Virus Tilapia Hanya Serang Ikan Nila dan Mujair

1003

Metrobatam, Jakarta – Badan Karantina dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan penyakit Tilapia Virus Lake (TiLV) tidak menular kepada ikan selain nila dan mujair.

Bahkan, menurut, BKIPM Heri Yuwono, TiLV tidak akan menular kepada ikan lain jika hidup dalam satu tempat tinggal secara bersamaan. Dia mengatakan hal tersebut merujuk dari hasil uji kompetensi yang dilakukan pakar dari berbagai negara.

“Selama ini, uji kompetensi yang sudah dilakukan para pakar di luar negeri, dengan jenis lain itu tidak menular,” imbuh Heri kepada CNNIndonesia.com di kantor KKP, Jakarta, Selasa (4/7).

Heri lalu menjelaskan, uji kompetensi yang telah dilakukan yakni dengan menempatkan ikan nila yang terkena penyakit TiLV dengan ikan jenis lain dalam kolam yang sama. Akan tetapi, hasil membuktikan, ikan jenis lain sama sekali tidak terkena gejala-gejala penyakit TiLV. “Ikan sehatnya terbukti tidak ikut tertular,” tutur Heri.

Meski sejauh ini riset menunjukan hasil demikian, Heri mengaku pihaknya akan terus mengikuti perkembangan riset yang dilakukan di luar negeri. Bilamana ada hasil baru dan bertentangan dengan hasil riset sebelumnya, Heri mengaku akan lekas menindaklanjuti. Khususnya terkait pengidentifikasian penyakit TiLV di dalam negeri dan bekerja sama dengan Direktorat Perikanan dan Budidaya.

Sebelumnya, BKIPM mengaku akan melakukan survei aktif dan pasif dalam rangka mengantisipasi persebaran TiLV jika ditemukan di suatu daerah.

BKIPM melakukan Survei aktif dengan cara turun ke lapangan jika ada kasus kematian massal ikan nila dan mujair. Perihal survei pasif, BKiPM akan melakukan riset data yang dimiliki dinas perikanan setempat serta Ditjen Perikanan dan Budidaya.

Upaya yang akan dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut dari KKP yang secara resmi mengimbau kepada pembudidaya ikan nila dan mujair agar meningkatkan kewaspadaan terkait penyakit TiLV.

Imbauan itu dikeluarkan setelah TiLV ditemukan di peternakan ikan nila di Thailand belakangan ini setelah ditemukan di Israel, Mesir, Ekuador, dan Kolombia.

“KKP terus memonitor dan mencermati perkembangan penyebaran penyakit Tilapia Lake Virus yang sudah mulai mendekat ke Indonesia. Berbagai langkah pencegahan telah dilakukan pemerintah,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Slamet Soebjakto, di Jakarta, Senin (3/7) seperti dilansir dari Antara.

Slamet juga mengaku bakal memperketat Proses impor induk, calon induk maupun benih ikan yang rentan terkena penyakit tersebut dari luar negeri khususnya dari negara-negara yang sudah terjangkit penyakit TiLV. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN