Tertangkap Basah Terima Suap, Irman Gusman Terus Berkelit Lawan KPK

366
SIDANG BERSAMA DPD-DPR

Metrobatam, Jakarta – Meski tertangkap basah sedang menerima suap, tetapi mantan Ketua DPD Irman Gusman berkelit dengan menggugat KPK. Menurutnya operasi tangkap tangan (OTT) KPK itu dinilai tidak sesuai prosedur.

Dalam pembacaan gugatannya, kuasa hukum Irman Gusman membeberkan pengajuan praperadilan ini atas penetapan pemohon atau Irman Gusman sebagai tersangka tindak pidana korupsi yang dikeluarkan KPK pada tanggal 17 September 2016 yang tidak berdasar hukum.

Kuasa hukum Irman Gusman membeberkan tujuan gugatan praperadilan ini untuk menguji sah atau tidaknya penangkapan, penetapan tersangka dan penahanan terhadap Irman Gusman oleh KPK.

“Menyatakan penetapan tersangka adalah tidak sah, tidak sah segala keputusan dan penetapan yang berkaitan penetapan tersangka kepada pemohon, menyatakan penyidikan dan cara-cara yang dilakukan termohon diduga melanggar prosedur hukum dan tidak memiliki kekuatan hukum,” kata kuasa hukum Irman Gusman, Fahmi di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (25/10).

Fahmi mengatakan bahwa surat perintah penangkapan yang ditunjukkan penyidik KPK saat melakukan OTT tidak tepat dan tidak berdasar hukum.

“Menyatakan menurut hukum penetapan pemohon sebagai tersangka adalah tidak sah dan tidak berdasarkan hukum dan menurut perkara aquo tidak memiliki kekuatan hukum mengikat,” lanjut kuasa hukum lainnya, Maqdir Ismail.

Maqdir menyebutkan bahwa penetapan tersangka pada Irman Gusman tersebut berakibat hilangnya hak dan dilanggarnya hak asasi manusia dengan prosedur hukum yang salah dan menyimpang.

Setelah pembacaan tuntutan, pihak kuasa hukum Irman membacakan beberapa fakta kronologi saat terjadi OTT. Kuasa hukum Irman mengatakan bahwa banyak kejanggalan sewaktu penyidik KPK menangkap Irman.

“Pada mulanya pemohon menolak untuk dibawa ke kantor KPk tapi pihak termohon mengancam akan memborgol apabila pemohon tidak menurut ikut ke KPK, padahal apabila dijelaskan dengan santun pemohon akan tetap ikut karena pemohon ingin kooperatif,” kata Maqdir.

Dia juga menambahkan bahwa KPK melakukan interogasi terhadap Irman tanpa didampingi kuasa hukum yang tidak sesuai prosedur hukum.

Selain itu, tim kuasa hukum Irman menyimpulkan bahwa OTT yang dilakukan oleh KPK adalah jebakan.

“Itu (penangkapan) adalah jebakan yang sudah direncanakan sebelumnya,” kata Maqdir.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN