....

Bagikan Bahan Pakaian untuk Menangkan Cagub Riau, Timses Ini Dibui

Metrobatam, Pekanbaru - Pihak Sentra Gakkumdu (Penegagakan Hukum Terpadu) Provinsi Riau memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap warga berinisial DS. Pria tersebut ditahan karena diduga...

Modric: Tak Ada Penyesalan, Kroasia Lebih Baik dari Prancis

Moskow - Luka Modric berpendapat bahwa Kroasia bisa bangga sekalipun dikalahkan Prancis di final Piala Dunia 2018. Kroasia bermain lebih baik sekalipun gagal juara. Kroasia...

Wakapolri Klaim Punya Alat Canggih Tangkal Terorisme

Metrobatam, Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan saat ini Polri telah memiliki alat canggih guna menangkal aksi terorisme di Indonesia. Menurutnya, saat ini Polri...

Keluarga Lalu Zohri Tak Pernah Menolak Renovasi Rumah

Metrobatam, Jakarta - Kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, Baiq Fazila, menyangkal jika keluarganya menolak bantuan renovasi rumah mereka di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pihaknya...

Pertimbangan PD Merapat ke Jokowi, Cawapres Harus Bersahabat

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat (PD) menanti pengumuman dari Presiden Joko Widodo untuk menentukan siapa sosok cawapresnya di Pilpres 2019. Sosok cawapres Jokowi akan...
BAGIKAN