Merasa Lahan Diserobot dan Diintimidasi, Warga Dompak Mengadu Gubernur

593

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Masyarakat Pulau Dompak merasa diintimidasi oleh kehadiran oknum-oknum berpakaian seragam loreng TNI yang berjaga di lokasi tanah bersengketa yang diklaim oleh PT Terkira Pratiwi Development (TPD) sebagai milik mereka. Mereka menyesalkan ulah oknum TNI itu membekingi pihak perusahaan untuk merebut tanah itu dari masyarakat Dompak.

Lantaran kasus sengketa lahan ini tak kunjung selesai, akhirnya ratusan warga Dompak mendatangi kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau untuk mengadukan kasus pencaplokan tanah rakyat Dompak yang dilakukan oleh perusahaan dan diduga dibekingi oleh oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam orasinya mereka meminta agar tanah mereka yang dicaplok tersebut untuk segera di kembalikan. “Kami menilai TNI bekerja sama dengan pihak perusahaan untuk merebut tanah masyarakat Dompak,” ungkap seorang masyarakat Dompak saat berorasi di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Senin (23/5)

Salah seorang pendemo, Hutahean mengatakan status lahan yang dikuasainya tidak bisa ditingkatkan dari alas hak menjadi sertifikat lantaran Badan Pertanahan Nasional menolaknya.

“BPN minta peningkatan status menjadi sertifikat harus mendapat izin dari PT TPD. Ini kan aneh,” katanya.

Hutahean memiliki surat tebas di atas lahan yang dikuasainya seluas setengah hektare. Surat tebas itu terbit pada 1980-an. “Kalau alas hak diterbitkan tahun 2014,” ujarnya.

Atas hal ini, warga yang sudah sekian lama menempati tanah tersebut mengatakan bahwa lahan yang mereka tempati adalah lahan tidur. Untuk itu, mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan surat sertifikat HGB tersebut

Lurah Dompak, Prihatmy Eko Diantoro yang berada di lokasi aksi unjuk rasa mengatakan sebelum aksi sudah menerima laporan dari warga tersebut. “Kami masih menelaah laporan warga tersebut,” katanya.

Berdasarkan laporan warga, PT TPD mendapat izin HGB sejak 21 tahun yang lalu. Lahan yang dikuasai seluas 1.309,16 hektare. Lahan tersebut tidak digarap sehingga menjadi lahan tidur.

Namun saat ditanya apakah lahan tersebut dikuasai warga setelah PT TPD menguasainya atau sebaliknya, dia menolak  mengomentarinya, lantaran masih dibahas pemerintah. “Saya akan komentar setelah proses penelaahan,” katanya. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Metrobatam, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...

Bahas Perppu Ormas Bersama DPR, Mendagri: Ini Soal Kedaulatan Negara

Metrobatam, Jakarta - Komisi II DPR menggelar rapat lanjutan membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Agenda rapat kali...

Sipol Dianggap Bermasalah, KPU: Kita Rutin Maintenance

Metrobatam, Jakarta - Partai Idaman, PKPI dan PBB, berencana akan melaporkan KPU ke Bawaslu, terkait Sipol yang kerap mengalami masalah. Komisioner KPU Pramono Ubaid...

Kasus Gratifikasi, Mantan Asintel Kejati Bengkulu Dijebloskan ke Penjara

Metrobatam, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan mantan Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Edi Sumarno dalam kasus gratifikasi pengumpulan bahan dan keterangan...

Koarmabar Lantamal IV Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional di Karimun

Nmetrobatam, Jakarta - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) Lantamal IV menggagalkan narkoba jaringan Internasional, di Perairan Tanjung...

Kepergok Bolos Ngajar, 9 Guru PNS Dipanggil Satpol PP

Metrobatam, Banjarnegara - Sebanyak 9 guru SD yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Banjarnegara tertunduk malu saat dipanggil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol...
BAGIKAN