Waspadai Investasi Bodong, Beginilah Tips dari OJK

360

Metrobatam.com, Jakarta – Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus Sugiarto meminta kepada masyarakat untuk mewapadai perusahaan  investasi yang memberikan penawaran tidak wajar.

“Jika masyarakat ditawari investasi dengan pengembalian bunga, sistem bagi hasil atau dalam bentuk apapun yang melebihi keadaan pasar seharusnya bertanya kepada diri sendiri. Betul apa tidak ada investasi begini, jangan –jangan ini hanya berjalan dalam waktu sebentar saja,” kata Agus Sugiarto di Jakarta, Selasa (8/11).

Agus mengatakan, masyarakat itu harus berhati-hati, jangan langsung tergiur dengan tawaran-tawaran yang menarik namun tidak masuk akal. Berikut beberapa tips yang disampaikan Agus agar tidak menjadi korban investasi bodong.

Pertama, masyarakat perlu memperhatikan bunga yang ditawar itu wajar atau tidak. Kemudian setelah itu coba bandingkan dengan bunga yang ditawarkan diperbankan. Kedua, melihat badan hukum perusahan tersebut. Siapa yang memberikan izin perusahaan itu apakah dari Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, kemudian dia mempunyai kompetensi apa tidak.

“Misalnya ada PT A, ia menghimpun dana seperti bank itu tidak mungkin, itu namanya bank gelap,” kata Agus.

“Ketiga, setelah tahu badan hukum dan izin, masyakat perlu mengecek kebeneran perusahaan tersebut. Jangan-jangan itu hanya papan nama saja,” tambahnya.

Keempat, masyarakat juga harus melihat, apakah perusahaan tersebut cara promosinya secara sembunyi-sembunyi atau terbuka.

“Kalau dia berani secara terbuka, seharusnya pelayanannya akan lebih mudah. Namun jika dia dilakukan secara sembunyi-sembunyi, kita perlu waspada juga. Biasanya perusahaan investasi seperti itu lebih banyak melakukan dengan sembunyi-sembunyi, dan informasinya menyebar dari mulut kemulut,” ujar Agus.

“Jika mereka menjual barang yang legal pasti mereka tidak akan sembunyi-sembunyi, makanya mereka melakukan sembunyi karena menjual yang ilegal atau bodong,” jelasnya.

Pihaknya menyarankan, jika masyarakat bingung dengan tawaran yang seperti itu, mereka menelfon ke OJK ke nomor layanan konsumen di hotline 1500 655, nanti pihak OJK akan mengecek apakah benar ada perusaahan seperti itu.

“Jika nanti tidak ada, maka akan ketahuan kalau itu bukan perusahaan keuangan resmi,” imbuhnya.

Menurutnya, kebanyakan perusahaan investasi bodong itu tidak formal, namun di OJK sendiri terdapat satgas waspadai investasi yang berfungsi untuk mengatasi perusahaan investasi bodong mulai dari tingkat nasional dan di daerah-daerah.

Di dalamnya terdiri dari multi organisasi dan kementerian, mulai dari OJK, Kejaksaan, Mabes Polri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Keuangan dan lain sebagainya.

“Informasi yang diterima OJK tersebut nanti aku di berikan kepada Satgas waspadai Investasi. Misalnya Investasi bodong ini izin Perusahaannya dikeluarkan oleh Kementerian A, dan Kementerian A merupakan anggota satgas, maka hal itu akan mempemudah proses penanganannya,” terangnya.

Rilis

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

PM Israel: Palestina Harus Terima Kenyataan Soal Yerusalem

Paris - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Palestina harus bisa menerima kenyataan soal Yerusalem. Menurutnya, Yerusalem telah menjadi Ibu Kota Israel selama ribuan...

‘Otto dan Fredrich Mundur, Hilangnya Kontrol Atas Setnov’

Metrobatam, Jakarta - Kurang dari sepekan sebelum sidang perdana kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP), tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto ditinggal dua pengacaranya, Otto...

Caketum Golkar,Trikarya Pilih Airlangga Bukan Titiek Soeharto

Metrobatam, Jakarta - Para eksponen ormas Trikarya (MKGR, SOKSI, dan Kosgoro) seperti Agung Laksono, Ade Komarudin, dan Roem Kono, telah menyodorkan Airlangga Hartarto sebagai...

City Tumbangkan MU di Old Trafford

Manchester - Manchester City membawa pulang kemenangan dari markas Manchester United dengan skor 2-1. Hasil ini memantapkan posisi The Citizens di puncak klasemen. Pada laga...

Aziz Ditunjuk Jadi Ketua DPR, Nusron: Layak ke Mahkamah Partai

Metrobatam, Jakarta - Setya Novanto telah menunjuk Aziz Syamsudin sebagai Ketua DPR untuk menggantikannya. Kepala Bidang Pemenangan Pemilihan Umum Daerah I Partai Golkar Nusron...

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris, Selalu Tertutup Dengan Warga

Metrobatam, Palembang - Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumatera Selatan berhasil menangkap 5 orang terduga teroris. Kelima pelaku yang diamankan diduga sebagai pemasok...

AC Milan Raih Kemenangan Perdana Bersama Gattuso

Metrobatam, Jakarta - AC Milan akhirnya meraih kemenangan perdana di bawah kepemimpinan pelatih Gennaro Gattuso pada lanjutan Liga Italia Serie A 2016/2017 di Stadion...

Menko Perekonomian dan Menpan-RB Optimis Target 7% Perekonomian Batam Tercapai

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Batam. Batam sebagai lokasi yang sangat strategis dan potensial, diyakini mampu tumbuh kembali...

Ing Iskandarsyah Himbau Masyarakat Agar Jeli Berbelanja Produk Makanan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Komisi II DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah menghimbau kepada masyarakat agar jeli dalam berbelanja produk maupun makanan. Karena menurut Wakil Ketua DPW...

Polresta Barelang Siapkan Ratusan Personil untuk Amankan Perayaan Hari Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam - Pada tanggal 09 November 2017 ditempat ruangan Kapolresta Barelang pada pukul 10:00 WIB, Kapolresta Barelang memberikan keterangan Pers kepada awak Media...

Panglima TNI Jamin Keamanan Pemilu 2018-2019 bersama Polri, Gatot Minta Maaf

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI yang baru dilantik Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan pihaknya bersama Polri akan mengamankan jalannya Pemilu yang bakal digelar pada 2018...

Politikus PDIP Nilai Tepat Fredrich dan Otto Mundur

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Junimart Girsang menilai, pengunduran diri Fredrich Yunadi dan Otto Hasibuan sebagai pengacara Ketua Umum Golkar Setya Novanto sudah...
BAGIKAN