Ungkap Pengendalian Narkoba dari Lapas Tanjung Gusta, 1 Kg Sabu Disita Polisi

167

Metrobatam, Medan – Petugas Satuan Reserse Narkona Polrestabes Medan menyita sebanyak 1 kilogram serbuk putih yang diduga sabu dari jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan.

Bersama barang bukti narkoba itu, ikut pula diamankan dua orang tersangka. Keduanya adalah AH (44) warga Jalan Ismailiyah, Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Area; dan MS (27) warga Asrama Kowilhan Jalan Sejati, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho, didampingi Kasat Narkoba, AKBP Ganda Saragih mengatakan, pengungkapan peredaran narkoba ini bermula dari informasi yang diterima polisi terkait adanya rencana transaksi narkoba di sekitar Jalan Amaliun, Kecamatan Medan Kota pada Selasa 7 Maret 2017.

Polisi yang menerima informasi itu lantas melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan seorang pemuda pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BK 4146 AED yang tengah melintas di sekitar lokasi yang dicurigai.

Polisi kemudian melakukan penyergapan dan menangkap tersangka AH bersama barang bukti 1 kilogram serbuk putih yang dibungkus di dalam kemasan teh rafinasi asal China.

“Saat kita tangkap, sabu itu dibungkus dalam plastik berwarna hitam dan digantung di bagian dashboard motor,”jelas Sandi, Kamis (9/3).

Setelah ditangkap, tersangka AH kemudian diinterogasi. Ia mengaku narkoba itu akan diserahkan kepada tersangka MS yang sudah menunggu di kamar kosnya.

“AH ini kurir. Dia diperintahkan MS mengambil narkoba itu dari sekitar jalan Tengku Amir Hamzah, Kota Medan. MS ini pemilik sabutersebut dan merupakan pemain lama yang pernah dihukum atas kasus yang sama. Dia (MS) memesan narkoba itu melalui sambungan telefon pada seseorang yang kita percaya berada di Lapas Tanjung Gusta,” jelas Sandi.

“Jadi baik MS maupun bandar sabu itu tidak saling bertemu. Mereka hanya menyepakati transaksi, kemudian mengirim kurir untuk mengambil barang-barang itu. Jadi selnya terputus. Mereka semakin rapi dalam operasionalnya. Meski begitu kita akan terus mengembangkan kasus ini hingga ke jaringan yang ada di Lapas,” tegasnya.

Sandi menyebutkan, atas perbuatan kedua tersangka, mereka akan dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya hukumannya di atas lima tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” tandas Sandi.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Antisipasi Gejala DBD, Bupati Bintan Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan Bersih

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, disaat...

Terkait Praperadilan Setnov, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawas MA Terhadap Hakim Cepi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) terhadap hakim Cepi Iskandar, yang menangani praperadilan Ketua...

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Haryani Kecewa

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum menuntut politikus Hanura Miryam S Haryani delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidier enam bulan kurungan. Miryam...

Kebakaran Hutan Landa 4 Kecamatan di Aceh Barat

Metrobatam, Aceh Barat - Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat, Aceh, terus menyebar. Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang mengalami kebakaran terparah,...

Setelah 20 Tahun, Penyelundupan Miras dari Malaysia dan Singapura ke Batam Akhirnya Terungkap

Metrobatam, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya mengatakan KWK, F, dan S telah menyelundupkan...

Pimpinan KPK Rembukan Nasib Aris Budiman dan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggodok hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK soal dugaan pelanggaran etik Direktur Penyidikan...

Berikan Arahan, Hari Ini Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati dan wali kota di...

Kisah Polisi Fiji yang Jabat Posisi Penting Berkat Pendidikan Kepolisian di Indonesia

Metrobatam, Bandung - Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak hanya sukses mencetak pimpinan lembaga kepolisian dalam negeri, namun juga berhasil...

AS Beri Lampu Hijau, Panglima TNI Tunggu Instruksi Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih belum memutuskan untuk kembali berangkat ke Amerika Serikat setelah insiden penolakan sesaat sebelum bertolak, Sabtu...

Ini Rapor Kualitas Transportasi RI di Tingkat Dunia, Memuaskan?

Metrobatam, Jakarta - Sustainable Mobility for All (SuM4All) sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiasi Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis publikasi 'Global...

Laporkan KPU ke Bawaslu, Rhoma Singgung Partainya Tommy dan PSI

Metrobatam, Jakarta - Ketum Partai Idaman Rhoma Irama melaporkan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gara-gara pendaftaran partainya sebagai peserta Pemilu 2019 ditolak. Rhoma...

Kagetkan Warga, 3 Tornado Waterspout Muncul di Kepulauan Seribu

Metrobatam, Jakarta - Kemunculan angin tornado waterspout mengagetkan warga Kepulauan Seribu. Hal ini dialami oleh warga Pulau Tidung, Hilmansyah, yang tengah menuju Pulau Kelapa. "Tadi...
BAGIKAN