Tiru Gaya Ahok, Rudi Marah-marah di RSUD, Rupanya Dia yg Belum Tandatangani SK

10314
Wali Kota Batam, Rudi

Metrobatam.com, Batam – Ketika baru dilantik beberapa bulan lalu, Rudi mengungkapkan angan-angannya akan meniru gaya kepemimpinan Ahok di Jakarta, Emil di Bandung dan Risma dari Surabaya. Ternyata Rudi betul-betul mempraktekkan gaya Ahok dengan memarahi sejumlah pegawai Rumah Sakit Embung Fatimah, Batam.

“Panas, kenapa ini? Segera perbaiki. Saya tahunya pekan depan sudah dingin,” kata Wali Kota Muhammad Rudi marah-marah saat inspeksi mendadak di RSUD Embung Fatimah Batam, Kamis.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berang begitu mengetahui hampir seluruh bagian dalam Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah terasa panas, dan pendingin tidak bekerja maksimal.

Rudi menahan rasa marahnya mulai dari ruang tunggu pasien yang sudah terasa panas, kemudian ia berjalan ke lorong-lorong, memasuki beberapa ruang, dan tetap tidak terasa sejuk sesuai harapan.

“Saya tidak tahu bagaimana caranya, tambah AC-nya,” kata dia dengan nada tinggi.

Plt Dirut RSUD Embung Fatimah, Jeni Iryani yang baru saja diangkat menggantikan Andi Fadillah Malarangan paska ditetapkannya sebagai tersangka berjanji akan mengupayakan memperbaiki kondisi rumah sakit yang panas.

Ia mengatakan tidak memiliki wewenang dalam penggunaan anggaran RSUD, karena hanya menjabat Plt, mengingat Dirut RSUD sedang menjalani persoalan hukum di Jakarta.

Belum Keluar SK

Kepala bagian Umum Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) Zulkaf Hambali Skm yang mendapat teguran sangat keras dari Wali kota Batam Rudi.

“Selama ini saya banyak mendapat pengaduan dari masyarakat dan pegawai di rumah sakit ini, bahwa kondisi ruang perawatan sangat panas. Ini apa masalahnya, siapa yang bertanggungjawab untuk masalah ini. Kenapa hal itu bisa terjadi, masalahnya dimana,”tanyanya.

Sementara Zulkaf Hambali yang bertanggung jawab dengan hal tersebut hanya terdiam dan mengatakan dirinya takut untuk melaksanakan lelang karena SK-nya belum turun.

“Iya memang semua pendingin yang ada di ruang perawatan RSUD sudah lama tidak diservis jadi sudah tidak dingin lagi. Kami mau melaksanakan lelang, tetapi SK belum turun,” kata Hambali.

Hambali menjawab bahwa SK penunjukannya sudah berada di meja Wali Kota Batam tetapi belum ditanda tangani.

“Kenapa tidak ketemu saya? memang dananya berapa? kenapa bisa selambat ini, kan bisa dikerjakan dulu. Kamu takut ya, kalau kamu takut biar kita pindahkan entah kemana,”tegas Rudi.

Rudi menegaskan jika masih mendapat laporan dari warga dan pasien mengenai ruang perawatan yang panas semua akan mendapat akibatnya.

Salah seorang pasien yang berada dilokasi saat Rudi marah-marah menilai cara-cara memperlakukan Kabag Umum terlalu berlebihan, padahal dia sudah menjawab alasan kenapa dia tidak bisa melakukan pekerjaannya untuk memperbaiki AC yang kurang berfungsi.

“Tujuan Walikota itu baik, tapi penyampaiannya tidak membuat saya simpati dengan cara-cara seperti itu. Janganlah pegawai itu dimarah-marahi didepan umum. kan malu  juga dia itu. Apalagi kesalahan itu, nampaknya bukan pada dia, tapi malah pada si Rudi Walikota itu, yang belum menandatangani SK yang sudah dimejanya,” Afrizet yang jadi kesal melihat gaya walikota.  (mb/dbs/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tinjau GBK, Menteri Basuki: Ini Dibangun Pakai Pajak Kok Dirusak?

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rusak usai final Piala Presiden 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ketua DPR Minta Motif Penyerangan Pemuka Agama Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta polisi bergerak cepat mengusut tuntas kekerasan terhadap Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Paciran,...

Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Ditemukan Mengambang di Sungai

Metrobatam, Lumajang - Usai pesta miras bersama teman-temannya, Muhamad Saiful Rizal (19) ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum,...

Bos First Travel Jalani Sidang Perdana

Metrobatam, Jakarta - Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok. Ketiganya didakwa dalam kasus...

Tersebar Inisial Artis Lain Diduga Pengguna Narkoba, Ini Kata Polisi

Metrobatam, Jakarta - Siapa sangka, tiga artis diciduk dalam satu minggu kemarin karena narkoba. Setelah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya, tersebar inisial artis...

Pesawat Iran Jatuh, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat...

Gunung Sinabung Erupsi 5 Km, Warga Diminta Waspada

Metrobatam, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 5 kilometer. Warga diminta waspada dengan erupsi...

Mabes Polri Bahas Kepulangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Mabes Polri akan menggelar rapat membahas antisipasi kepulangan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Senin (19/2). Berdasarkan Surat Telegram...

Setelah Parpol Dapat Nomor Urut, Ini Tahapan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 14 parpol lolos dan mendapat nomor urut untuk Pemilu 2019. Bagaimana tahapan selanjutnya untuk Pemilu serentak? Sebelumnya, ada 14 parpol yang...

PKS Tetap Dukung Tersangka KPK Mustafa di Pilkada Lampung

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli, meskipun Mustafa telah berstatus tersangka dan...

Anies Dicegah ke Podium karena Namanya Tak Dicatat Panitia, Fahri Sewot

Metrobatam, Jakarta - Media sosial hari Minggu diramaikan dengan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicegah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang pemberian piala oleh...

Indonesia Segera Punya Pasar Ikan Modern di Muara Baru

Metrobatam, Jakarta - Indonesia akan memiliki pasar ikan modern. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan pembangunan Pasar Ikan Muara Baru...
BAGIKAN