Usai Diperiksa, La Nyalla Dijebloskan ke Rutan Salemba

197

Metrobatam.com, Jakarta – Setelah diperiksa sekitar 2,5 jam oleh penyidik Kejati Jatim di Kejaksaan Agung, tersangka kasus korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur La Nyalla Mattalitti langsung dibawa ke Rutan Salemba Cabang Kejagung untuk ditahan.

Pantauan detikcom di Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5), La Nyalla ke luar sekitar pukul 22.40 WIB. Menggunakan batik cokelat dengan kawalan pihak kejaksaan, La Nyalla tak berkomentar dan langsung dimasukkan ke dalam mobil.

Sedianya La Nyalla akan dibawa dengan mobil tahanan yang sudah disiapkan di depan gedung bundar, namun karena alasan teknis La Nyalla dibawa menggunakan mobil Grand Livina berwarna hitam didampingi petugas kejaksaan. “Ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung,” ucap Aspidsus Jatim Made Suarnawan.

Gedung Rutan dimaksud masih berada di komplek kejaksaan Agung, namun gedung terpisah dari gedung bundar (Jampidsus) tempat La Nyalla diperiksa.

Sebelumnya, La Nyalla ditangkap oleh otoritas Singapura karena overstay, lalu diserahkan ke KBRI Indonesia untuk dideportasi. Setibanya di Kejaksaan Agung, La Nyalla dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Kejati Jawa Timur yang menangani kasus ini, dan selanjutnya ditahan di Rutan Salemba.

Otoritas Singapura berhasil menangkap tersangka kasus korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur La Nyalla, dan menyerahkannya ke KBRI di Singapura untuk dideportasi. La Nyalla saat ditangkap tak ditemani orang lain.
“Dia ditangkap sendiri,” ucap Asisten Atase Imigrasi KBRI Singapura Sandi Andaryadi di Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5).

Sandi tak mengetahui lokasi tepat La Nyalla ditangkap di Singapura, namun yang pasti pihak KBRI dihubungi sekitar pukul 10.30 waktu Singapura bahwa buronan kasus dana hibah Kadin itu baru saja ditangkap. Singapura lalu minta La Nyalla segera dideportasi.

“Sebelumnya kita ketahui ada permintaan surat permohonan pencabutan paspor atas La Nyalla, kita langsung tindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak berwenang di Singapura dan ini hasilnya,” ujarnya.

“Ini tindakan deportasi. Seperti yang kita tahu bahwa tindakan deportasi adalah pengusiran keluar wilayah suatu negara. Jadi melawan atau tidak melawan pasti akan dikembalikan ke Indonesia,” imbuhnya soal apakah ada perlawanan dari La Nyalla.

Sandi menegaskan bahwa penangkapan ini karena sinergitas kejaksaan, imigrasi dan KBRI yang bisa bergerak cepat membawa La Nyalla ke Indonesia untuk diproses hukum.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN