Virus Tilapia Hanya Serang Ikan Nila dan Mujair

Metrobatam, Jakarta – Badan Karantina dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan penyakit Tilapia Virus Lake (TiLV) tidak menular kepada ikan selain nila dan mujair.

Bahkan, menurut, BKIPM Heri Yuwono, TiLV tidak akan menular kepada ikan lain jika hidup dalam satu tempat tinggal secara bersamaan. Dia mengatakan hal tersebut merujuk dari hasil uji kompetensi yang dilakukan pakar dari berbagai negara.

“Selama ini, uji kompetensi yang sudah dilakukan para pakar di luar negeri, dengan jenis lain itu tidak menular,” imbuh Heri kepada CNNIndonesia.com di kantor KKP, Jakarta, Selasa (4/7).

Heri lalu menjelaskan, uji kompetensi yang telah dilakukan yakni dengan menempatkan ikan nila yang terkena penyakit TiLV dengan ikan jenis lain dalam kolam yang sama. Akan tetapi, hasil membuktikan, ikan jenis lain sama sekali tidak terkena gejala-gejala penyakit TiLV. “Ikan sehatnya terbukti tidak ikut tertular,” tutur Heri.

Meski sejauh ini riset menunjukan hasil demikian, Heri mengaku pihaknya akan terus mengikuti perkembangan riset yang dilakukan di luar negeri. Bilamana ada hasil baru dan bertentangan dengan hasil riset sebelumnya, Heri mengaku akan lekas menindaklanjuti. Khususnya terkait pengidentifikasian penyakit TiLV di dalam negeri dan bekerja sama dengan Direktorat Perikanan dan Budidaya.

Sebelumnya, BKIPM mengaku akan melakukan survei aktif dan pasif dalam rangka mengantisipasi persebaran TiLV jika ditemukan di suatu daerah.

BKIPM melakukan Survei aktif dengan cara turun ke lapangan jika ada kasus kematian massal ikan nila dan mujair. Perihal survei pasif, BKiPM akan melakukan riset data yang dimiliki dinas perikanan setempat serta Ditjen Perikanan dan Budidaya.

Upaya yang akan dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut dari KKP yang secara resmi mengimbau kepada pembudidaya ikan nila dan mujair agar meningkatkan kewaspadaan terkait penyakit TiLV.

Imbauan itu dikeluarkan setelah TiLV ditemukan di peternakan ikan nila di Thailand belakangan ini setelah ditemukan di Israel, Mesir, Ekuador, dan Kolombia.

“KKP terus memonitor dan mencermati perkembangan penyebaran penyakit Tilapia Lake Virus yang sudah mulai mendekat ke Indonesia. Berbagai langkah pencegahan telah dilakukan pemerintah,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Slamet Soebjakto, di Jakarta, Senin (3/7) seperti dilansir dari Antara.

Slamet juga mengaku bakal memperketat Proses impor induk, calon induk maupun benih ikan yang rentan terkena penyakit tersebut dari luar negeri khususnya dari negara-negara yang sudah terjangkit penyakit TiLV. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bangun Tol di Lampung dan Sumsel, Bank Mandiri Kucurkan Rp 2,041 T

Metrobatam, Jakarta - Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada percepatan pembangunan proyek infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan memangkas biaya pergerakan barang dan jasa. Salah satu...

Kontroversi Prabowo Teriak Pemerintah Ugal-ugalan

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut pemerintahan Kabinet Kerja ugal-ugalan dalam mengelola negara. Kabinet Kerja...

Polisi Tegaskan Peluru Nyasar di DPR Bukan Dilepaskan Sniper

Metrobatam, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menegaskan peluru yang menyasar ke ruang kerja dua anggota DPR...

Demokrat Bela Andi Arief soal Cuitan ke Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat membela kadernya yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Andi Arief terkait kicauannya di Twitter beberapa waktu lalu. Dalam kicaunya Andi...

Surabaya Punya Sesar Aktif, Risma Siapkan Antisipasi Gempa

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini buka suara menanggapi adanya dua sesar aktif di yang berada di Kota Surabaya. Risma mengaku dirinya...

Anies Bongkar 4 Poin Perda Tibum untuk Legalkan Becak di Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Salah satu janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah kembali membolehkan becak beroperasi di kawasan tertentu. Buat memuluskan niatnya, dia mengajukan...

Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Djarot: Maklum Belum Ada Pengalaman

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan mimpi Indonesia jaya luntur akibat negara dikelola secara ugal-ugalan. Anggota Tim Kampanye Daerah Joko...

Tahun 2019, Kepala Daerah yang Tidak Menaikkan UMP Bakal Dipecat

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar 8,03%. Peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari pertumbuhan...

Timses Jokowi Pilih Kampanye Kreatif Ketimbang Negatif

Metrobatam, Jakarta - Direktur Informasi dan Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto menyatakan tim sukses (Timses) Joko Widodo-Ma'ruf Amin enggan mengikuti...

Karena Miskin, Satu Keluarga di Pelalawan Riau Tinggal di Hutan

Metrobatam, Pekanbaru - Satu keluarga dikabarkan tinggal di sebuah hutan di Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka terpaksa tinggal di...

Prabowo Tuding Pemerintahan Jokowi Ugal-ugalan Kelola Negara

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa mimpi mengembalikan kejayaan Indonesia di masa silam menjadi luntur karena negara dikelola...

JK: Kampanye Negatif Kadang Tak Bisa Dihindari

Metrobatam, Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mempersilakan kader-kadernya melakukan kampanye negatif. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), kampanye negatif memang kadang-kadang tak bisa...
SHARE