Tukarkan Mata Uang Asing Palsu, 3 WN China Akhir Dibekuk Polisi

744
Metrobatam.com Batam – Tiga orang Warga Negara Asiang (WNA) asal China yang diduga sebagai pelaku penghipnotis pegawai money changer di Kota Batam akhirnya berhasil ditangkap polisi, saat sedang menjalankan aksinya, Minggu (5/7) siang, di sebuah money changer dalam BCS Mall, Penuin, Lubukbaja.
Penangkapan ketiga pelaku yang berlangsung cukup dramatis tersebut, disergap
oleh anggota Satuan Sabhara Polresta Barelang, yang tengah berjaga di money
changer tersebut. Hingga mengundang perhatian dari banyak orang dan memacetkan
ruas jalan di depan BCS Mall itu.
Kapolsek Lubuk Baja, AKP I Putu Bayu Pati mengatakan, ketiga pelaku penipuan dan
penghipnotisan terhadap pegawai money changer, telah diserahkannya ke Polresta
Barelang. Karena, hal itu menyangkut atas kejahatan warga negara asing (WNA),
yang terjadi di Kota Batam.
“Tiga tersangka kriminal penipuan dengan penukaran mata uang asing palsu sudah
kita serahkan ke pihak Satreskrim Polresta Barelang guna proses selanjutnya.
Sebab, penanganan kejahatan orang asing adalah kewenangan pihak Satreskrim yang
lebih tinggi,” ungkap AKP I Putu.
Informasi yang diperoleh, penangkapan ketiga pelaku kejahatan lintas negara itu,
ditangkap polisi saat sedang menukarkan mata uang asing, di sebuah money
changer. Adapun lembaran mata uang asing yang di tukar itu diantaranya, Dollar
Singapura, Yen Jepang, dan Uero Eropa.
“Berdasarkan pengakuan dari pelaku, ketiganya diketahui sudah kerap beraksi di
sejumlah money changer di Batam. Sehingga para korbanya menderita kerugian
materi mencapai Rp131 juta. Untuk identitas ketiga pelaku yang
berkewarganegaraan Tiongkok itu, silahkan ditanya Kasat saja ya…!, Sebab, itu
bukan kewenangan kami,” ujar Kapolsek.
Informasi di lapangan, awal kejadian seorang pegawai money changer merasa
dibohongi serta ditipu oleh kedua penghipnotis. Lalu si pegawai berteriak dan
minta tolong. Sontak, polisi yang sedang bertugas di mall tersebut menyergap ke
tiga tersangka. Namun, ketiga WN Tiongkok itu sempat menjadi sasaran amukan
massa, sebelum di giring ke Polsek.
“Untung cepat diamankan oleh polisi dengan dimasukan ke dalam mobil Daihatsu
Xenia Putih. Kalau tidak, ketiganya akan babak belur di hajar massa, yang
mengerumuni pelaku,” ungkap Andri, seorang saksi mata di kawasan BCS Mall.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Komisaris Polisi, Memo Ardian saat dihubungi
media, mengatakan, awal kejadian penghipnotis dari pegawai money changer itu
terjadi, Selasa (17/5) silam. Namun, baru tertangkap Minggu, kemaren di salah
satu money changer yang sama, di kawasan BCS Mall, Penuin.
“Kita masih dalami. Dua pelaku dari itu diketahui sebagai penghipnotis, satu
pelaku lainnya sebagai sopir. Berdasarkan pengakuan sementara ketiga tersangka,
mereka sudah beraksi di Batam sejak pertengahan bulan lalu. Merasa aman, mereka
itu mengulanginya kembali di tempat yang sama,” ujar Memo.
Sementara itu Ketua Dewan Asosiasi Money Changer (AMC) Batam, Amat Tantoso,
mengaku sangat resah dengan aksi kriminal tiga pelaku itu. Sehingga, sangat
merugikan kepada pelaku usaha penukaran mata asing di Kota Batam.
“Kasus sebelumnya, para pelaku itu sempat terekam CCTV. Kami, dari asosiasi
money changer juga sudah melaporkan ke kantor polisi. Kami sangat yakin, ketiganya itu adalah pelaku penipuan dan penghipnotisan yang selama ini dicari-cari keberadaannya,” ujar Amat Santoso.
Atas perbuatan pelaku, dapat dijerat dengan Pasal 245 Kitab Undang- undang Hukum
Pidana (KUHP), tentang Uang Palsu, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun
kurungan penjara. (MB/iwan).

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...

DPRD Bintan Sahkan Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012 dan Perda Nomor 7...

Metrobatam.com, Bintan - Untuk peningkatan pelayanan di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan mengesahkan perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012...

Bupati Bintan Apresiasi Kinerja Bank BPR Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2017 Bank BPR Bintan di Kantor BPPPD Bintan...

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...
BAGIKAN