Merasa Lahan Diserobot dan Diintimidasi, Warga Dompak Mengadu Gubernur

586

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Masyarakat Pulau Dompak merasa diintimidasi oleh kehadiran oknum-oknum berpakaian seragam loreng TNI yang berjaga di lokasi tanah bersengketa yang diklaim oleh PT Terkira Pratiwi Development (TPD) sebagai milik mereka. Mereka menyesalkan ulah oknum TNI itu membekingi pihak perusahaan untuk merebut tanah itu dari masyarakat Dompak.

Lantaran kasus sengketa lahan ini tak kunjung selesai, akhirnya ratusan warga Dompak mendatangi kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau untuk mengadukan kasus pencaplokan tanah rakyat Dompak yang dilakukan oleh perusahaan dan diduga dibekingi oleh oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam orasinya mereka meminta agar tanah mereka yang dicaplok tersebut untuk segera di kembalikan. “Kami menilai TNI bekerja sama dengan pihak perusahaan untuk merebut tanah masyarakat Dompak,” ungkap seorang masyarakat Dompak saat berorasi di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Senin (23/5)

Salah seorang pendemo, Hutahean mengatakan status lahan yang dikuasainya tidak bisa ditingkatkan dari alas hak menjadi sertifikat lantaran Badan Pertanahan Nasional menolaknya.

“BPN minta peningkatan status menjadi sertifikat harus mendapat izin dari PT TPD. Ini kan aneh,” katanya.

Hutahean memiliki surat tebas di atas lahan yang dikuasainya seluas setengah hektare. Surat tebas itu terbit pada 1980-an. “Kalau alas hak diterbitkan tahun 2014,” ujarnya.

Atas hal ini, warga yang sudah sekian lama menempati tanah tersebut mengatakan bahwa lahan yang mereka tempati adalah lahan tidur. Untuk itu, mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan surat sertifikat HGB tersebut

Lurah Dompak, Prihatmy Eko Diantoro yang berada di lokasi aksi unjuk rasa mengatakan sebelum aksi sudah menerima laporan dari warga tersebut. “Kami masih menelaah laporan warga tersebut,” katanya.

Berdasarkan laporan warga, PT TPD mendapat izin HGB sejak 21 tahun yang lalu. Lahan yang dikuasai seluas 1.309,16 hektare. Lahan tersebut tidak digarap sehingga menjadi lahan tidur.

Namun saat ditanya apakah lahan tersebut dikuasai warga setelah PT TPD menguasainya atau sebaliknya, dia menolak  mengomentarinya, lantaran masih dibahas pemerintah. “Saya akan komentar setelah proses penelaahan,” katanya. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Panguyuban Punggowo akan Gelar Silaturahmi Bersama Warga Jawa di Dataran Engku Putri

Metrobatam.com, Batam - Paguyuban Among Wargo Jowo (Punggowo) berencana akan menggelar Halal Bihalal bersama warga Jawa yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (27/8)...

Perusahaan Asal Singapura Investasi Rp50 Miliar di Batam

Metrobatam.com, Batam - PT Fagioli Indonesia Corp, perusahaan asal Singapura berinvestasi sebesar Rp50 miliar di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dengan memanfaatkan...

25 Orang Atlet Olahraga Air Lantamal IV Dilepas Danlantamal IV

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R. Eko Suyatno melepas 25 orang Atlet kontingen Olahraga Air yang terdiri...

Pemkab Bintan Anugerahi Satyalancana Karya Satya Kepada ASN

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan menganugrahi Satyalencana Karya Satya X tahun kepada 281 orang, Satyalencana Karya Satya XX tahun berjumlah 98 orang, dan...

Jokowi Tegaskan Dukung Penguatan KPK

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan, keputusan pemerintah untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi tidak pernah berubah. Jokowi bahkan menegaskan, pemerintahannya akan terus mendukung...

Berhasil Ledakkan Bom Kimia di Istana Negara, Teroris Bandung akan ‘Jihad’ ke Marawi

Metrobatam, Bandung - Densus 88 Antiteror menangkap lima orang terduga teroris di Bandung, Jawa Barat, kemarin. Mereka diduga ingin berangkat ke Marawi, Filipina untuk...

Pejabat Kemendes Saweran Duit Suap ke Auditor BPK, Ini Rinciannya

Metrobatam, Jakarta - Duit suap yang diberikan Irjen Kementerian Desa PDTT Sugito ke auditor BPK Rochmadi Saptogiri disebut jaksa pada KPK berasal dari saweran...

Ayah Menangis Histeris Gendong Anaknya yang Tewas, Warga Malah Cuek Menonton

Metrobatam, Batam - Sangat mengherankan fenomena sosial yang terjadi di sebuah ruas jalan di Kota Batam ini. Belum lama ini beredar sebuah video yang...

Kocak! Takut Disuntik, Siswi SD Ini Kabur lalu Tendang Alat Vital Gurunya

Menghadapi jarum suntik memang menjadi momok menakutkan bagi setiap anak kecil. Tak terkecuali bagi siswi sekolah dasar ini. Sebuah video menunjukkan siswi SD sedang...

Jokowi Beberkan Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo menghaturkan terima kasih kepada TNI dan Polri karena peran keduanya dalam menjaga stabilitas keamanan negara. Apalagi, TNI dan...

Sukses Uji Terbang Pesawat N-219, Pilot: Ini Buatan Indonesia Kita Patut Bangga

Metrobatam, Bandung - Pesawat N-219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sukses diuji terbang di landasan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat. Pesawat...

Luar Biasa! Penjual Koran Ini Lulus Sarjana di Universitas Negeri Predikat Cum Laude

Metrobatam, Manado - Hanya dengan bekerja keras kesuksesan perlahan tapi pasti bakal diraih. Meski berasal dari latar belakang keluarga yang kurang mampu, Jusman, seorang...