Ternyata Tak Hanya “Dijual” Rp16 Juta, Bocah SD Ini Dicabuli dan Diancam Dibunuh

223

Metrobatam, Medan – Nasib malang menimpa bocah perempuan berinisial PN (Putri Naibaho) (14) yang diduga jadi korban pencabulan seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di rumah sakit milik pemerintah di Kota Medan.

Selain diduga jadi korban pencabulan, PN juga diduga dimanfaatkan oleh ayah kandungnya, SN (Simon Naibaho) (40) yang meraup uang Rp16 juta dari oknum PNS tersebut agar kasus pencabulan yang dialami PN tidak diproses hukum.

Sementara itu, korban juga mengakui jika ia sudah sering dicabuli di rumah pelaku MS (39) pada saat anak istri pelaku sedang tidak berada dirumah. Setiap mengajak, korban selalu diimingi uang jajan Rp 10 ribu.

“Iya om, sudah sering saya digituin. Pertamanya pas malam-malam. Saya lagi main tali karet di depan rumah, terus dipanggil uwak itu. Baru saya dibawa ke kamarnya. Anaknya dan istrinya lagi dirumah opungnya gak jauh dari situ,” ucap bocah SD ditemani ibunya, SH (30) di Mapolrestabes Medan, Jumat (10/3).

Menurut bocah polos berambut ikal ini lagi, setiap dicabuli, ia kerab diancam akan dibunuh pakai pisau, kalau perbuatan bejat yang di perbuat terhadapnya diceritakan kepada orang lain.

“Pas di dalam kamarnya, baju dan celana saya dibuka semua. Saya kesakitan dan menjerit, tapi mulut saya ditutupi pakai tangannya,” celotehnya.

Usai melampiaskan nafsu birahinya kepada bocah tersebut, pelaku pun menyuruhnya pulang. Korban yang kesakitan di bagian selangkangannya, lantas mengeluh kepada kakek dan ayahnya.

“Anak saya sampai jatuh sakit, lalu opungnya membawanya ke rumah sakit. Dari keterangan di rumah sakit menurut informasi yang saya peroleh, kemaluan anak saya sudah robek dan dia sudah berulang kali digituin,” sambung, ibu korban.

Beberapa jam berkonsultasi dan menceritakan kejadian yang menimpa anaknya kepada petugas SPKT Polrestabes Medan, korban bersama ibu dan warga yang menemaninya terpaksa kembali pulang ke rumah, lantaran seluruh bukti seperti, Kartu Keluarga (KK) maupun akte lahir anaknya, berada dirumah mantan suaminya.

Maka dari itu, lanjut ibu korban, ia dan ditemai keluarga serta warga yang mendukungnya, berencana mendatangi sekolah korban untuk meminta surat keterangan dan lapor anaknya.

“Tadi disuruh polisi bawa berkas atau surat keterangan mengenai anak saya, makanya kami bingung. Warga sudah banyak yang mau jadi saksi. Besok lah kami ke sekolahnya minta data anak saya. Paginya kami melapor kesini lagi,” sebut ibu korban, sembari berlalu dan meninggalkan Polrestabes Medan.

Pemberitaan sebelumnya, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial MS yang bekerja di rumah sakit pemerintahan berinisial MS diduga telah mencabuli PN. Dari pengkuan PN, dia diberikan uang Rp10 ribu setiap kali dicabuli oleh MS.

Atas peristiwa itu, ibu korban SH sempat mengadu ke Mapolrestabes Medan. Dijelaskan nya pencabulan terhadap anaknya terjadi di perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...

Dunia Muslim Deklarasikan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Metrobatam, Jakarta - Para pemimpin negara-negara muslim yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendeklarasikan pengakuan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina, Rabu...

Lagi, Polda Sumut Tangkap Perwira Polisi Karena Narkoba

Metrobatam, Medan - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menangkap perwira polisi berpangkkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di kawasan Mariendal, Kecamatan Patumbak,...

Selingkuh di Hotel Bersama Pria Idaman, Seorang Janda Tersedak Kondom

Metrobatam, Madiun – Kabar heboh sekaligus menggelitik gegerkan seisi rumah sakit. Pasalnya, dokter yang menangani pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menghadapi sebuah...

KPK Terbantu Dokter RSCM dan IDI Dalam Hadapi ‘Drama’ Setya Novanto

Metrobata, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎, Febri Diansyah mengakui pihaknya cukup terbantu peran dari tim Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)...

Polisi Ciduk 33 Orang dalam Razia Kampung Narkoba di Tanah Kusir

Metrobatam, Jakarta - Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan melakukan razia narkoba di Kampung Peninggaran, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sebanyak 33 orang diamankan polisi untuk dimintai...

Sah! MK Bolehkan Pegawai Nikah dengan Teman 1 Kantor

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) membuka kebahagiaan bagi karyawan yang ingin menikahi pasangannya dalam 1 kantor. MK memperbolehkan pernikahan antar-rekan satu kantor karena...

Gara-Gara Tak Dibelikan Sepeda Motor, Salim Stres Lalu Gantung Diri

Metrobatam, Padangsidimmpuan - Salim Batu Bara (21), warga Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara nekat gantung diri di areal kebun cokelat...

Mohamed Salah: Raja Mesir yang Membumi

Liverpool - Orang-orang di Liverpool menjuluki The King Of Egypt. Usai jadi pahlawan Mesir ke Piala Dunia dan bikin banyak gol di Liverpool, Mohamed...

Kutai Barat di Kaltim, Bakal Calon Ibu Kota Baru RI yang Masih “Sepi”

Metrobatam, Jakarta - Wacana pemindahan ibu kota negara semakin mencuat. Beberapa kota disebut-sebut akan menjadi ibu kota baru Negara Indonesia. Salah satunya ialah Kabupaten...

Kisah Tragis Dua Wanita Cantik Dibunuh Suami Gara-gara Minta Mobil

Metrobatam, Jakarta - Hidup Siti Saidah alias Nindya dan Indria Kameswari berakhir tragis. Perempuan cantik ini tewas di tangan suami mereka gara-gara minta dibelikan...
BAGIKAN