Usai Diperiksa, La Nyalla Dijebloskan ke Rutan Salemba

199

Metrobatam.com, Jakarta – Setelah diperiksa sekitar 2,5 jam oleh penyidik Kejati Jatim di Kejaksaan Agung, tersangka kasus korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti langsung dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejagung untuk ditahan.

Pantauan detikcom di Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5), La Nyalla ke luar sekitar pukul 22.40 WIB. Menggunakan batik cokelat dengan kawalan pihak kejaksaan, La Nyalla tak berkomentar dan langsung dimasukkan ke dalam mobil.

Sedianya La Nyalla akan dibawa dengan mobil tahanan yang sudah disiapkan di depan gedung bundar, namun karena alasan teknis La Nyalla dibawa menggunakan mobil Grand Livina berwarna hitam didampingi petugas kejaksaan. “Ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung,” ucap Aspidsus Jatim Made Suarnawan.

Gedung Rutan dimaksud masih berada di komplek kejaksaan Agung, namun gedung terpisah dari gedung bundar (Jampidsus) tempat La Nyalla diperiksa.

Sebelumnya, La Nyalla ditangkap oleh otoritas Singapura karena overstay, lalu diserahkan ke KBRI Indonesia untuk dideportasi. Setibanya di Kejaksaan Agung, La Nyalla dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Kejati Jawa Timur yang menangani kasus ini, dan selanjutnya ditahan di Rutan Salemba.

Otoritas Singapura berhasil menangkap tersangka kasus korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur La Nyalla, dan menyerahkannya ke KBRI di Singapura untuk dideportasi. La Nyalla saat ditangkap tak ditemani orang lain.
“Dia ditangkap sendiri,” ucap Asisten Atase Imigrasi KBRI Singapura Sandi Andaryadi di Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5).

Sandi tak mengetahui lokasi tepat La Nyalla ditangkap di Singapura, namun yang pasti pihak KBRI dihubungi sekitar pukul 10.30 waktu Singapura bahwa buronan kasus dana hibah Kadin itu baru saja ditangkap. Singapura lalu minta La Nyalla segera dideportasi.

“Sebelumnya kita ketahui ada permintaan surat permohonan pencabutan paspor atas La Nyalla, kita langsung tindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak berwenang di Singapura dan ini hasilnya,” ujarnya.

“Ini tindakan deportasi. Seperti yang kita tahu bahwa tindakan deportasi adalah pengusiran keluar wilayah suatu negara. Jadi melawan atau tidak melawan pasti akan dikembalikan ke Indonesia,” imbuhnya soal apakah ada perlawanan dari La Nyalla.

Sandi menegaskan bahwa penangkapan ini karena sinergitas kejaksaan, imigrasi dan KBRI yang bisa bergerak cepat membawa La Nyalla ke Indonesia untuk diproses hukum.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Pimpin Sertijab Danlanal Tanjung Balai Karimun

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin langsung jalannya Upacara Serah...

Kapolsek Sekupang Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Kawasan Sei Ladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Hari Rabu, (25 /04/ 2018), kiraan pukul 15.30 WIB telah terjadi kebakaran hutan lindung di wilayah Sei Ladi, Batam. Kapolsek Sekupang Kompol...

Kedatangan Danlantamal IV dan Ketua Korcab IV DJAB di Karimun, Disambut dengan Tari Persembahan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kedatangan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., bersama Ketua Korcab IV...

KPK Geledah Rumah Tim Sukses saat Zumi Zola Kampanye Gubernur Jambi

Metrobatam, Jambi - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan uang gratifikasi dari Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Kali ini,...

Liga Champions: Liverpool Libas Roma 5-2

Liverpool - Liverpool meraih kemenangan besar di leg pertama semifinal Liga Champions. The Reds mengalahkan AS Roma di kandang sendiri dengan skor 5-2. Menjamu Roma...

KPK Bidik Pihak Lain di Pusaran Korupsi E-KTP Pasca-Vonis Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan membidik pihak lain yang terlibat dalam pusaran korupsi pengadaan e-KTP setelah dijatuhkannya vonis terhadap mantan...

Divonis 15 Tahun, Setya Novanto Syok

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov mengaku kaget dengan vonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan...

Bertemu dengan Jokowi, PA 212: Pertemuan Berlangsung di Istana Bogor

Metrobatam, Jakarta - Foto pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212 jadi sorotan. Ketua Umum DPP PA 212 Slamet Maarif mengatakan pertemuan...

Lembaga-Lembaga PBB Puji Indonesia Jalankan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Metrobatam, Jakarta - Lembaga-lembaga di bawah naungan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memuji komitmen Indonesia dalam menjalankan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Hal...

Gara-gara Pencurian Listrik, PLN Hilang Pendapatan Rp 10 T

Metrobatam, Jakarta - PT PLN (Persero) mengaku kehilangan potensi pendapatan Rp 10 triliun gara-gara pencurian listrik. Pencurian listrik ini dilakukan industri hingga perumahan. "Karena tahu...

Polisi Sita 142,8 kg Ganja Jaringan Aceh-Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap enam orang yang masuk dalam jaringan narkotika Aceh - Jakarta. Dari penangkapan tersebut didapati...

Gubernur Aceh Dipolisikan Anggota DPR Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Metrobatam, Banda Aceh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Abdullah Saleh melaporkan akun Facebook milik Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf ke polisi. Laporan itu...
BAGIKAN