Tersinggung, Siswa SMP Tikam Guru 13 Kali

Metrobatam, Palembang – AF (14) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu Al Karim Noer nekat menikam gurunya sendiri Kurniasih Awaliyah (35) alias Asih dengan menggunakan pisau sebanyak 13 kali.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Al Karim Noer yang berada di Jalan Kolonel Wahid Udi, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Selasa 8 November.

Kejadian tersebut bermula saat pelaku AF yang telah satu minggu tidak masuk sekolah tanpa izin, tiba-tiba datang dan masuk ke dalam kelas. Melihat kedatangan AF, Kurniasih sang guru mencoba menegur dan melarang pelaku untuk masuk kelas lantaran dikhawatirkan menganggu teman-temannya yang saat itu sedang melangsungkan lomba puisi sebagai peringatan Hari Pahlawan.

Merasa tidak senang, pelaku AF alngsung mengambil tas dan mencoba pulang dari sekolah. “Aku langsung ambil tas mau pulang, tapi dihalangi guru (korban Asih). Tapi aku langsung saja pulang,” kata pelaku AF saat dibincangi di Mapolsek Sekayu.

Tujuan pulang tersebut tiba-tiba berubah saat pelaku AF melintasi kantin sekolah untuk mengambil motor. Sebab, di kantin tersebut, pelaku AF melihat sebilah pisau tergeletak di atas meja. “Lewat kantin, aku lihat pisau langsung aku ambil. Ada kawan yang mencegah, tapi langsung aku tepis,” ucap dia.

Usai mengambil pisau, pelaku AF langsung menuju ke ruang guru yang berada di lantai dasar gedung sekolah yang memiliki dua lantai itu.

Tanpa banyak basa-basi, pelaku AF langsung menghujamkan pisau tersebut ke tubuh sang guru yang saat itu sedang hendak membuka pintu ruang laboratorium yang terhubung dengan ruang guru.

Mendapati serangan membabi buta korban Kurniasih tidak dapat mengelak atau menghindar dari hujanan pisau yang dilayangkan oleh pelaku AF. Bahkan, beberapa guru lain yang kebetulan berada di dalam ruang guru berlari ketakutan melihat aksi murid kelas VIII itu.

“Aku tidak ingat lagi berapa kali menusuk, yang aku ingat berkali-kali,” ucap dia.

Usai melampiaskan rasa kesalnya, pelaku AF langsung keluar dari sekolah dengan tujuan pulang ke rumah. Namun, dikarenakan saat pulang rumah dalam keadaan kosong, dia pun pergi ke tempat temannya yang berada di Lingkungan VII Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu. “Pisaunya langsung aku buang ke Sungai Musi di Kampung VII,” terang dia.

Akibat perbuatan pelaku AF, korban Asih menderita cukup parah yakni dengan 13 luka akibat terkena pisau yang digunakan oleh pelaku. Luka disekujur tubuh tersebut berada di dada, tangan kiri dan kanan, serta punggung.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Pesan Wagub Kepri Saat Safari Ramadan Di Masjid Al Takwa

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto menggelar safari ramadan sekaligus buka puasa bersama dan pembagian santunan kepada anak yatim di...

Musim Mudik Lebaran 2018, Pemudik dari Batam Diprediksi Naik 5 Persen

Metrobatam.com, Batam - Jumlah penumpang pada musim mudik lebaran 2018 diprediksi naik 5 persen ke angka 277.901 orang. Prediksi ini dibuat berdasarkan rata-rata persentase...

THM di Batam yang Langgar Aturan Dapat SP1

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam mengeluarkan aturan yang sama selama beberapa tahun terakhir terkait jam operasional usaha rekreasi dan jasa hiburan serta spa...

Pj Wako Tanjungpinang Safari Ramadhan di Masjid Al Munawwarah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ramadhan tahun ini dimanfaatkan Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, untuk berkeliling dari masjid ke masjid melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan....

Harkitnas 2018, Pj Wako Tanjunginang : Terus Jaga Persatuan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM bertindak sebagai pembina upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang,...

Diduga Swalayan Pinang Lestari Jual Mentega Planta yang Larang Diedar oleh BPOM

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Diduga Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang Jual Mentega Plantayang dilarang diedarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kasi pengawasan dan penindakan BPOM...

Bupati Bintan Himbau Pengusaha Hiburan Hormati Bulan Suci Ramadhan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bintan, mengeluarkan Surat Edaran No. 460/Kesra/2018 tentang Himbauan Penertiban Dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan 1439 H kepada...

Di Kepri, BPJS-TK Baru Cover 38 Persen Total Pekerja

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Hingga saat ini masih banyak pekerja formal atau pun informal yang belum menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (dulu...

NU: Anies Urus Pemerintahan DKI Saja, Tarawih Bisa Jalan Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Rencana Pemprov DKI Jakarta menggelar salat tarawih berjemaah di Monas batal. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memindahkan lokasi tarawih ke Masjid...

Viral Sobekan Alquran di Jaksel, PBNU: Itu Adu Domba, Jangan Emosi

Metrobatam, Jakarta - Video potongan kertas yang disebut lembaran Alquran tersobek-sobek dan berserakan di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Wasekjen PBNU...

Jokowi Tegaskan Perpres TKA untuk Perketat Perizinan Pekerja Asing di Indonesia

Metrobatam, Padang - Selepas memberikan sambutan penyerahan sertifikat hak atas tanah wakaf di Padang, Sumatra Barat, warga undangan yang sebagian besar terdiri atas pengurus...

PKS Bantah Tuduhan Dukung Terorisme: Bunuh Semut Saja Tak Boleh

Metrobatam, Jakarta - Faizal Assegaf melaporkan sejumlah elite PKS karena dituduh mendukung radikalisme dan terorisme di Indonesia. PKS pun menepis tudingan tersebut. "Ya nggak, atuh...
BAGIKAN