Teroris Libatkan Istri-Anak, MUI: Mereka Salah Tafsir Alquran

Metrobatam, Jakarta – Tiga keluarga mendalangi rangkaian bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo. Pengurus MUI Pusat Abdul Moqsith Ghazali, menyebutkan Islam tak mengajarkan untuk melakukan bom bunuh diri.

“Dalam Islam tak bolehkan bom bunuh diri kecuali musuh yang membunuh kita. Karena manusia juga tak punya otoritas atas dirinya,” ujar Abdul Moqsith saat acara diskusi ‘Setelah Mako Brimob dan Bom Surabaya’ di Aula Rumah Pergerakan Gusdur, Jl Taman Amir Hamzah No 8, Pegangsaan, Jakarta, Selasa (15/5).

Abdul Moqsith juga menilai para pelaku teroris di Surabaya salah menafsirkan Alquran karena melibatkan anak dan perempuan. Dalam sejarah Islam, Abdul mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajak anak dan perempuan untuk perang.

“Perempuan dilibatkan perang tidak syari, kalau memang mereka menyebutnya perang ya. Tidak ada istri sahabat Nabi (Muhammad SAW) dilibatkan perang. Tidak punya argumentasi dalam Alquran, mereka juga salah melibatkan anak dalam peperangan. Ada seorang sahabat Usama bin Sahid saat meletus perang uhud minta ikut tapi tidak boleh karena masih anak-anak,” tutur dia.

“Para pelaku di kasus bom Surabaya salah menafsirkan Alquran karena melibatkan anak dan perempuan dan itu bertentangan syariat Islam karena melibatkan anak dan perempuan. Mereka keliru mempelajari sejarah, perang Nabi adalah pertahanan bukan menyerang,” imbuh dia

Dikesempatan yang sama, Direktur Wahid Foundation Yenny Zannuba Wahid mengatakan kasus Surabaya yang melibatkan perempuan bukan fenomena baru. Sebab teroris Noordin M Top mengajak istrinya untuk melakukan serangan aksi teror.

“Melibatkan perempuan ini, sudah lama seperti Istri Noordin M Top. Perempuan merekut orang lain jadi pengantin atau jaringan,” tutur Yenny.

Selain itu, Yenny menyebutkan perempuan mempunyai peran lain yaitu mencari dana, merekrut pengantin atau bomber, mencari bahan peledak dan eksekutor. Perempuan memang sudah lama menjadi peran membantu sang suami untuk aksi teror.

“Kedua perempuan mencari dana ini sudah lama dilakukan. Mengatur logistik penyerangan mereka menyewa motor dan mobil termasuk pesan bahan bom. Keempat jadi eksekutor ini bisa dimainkan perempuan,” jelas Yenny. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
SHARE