Even bernuansa seragam sekolah yang bertemakan "Back to school party"

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dinilai lembek dan bertele – tele dalam penyelesaian kasus Basecamp Cafe yang sebelumnya telah mencoreng dunia pendidikan yang menyajikan even bernuansa seragam sekolah yang bertemakan “Back to school party” beberapa hari lalu.

Hal tersebut disampaikan Baharudin Rahman, SE, MM selaku koordinator Solidaritas Arogansi dan Miras yang merupakan gabungan dari DPD AMTI Kepri, BEM Stisipol dan LSM RAMI.

Dalam tuntutannya Baharuddin mendesak Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam hal ini Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) kota Tanjungpinang untuk segera mungkin menyelesaikan proses penyidikan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan Basecamp Cafe & Bar.

“Hal ini penting agar adanya kejelasan terkait rekomendasi sangsi yang akan di berikan kepada manajemen Basecamp Cafe & Bar, sehingga persoalan ini tidak menimbulkan Multi persepsi di tengah – tengah masyarakat dan semakin berlarut larut tanpa adanya kejelasan,” tegas Baharudin, Selasa (11/10).

Baharudin meminta, kepada PPNS kota Tanjungpinang untuk Transparan terhadap hasil penyidikan terkait izin yang dimiliki oleh Basecamp Cafe & Bar tersebut.

Menurutnya, hal ini juga penting karena beragamnya opini opini yang berkembang terkait perizinan tersebut.

“Selain itu, kami juga meminta kepada Polres Tanjungpinang untuk terus memproses laporan dugaan pencemaran nama baik dunia pendidikan yang diduga dilakukan oleh Manajemen Basecamp Cafe & Bar yang beberapa waktu yang lalu dilaporkan oleh PGRI kota Tanjungpinang,” sebutnya.

Sementara itu, Zulbinarto selaku wakil koordinator Solidaritas Anti Arogansi & Miras juga meminta kepada PGRI kota Tanjungpinang agar Proaktif memantau laporan yang sudah disampaikan kepada Polres Tanjungpinang sehingga proses hukum atas dugaan pencemaran nama baik dunia pendidikan tersebut dapat terus berlanjut sampai adanya kepastian hukum atas persoalan ini.

Baharuddin sangat menyayangkan sikap dari Owner Basecamp Cafe & Bar tidak juga kunjung mengindahkan permintaan dari Walikota Tanjungpinang untuk meminta maaf secara langsung kepada elemen masyarakat dan mahasiswa.

“Kami sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini Owner Basecamp Cafe, permintaan maaf tersebut hanya dilakukan kebeberapa Media Cetak dan Media Online dan hal ini kami anggap merupakan permintaan maaf yang setengah hati, karena tidak ada melibatkan semua lapisan masyarakat,” kesalnya.

Akan Hal ini Baharuddin mengancam akan kembali mengerahkan masa untuk menutup Basecame Cafe jika 3X24 jam terhitung sejak pernyataan sikap ini tidak juga ada kejelasan dari hasil penyidikan oleh PPNS kota Tanjungpinang. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kapolda Kepri Tinjau Langsung Pengamanan Penghitungan Surat Suara di PPK

Metrobatam.com, Batam - Kapolda Kepri mengunjungi lokasi penghitungan suara di PPK Batam Kota, PPK Sagulung dan PPK Sekupang dalam rangka meninjau langsung pengamanan penghitungan...

40 WNA Asal Tiongkok dan Taiwan Sindikat Penipuan Ditangkap di Semarang

Metrobatam.com, Semarang - Sebanyak 40 warga negara asing asal Tiongkok dan Taiwan yang merupakan anggota sindikat penipuan internasional ditangkap petugas keimigrasian di sebuah rumah...

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...