Uni Emirat Arab Dituding jadi Dalang Kisruh Qatar

1144

Metrobatam, Jakarta – Pejabat intelijen Amerika Serikat menyebut Uni Emirat Arab merencanakan peretasan media sosial pemerintah Qatar dan kantor berita QNA sehingga memicu pengucilan Doha oleh sejumlah negara Arab.

Diberitakan The Washington Post sebagaimana dikutip Reuters, Senin (17/7), sumber tersebut mengatakan dirinya baru-baru ini menemukan informasi yang menunjukkan bahwa pejabat UEA itu mendiskusikan rencana peretasan itu pada 23 Mei lalu.

Rencana itu dibahas sehari sebelum pemerintah Qatar menyatakan bahwa QNA dibobol oleh peretas yang berupaya menyebarkan kutipan palsu, seolah dari pidato Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Peretas disebut secara sengaja mempublikasikan ucapan palsu Sheikh Tamim di saluran televisi QNA yang berisi pernyataan dukungan terhadap Iran–musuh bebuyutan Saudi–serta sejumlah organisasi terlarang seperti Hamas dan Hizbullah.

Hacker juga disebut memalsukan pernyataan Sheikh Tamim yang menyebut dirinya mendukung Israel dan menganggap Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak akan lama berkuasa. Meski pemerintah Qatar membantah, pernyataan itu menjadi berita besar di sejumlah media negara Teluk hingga memicu kecaman terhadap Doha.

Kurang dari sepekan, tepatnya pada 5 Juni lalu, Saudi, UEA, Bahrain, Mesir, Yaman, dan Libya, memutus segala bentuk hubungan diplomatik hingga kekonsuleran dengan Qatar. Meski begitu, Washington Post tidak melaporkan secara jelas apakah pemerintah UEA melakukan secara langsung peretasan itu atau meminta pihak ketiga untuk melakukannya.

Sementara itu, Duta Besar UEA untuk AS, Yousef al-Otaiba, membantah laporan tersebut, menganggap tuduhan terhadap pemerintahannya itu “salah”.

“Yang benar di sini adalah perilaku Qatar yang mendukung dan membiayai kelompok ekstremis dari Taliban hingga Hamas dan juga Qadafi. Negara itu juga mendukung serta menghasut kekerasan, dan mendorong radikalisasi sehingga merusak stabilitas keamanan negara tetangganya,” tutur Otaiba.

Kementerian Luar Negeri AS juga menolak mengomentari laporan tersebut. Di sisi lain, Qatar membantah segala tudingan Saudi cs.

Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani mengatakan negaranya hanya menjadi korban berita palsu yang dibuat media Saudi dan UEA.

Doha pun telah bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal AS (FBI) untuk menyelidiki dugaan peretasan yang menyerang kantor berita negaranya tersebut.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN