Wacana Pemakzulan Trump Mulai Merambah ke Partainya Sendiri

1715

Metrobatam, Jakarta – Wacana pemakzulan Donald Trump kini mulai muncul di tubuh partainya sendiri, Republik. Keraguan terhadap kepemimpinan Sang Presiden timbul menyusul laporan yang menyebutnya sempat meminta eks Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) menghentikan penyelidikan soal hubungan mantan penasihat keamanan presiden dengan Rusia.

Anggota Kongres dari Partai Republik, Justin Amash, mengatakan pemakzulan layak dilakukan jika Trump benar-benar kedapatan menekan eks Direktur James Comey untuk menghentikan penyelidikan terkait komunikasi antara Michael Flynn dan Duta Besar Rusia untuk AS itu.

Senada dengan Amash, Carlos Curbelo, Perwakilan Partai Republik, menganggap Trump layak digulingkan jika benar-benar terbukti ingin menghalangi penegakan hukum. Dia membandingkan hal ini dengan upaya menghalangi proses peradilan yang berujung pada pemakzulan Presiden Bill Clinton dan Richard Nixon–yang lebih dulu mengundurkan diri.

“Tindakan menghalangi proses hukum dalam kasus Nixon dan Clinton di akhir 1990-an telah dianggap sebagai pelanggaran yang layak pemakzulan,” kata Curbelo, Jumat (19/5).

Curbelo dan Amash memang kerap mengkritik kebijakan dan tindakan Trump selama menjabat di Gedung Putih. Kedua anggota Kongres tersebut bahkan tidak memilih kandidat partainya itu pada pemilu November lalu.

Diberitakan The Independent, fakta bahwa politikus Republik mulai mempertimbangkan pemakzulan Trump dianggap menunjukkan besarnya pengaruh skandal yang menimpa orang nomor satu di Amerika itu terhadap perpolitikan Gedung Putih yang dinilai kian kacau.

Wacana ini sebenarnya sudah muncul sejak beberapa waktu lalu. Namun, Al Green, perwakilan Partai Demokrat dari Texas, menjadi anggota Kongres pertama yang secara resmi mengajukan tuntutan pemakzulan Trump di rapat Dewan Perwakilan, Rabu (17/5).

“Ini soal posisi saya. Ini soal kepercayaan saya. Ini soal sikap saya. Saya akan bergeming. Presiden harus dimakzulkan,” kata Green dalam rapat.

Dugaan ikut campur Trump dalam penyelidikan FBI mencuat setelah ia memecat Comey, Selasa (9/5), karena dianggap tidak bisa memimpin badan investigasi tiu secara efektif. Trump dilaporkan mengambil keputusan ini setelah mempertimbangkan rekomendasi dari Jaksa Agung Jeff Sessions.

Berdasarkan laporan New York Times, Comey sempat menulis memo berisikan pengakuan bahwa, “Presiden Trump mengatakan kepada saya, ‘Saya harap Anda dapat melihat jalan secara jelas untuk melepaskan [kasus] ini, membiarkan Flynn pergi’,”

Keberadaan memo yang diyakini ditulis sendiri oleh Comey itu dianggap menunjukkan niat Trump untuk mempengaruhi penyelidikan hukum terhadap rekan-rekannya dan Rusia. Sebab, sejumlah penyelidikan besar juga sedang berjalan untuk mengusut kebenaran kemungkinan kolusi antara Rusia dan tim kampanye Trump seiring dengan berlangsungnya penyelidikan Flynn.

Selain berkomunikasi dengan Dubes Rusia untuk AS Sergei Kislyak, Flynn juga dilaporkan mendapat bayaran sebesar US$68 ribu dari sejumlah perusahaan Rusia pada 2015 lalu.

Flynn mundur dari kabinet Trump pada Januari lalu setelah kedapatan berbohong kepada Wakil Presiden Mike Pence mengenai pertemuan dan percakapannya dengan Kislyak. Sejumlah media melaporkan, memo Comey itu ditulis setelah dirinya bertemu dengan Trump yang berlangsung sehari setelah pengunduran diri Flynn.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...

Sidang Perdana Setnov Dimuali, Ketua KPK Ingin Praperadilan Gugur Otomatis

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap sidang perdana perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto digelar...

Presiden: Birokrasi Tidak Boleh Lagi Bikin Susah Dunia Usaha

Metrobatam, Jakarta - Indonesia mendapat peringkat layak investasi dari 3 lembaga rating yaitu Fitch Rating, Moody's, Standard and Poor's. Mengacu pada capaian itu, Presiden...

Densus 88 Tangkap Puluhan Terduga Teroris Jelang Natal & 2018

Metrobatam, Jakarta - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan serangkaian penangkapan terduga teroris pada pekan lalu. Puluhan terduga teroris terjaring dalam operasi penangkapan...
BAGIKAN