TNI AD Juara Tembak AASAM, Pindad: Siap Hadirkan Senjata Terbaik

978

Metrobatam.com, Jakarta – Prajurit TNI AD kembali menjadi juara umum di Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM). PT Pindad yang senjatanya selalu digunakan oleh TNI AD dalam turnamen menembak tersebut mengaku siap menghadirkan senjata-senjata terbaiknya.

Keberhasilan kontingen TNI AD menjadi juara umum untuk kesembilan kalinya pada lomba Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) di Australia pada tanggal 3 Mei 2016 sampai dengan 20 Mei 2016 tidak lepas dari kontribusi PT Pindad sebagai suplier senjata dan amunisi bagi kontingen TNI AD.

Sejak awal berpartisipasi dalam perlombaan tersebut pada tahun 2008 dan selalu menjadi juara umum sejak keikutsertaan pertama, TNI AD selalu menggunakan senjata yang diproduksi oleh PT Pindad yaitu SS2-V4 dan pistol G2 Combat.

“Kemenangan untuk kesembilan kalinya ini juga membuktikan bahwa kualitas senjata buatan Pindad terbukti baik dan dapat bersaing dengan pabrikan senjata asing lain,” kata Direktur Utama PT Pindad, Silmy Karim seperti tertulis dalam siaran persnya, Senin (23/5).

Hasil membanggakan dengan 23 medali emas, 13 medali perak dan 9 medali perunggu yang diraih oleh kontingen TNI AD membuktikan bahwa kualitas penembak yang dimiliki tidak kalah dengan negara lain. Karenanya, lanjut Silmy, Pindad akan terus mendukung TNI AD dengan menghadirkan senjata-senjata terbaiknya.

Selain itu, Pindad juga memberikan apresiasi dengan memberikan uang sebesar Rp 500 juta kepada kontingen TNI AD yang berangkat ke Lomba AASAM 2016. Selain karena sudah mempertahankan gelar juara umum selama 9 tahun, juga karena telah memperkenalkan produk Pindad kepada negara lain yang ikut berkompetisi.

“Manajemen Pindad tidak hanya sekedar menyampaikan terima kasih kepada kontingen AASAM berupa tanda apresiasi sebesar Rp 500 juta. Selain telah menggunakan produk kami saat perlombaan, tim TNI AD juga secara langsung turut memperkuat promosi terkait brand awareness kepada negara lain,” ujar Silmy.

Dalam keterangan terpisah, Direktur Komersial PT Pindad Widjajanto mengungkapkan bahwa minat kepada senjata jenis SS2 khususnya SS2 V4 sangat tinggi setelah senjata tersebut digunakan selama keikutsertaan kontingen TNI AD pada AASAM dan selalu menjadi juara umum. Saat ini, menurut Widjajanto, negara-negara Timur Tengah menjadi peminat terbesar produk Pindad.

“Peminta terbesar adalah negara Timur Tengah. Karena Timur Tengah target bukan membeli tapi manuvaktur di Timur Tengah,” ungkap Widjajanto selepas acara penyambutan kontingen TNI AD di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/5).
Tidak ketinggalan, Pangdiv I Kostrad Mayjen TNI Sudirman tidak lupa mengucapkan rasa bangga kepada Pindad.

“Kita menggunakan produk Pindad karena bangga pada republik ini. Kita bangga dengan putra-putri Indonesia yang membuat senjata dan buktinya kita tidak terkalahkan,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...

Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Metrobatam, Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan peningkatan konsumsi ikan. Salah satu caranya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengajak...

5 Pemancing Terjebak di Pulau Kosong karena Ombak Tinggi, Makanan Dikirim Pakai Tali

Metrobatam, Mojokerto - Sebanyak lima pemancing dikabarkan terjebak di Pulau Celeng, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat (18/8). Hingga kini, upaya evakuasi kelima pemancing masih...

ICW Nilai Mayoritas Vonis Kasus Korupsi Ringan, Ini Kata Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis selama semester I 2017, mayoritas vonis kasus korupsi adalah ringan dengan rata-rata 0-4 tahun penjara. ICW...

Kemenag Bidik 4 Agen Umrah Bermasalah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) terus melacak sejumlah agensi umrah bermasalah di Tanah Air. Diperkirakan masih ada empat agensi umrah yang...

Polisi Sudah Periksa Habib Rizieq di Mekah

Metrobatam, Jakarta - Polisi ternyata diam-diam telah memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Pemeriksaan dilakukan di luar negeri. Kapolri Jenderal Tito...

Ketua MPR: Naskah Doa Tifatul Tak Ada Kata Agar Jokowi Gemuk

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Tubagus Hasanuddin menyatakan politisi PKS Tifatul Sembiring tidak sepantasnya mendoakan tubuh Presiden Joko Widodo bertambah gemuk saat membaca...

Golkar: Kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019 di Atas 65 Persen

Metrobatam, Jakarta - Golkar berkomitmen untuk konsisten mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Golkar optimistis Jokowi memenangi pilpres dengan perolehan suara di atas 65...