Metrobatam, Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah selesai mentranskrip percakapan di kokpit melalui cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. KNKT sudah mulai menganalisis percakapan di dalam kokpit untuk mengetahui penyebab kecelakaan nahas tersebut.

“Sudah (ditranskrip-red),” ujar Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo saat dihubungi detikcom lewat telepon, Selasa (29/1/2019).

Nurcahyo mengatakan butuh waktu sekitar satu minggu hingga KNKT bisa mentranskrip percakapan tersebut. Dia menyatakan tidak bisa mengungkap seperti apa isi percakapan tersebut. Saat ini KNKT sedang menganalisis percakapannya dengan mencocokkannya dengan flight data recorder (FDR).

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Foto: Lisye Sri Rahayu-detikcom

“Nah sekarang kita lagi gabungkan dengan FDR habis itu nanti kita analisa kira-kira apa hal-hal penting yang mengarah ke penyebabnya. Sekarang lagi proses analisa,” ujarnya.

“Nanti ada CVR, FDR kita gabung. Oh pas peristiwa ini ada pembicaraan apa. Terus pas peristiwa ini membicarakan apa. Itu yang sedang kita lakukan. Tapi nanti akan kita lihat lagi, kenapa kok alasannya orang melakukan ini. Itu yang nanti kita lihat juga. Kalau penggabungannya sudah selesai. Analisa itu kita melihat pas ada peristiwa ini di FDR ada pembicaraan apa. Nah nanti kita lihat pembicaraan ini maknanya apa. Kenapa menerka ngomong begitu,” sambung Nurcahyo.

Nurcahyo menyatakan belum mengetahui kapan analisis CVR dan FDR ini selesai dilakukan. Menurutnya semua tergantung kompleksitasnya. Pihaknya sudah membentuk tim analisis untuk mengetahui secara pasti apa penyebab jatuhnya posawat tersebut, apakah karena masalah teknis atau human error.

“Makanya kemarin ini lagi dibagi. Tim engineering mau malakukan apa. Tim pengoperasi mau melakukan apa, tim ATC melakukan apa. Human factor melakukan apa. Ini sedang dibagi tugas,” ucapnya.

CVR Lion Air ditemukan pada Senin (14/1) di perairan Karawang, Jawa Barat. Total rekaman CVR Lion Air PK-LQP ini mencapai 124 menit. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Sita 30 Kg Sabu, Polda Sumut Amankan 55 Kg

Metrobatam, Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan sabu seberat 30 kilogram dari Malaysia dengan modus pengiriman paket lampu downlight. Sementara, Polda Sumatera Utara menyita...

Jokowi soal Jalan 191.000 Km: Tak Percaya, Ukur Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan pembangunan jalan desa telah mencapai 191 ribu kilometer (km) terhitung hingga akhir tahun 2018. Pembangunan...

Pensiunan TNI AL Dibunuh saat Menagih Utang

Metrobatam, Tanjungpinang - Isak tangis mewarnai penyerahan jasad Arnold Tambunan (60), pensiunan TNI Angkatan Laut (AL) yang dibunuh saat menagih utang. Polres Tanjungpinang menyerahkan...

Fokus ke Ibu Ani, SBY Disebut Tak Tanggapi Debat Capres

Metrobatam, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan bahwa Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak bicara banyak mengenai debat...

Kawanan Gajah Masuki Pemukiman Warga Pekanbaru, Petugas Bunyikan Petasan

Metrobatam, Pekanbaru - Kawanan Gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus) kembali memasuki pemukiman di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau. Gajah-gajah tersebut memakan hasil pertanian milik warga. Kepala...

Terungkap! Sejarah Prabowo Kuasai Lahan 120 Ribu Hektare di Aceh

Metrobatam, Aceh - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Syahrial, mengatakan PT Tusam Hutani Lestari diambil alih Prabowo Subianto pada saat Indonesia dalam...

PSSI Akan Gelar KLB, Ini 5 Kandidat Ketum yang Ramai Dibicarakan

Metrobatam, Jakarta - PSSI akan mengadakan Kongres Luar Biasa yang nantinya berujung pada pemilihan ketua umum yang baru. Lalu, siapa saja calon PSSI-1 yang...

Diduga Cinta Segitiga, Siti Aniaya Tetangga hingga Babak Belur

Metrobatam, Kotawaringin - Nahas dialami Nila Wati (43), warga Jalan Trans Kotawaringin Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. Nila...

Kritik JK Soal MRT Jakarta: Kita Terlambat Bangun

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) terlambat. Mestinya, kata dia, moda transportasi itu dibangun pada dekade 1990-an. Hal...

4 Pembangkit PLN Pakai 100% Minyak Sawit Tahun Ini

Metrobatam, Jakarta - PT PLN (Persero) akan mengganti sumber energi untuk empat pembangkit listriknya dengan 100% minyak sawit (crude palm oil/CPO). Keempat pembangkit listrik...

10 Hoax Kesehatan yang Sering Beredar di Whatsapp dan Facebook

Metrobatam, Jakarta - Whatsapp dan Facebook sering jadi aplikasi yang digunakan orang-orang untuk bertukar informasi. Di dalamnya sering juga muncul hoax-hoax kesehatan. Bagaimana cara supaya...

Jokowi Tanggapi Pencalonan Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Metrobatam, Jakarta - Indonesia resmi mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, surat pengajuan tersebut sudah dikirimkan kepada Presiden...