Warga Singapura Kabur dari Tahanan Imigrasi Karimun

857

Metrobatam.com, Karimun – Seorang pria berkewarganegaraan Singapura Tajuddin bin Abdul Rahim kabur dari tahanan Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Sub Seksi Penindakan Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Tanjung Balai Karimun Denni Tresno Sulistianto kepada pewarta di kantornya, Rabu, mengatakan Tajuddin bin Abdul Rahim dengan kartu identitas penduduk Singapura No S7332608 kabur dari ruang detensi yang terletak di sebelah Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun pada Selasa (16/5). sekitar pukul 12.30 WIB.

“Tajuddin kabur saat jam istirahat makan siang dengan cara memotong terali dengan gergaji besi,” kata dia.

Setelah memotong terali, Tajuddin diduga melarikan diri dengan cara melompati pagar di belakang ruang detensi.

Dia mengatakan petugas imigrasi langsung disebar dan diinstruksikan untuk memperketat pengawasan di beberapa lokasi, terutama di beberapa pelabuhan, seperti pelabuhan internasional dan domestik Tanjung Balai Karimun, pelabuhan antarpulau Sri Tanjung Gelam dan pelabuhan lainnya.

Menurut dia, kaburnya Tajuddin juga sudah dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk membantu pengejaran.

Disinggung soal dugaan keterlibatan oknum pegawai imigrasi setempat, dia mengatakan belum ada indikasi ke arah sana. Namun pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

“Masih kami dalami, dan kami serahkan kepada kepolisian untuk menyelidikinya,” kata dia.

Mengenai gergaji yang digunakan Tajuddin, Denni mengatakan juga masih dalam penyelidikan. Namun demikian, kemungkinan gergaji tersebut diperoleh Tajuddin dari istrinya yang juga berkewarganegaraan Singapura.

“Kemungkinan dari istrinya. Istrinya datang menjenguk terakhir pada 5 Mei,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya menyerahkan proses penyelidikan terkait gergaji tersebut kepada aparat kepolisian.

Tajuddin bin Abdul Rahim, kata dia, merupakan warga negara Singapura dalam diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Karimun terkait kasus narkoba, di Hotel Shangrila, Tanjung Balai Karimun, pada Februari 2017.

Tajuddin ditahan di ruang detensi imigrasi, lanjut Denni, juga terkait dengan pelanggaran keimigrasian. “Dia tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah,” ujarnya.

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN