Tiga Tewas Akibat Laka Lantas di Tanjungpinang. Ini Penyebabnya

1373

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Dalam satu bulan terakhir terjadi tiga kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal terjadi di wilayah tugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang, yaitu lakalantas di jalan Ir. Sutami, Jalan Merdeka dan Jalan Dompak. Dari  kejadian tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Satlantas Polres Tanjung Pinang menyimpulkan bahwa dua kasus disebabkan karena pengendara dalam keadaan mabuk terpengaruh minuman alkohol dan satu kejadian karena pengendara melaju dalam keadaan kencang.

Kecelakaan lalu lintas pertama terjadi di Jalan Raya Jalan Ir. Sutami, tepat didepan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Suka Berenang, terjadi Minggu, (24/4), sekitar jam 03.30 malam. Dalam kejadian  mengakibatkan  satu orang korban jiwa dan satu orang luka-luka, dan satu meninggal dunia.

Kejadian bermula pada pelaku yang bernama Kamarudin bin Arbain  yang dipengaruhi minuman keras jenis arak putih membonceng korban yang bernama M.Topan. Sepeda motor merk Satria FU, BP 6735 WC dari arah Jalan Engku Putri menuju Jalan Ir.Sutami melaju kencang, namun sesampainya ditikungan di depan PLTD Suka Berenang kendaraan yang dikemudikan tidak terkendali sehingga menabrak trotoar.

Akibatnya, Kamarudin dan M.Topan dilarikan Ke RSAL Midiyato.S, namun M.Topan dinyatakan tewas karena pendarahan dibagian kepala. Sedangkan Kamarudin dijerat Pasal 310 ayat 4 UU RI No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas, dipidana paling lama enam tahun penjara.

“Korban laka di Ir.Sutami tewas setelah di larikan ke RSAL. Mereka dalam keadaan mabuk saat mengendarai motornya, hingga menabrak trotoar,”ungkap AKP Sulam dalam press realis, Kamis(12/5).

Selanjutnya kejadian Laka yang terjadi di Jl. Merdeka. Kejadian bermula ketika seorang pejalan kaki bernama Lahano ditabrak oleh Pirwanto Septiadi bin Abdullah, Jumat (6/5) sekitar jam 05.15 dini hari.

Kejadian bermula ketika Pirwanto yang mengendarai motor merk Yamaha Ccorpio BP 4019 QW melaju dari arah Tepi Laut menuju Pasar. Ketika melewati Bank Panin Jl. Merdeka, Piwanto menabrak Lahano, pejalan kaki. Korban langsung dilarikan ke RSAL Midiyato.S, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Laka yang di Jalan Merdeka, tersangka kita pidanakan hukuman penjara paling lama 12 tahun,”kata perwira ini.

Selain itu, ada juga kecelakaan di Jalan Raya Dompak, Jumat, (10/5) sekitar jam 09.10 pagi. Korban bernama Sharani Binti H. Muhammad Kasim yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BP 6092 BG melaju kencang dan  berniat memotong sebuah truk Mitsubihi Colt BP 9142 TY.

Namun naas kendaraan melebar kearah berlawanan, sehingga beradu kambing dengan Mobil Toyota Avanza BP 1139 TI. Akibatnya korban  terpental mengenai bemper kanan Mitshubisi Colt , korban dinyatakan tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Kepri.

Dengan kejadian kecelakaan yang sering terjadi ini, Sulam berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi para pengendara sepeda motor supaya tidak sesukanya ketika mengendarai sepeda motor. (Budi Arifin).

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...