Merasa Lahan Diserobot dan Diintimidasi, Warga Dompak Mengadu Gubernur

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Masyarakat Pulau Dompak merasa diintimidasi oleh kehadiran oknum-oknum berpakaian seragam loreng TNI yang berjaga di lokasi tanah bersengketa yang diklaim oleh PT Terkira Pratiwi Development (TPD) sebagai milik mereka. Mereka menyesalkan ulah oknum TNI itu membekingi pihak perusahaan untuk merebut tanah itu dari masyarakat Dompak.

Lantaran kasus sengketa lahan ini tak kunjung selesai, akhirnya ratusan warga Dompak mendatangi kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Riau untuk mengadukan kasus pencaplokan tanah rakyat Dompak yang dilakukan oleh perusahaan dan diduga dibekingi oleh oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam orasinya mereka meminta agar tanah mereka yang dicaplok tersebut untuk segera di kembalikan. “Kami menilai TNI bekerja sama dengan pihak perusahaan untuk merebut tanah masyarakat Dompak,” ungkap seorang masyarakat Dompak saat berorasi di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Senin (23/5)

Salah seorang pendemo, Hutahean mengatakan status lahan yang dikuasainya tidak bisa ditingkatkan dari alas hak menjadi sertifikat lantaran Badan Pertanahan Nasional menolaknya.

“BPN minta peningkatan status menjadi sertifikat harus mendapat izin dari PT TPD. Ini kan aneh,” katanya.

Hutahean memiliki surat tebas di atas lahan yang dikuasainya seluas setengah hektare. Surat tebas itu terbit pada 1980-an. “Kalau alas hak diterbitkan tahun 2014,” ujarnya.

Atas hal ini, warga yang sudah sekian lama menempati tanah tersebut mengatakan bahwa lahan yang mereka tempati adalah lahan tidur. Untuk itu, mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan surat sertifikat HGB tersebut

Lurah Dompak, Prihatmy Eko Diantoro yang berada di lokasi aksi unjuk rasa mengatakan sebelum aksi sudah menerima laporan dari warga tersebut. “Kami masih menelaah laporan warga tersebut,” katanya.

Berdasarkan laporan warga, PT TPD mendapat izin HGB sejak 21 tahun yang lalu. Lahan yang dikuasai seluas 1.309,16 hektare. Lahan tersebut tidak digarap sehingga menjadi lahan tidur.

Namun saat ditanya apakah lahan tersebut dikuasai warga setelah PT TPD menguasainya atau sebaliknya, dia menolak  mengomentarinya, lantaran masih dibahas pemerintah. “Saya akan komentar setelah proses penelaahan,” katanya. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Fakta di Balik Pulangnya 51% Saham Freeport ke Pemerintah RI

Metrobatam, Jakarta - Porsi saham pemerintah di PT Freeport Indonesia (PTFI) awalnya masih 9,36% lalu menjadi 51% usai ditandatanganinya Head of Agreement (HoA) antara...

WHO Tetapkan Kecanduan Seks Sebagai Gangguan Kesehatan Mental

Metrobatam, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) baru saja menetapkan perilaku seksual kompulsif alias kecanduan seks sebagai gangguan kesehatan mental. Kecanduan...

Pulau Jawa Terpilih Sebagai Pulau Terbaik Sedunia

Metrobatam, Jakarta - Tiga pulau di Indonesia menduduki peringkat bergengsi dalam daftar 'Top 10 Islands in Asia 2018' versi situs wisata Travel and Leisure,...

Sepakat Lepas 51 persen Saham, Ini Pernyataan Bos Besar Freeport

Metrobatam, Jakarta - Freeport McMoRan telah sepakat untuk melepas 51% saham PT Freeport Indonesia kepada pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero). Kesepakatan melalui penandatanganan...

Tekuk Inggris, Belgia Rebut Peringkat Tiga Piala Dunia 2018

Saint-Petersburg - Belgia sukses merebut peringkat tiga di Piala Dunia 2018. Menghadapi Inggris di laga perebutan, The Rode Duivels menang 2-0. Bertanding di Saint-Petersburg Stadium,...

Tank Medium Buatan Pindad Kebal Kena Ledakan TNT

Metrobatam, Bandung - Satu unit medium tank buatan PT Pindad kebal diledakkan. Tank masih utuh meski diledakkan menggunakan bahan ledak TNT. Proses peledakan dilakukan PT...

Buntut Transfer Ronaldo, Buruh Pabrik FIAT Akan Mogok Kerja

Turin - Keputusan Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid diprotes buruh FIAT. Pekerja pabrik mobil itu akan melakukan mogok kerja. Juventus baru saja mendatangkan...

Mardani Akui “Tunggangi” Aksi 212 untuk Menangkan Anies-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera membeberkan salah satu strategi memenangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilgub...

RI Caplok 51% Saham Freeport, Ini Cadangan Emas dan Tembaganya

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan PT Inalum (Persero) sudah sepakat dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk meningkatkan kepemilikan saham hingga 51%....

PAN Tak Mau Berspekulasi Prabowo Batal Nyapres

Metrobatam, Jakarta - PAN tidak mau berspekulasi soal jadi-tidaknya Prabowo Subianto diusung Partai Gerindra sebagai calon presiden (capres). PAN akan tetap menjalin komunikasi dengan...

Penyebar Hoaks Penganiayaan Ustaz Divonis 4 Bulan Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis empat bulan penjara 25 hari kepada Ahyad Saepuloh (28) dalam kasus memuat konten...

Viral, Pemuda di NTB Nikahi Mayat Kekasihnya yang Tewas Akibat Kecelakaan

Metrobatam, Dompu - Warga Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) digegerkan oleh seorang pemuda yang menikahi mayat kekasihnya. Ya, Sukardin hanya bisa pasrah dengan takdir...
BAGIKAN