Waspadai Stroke akibat Kebiasaan Mendengkur

232

Stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga di dunia. Di Indonesia, menurut data tahun 2013, sebanyak 12,1 orang dari 1000 penduduk mengalami stroke. Penyebab stroke bukan hanya penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes, tapi juga kebiasaan mendengkur.

Bukti tentang mendengkur dan henti nafas saat tidur (sleep apnea) sebagai faktor risiko terjadinya stroke semakin menggunung.

Penelitian Sleep Heart Health Study di tahun 2010 menunjukkan, semakin parah dengkuran seseorang, semakin tinggi ia berisiko mengalami stroke iskemik.

Derajat keparahan yang ditunjukkan oleh indeks henti nafas tidur (AHI) dapat diukur. Apabila dengkuran mencapai lebih dari 19 kali perjam, maka risiko terserang stroke dapat meningkat hingga 3 kali lipat (terjadi pada kelompok usia paruh baya ke atas).

Sementara penelitian lain di Australia yang diterbitkan pada the Journal of Clinical Sleep Medicine di tahun 2014 menunjukkan bahwa penderita sleep apnea pada level sedang-parah (AHI>15/jam) memiliki risiko stroke 3,7 kali lipat.

Henti Napas

Sleep apnea atau henti nafas saat tidur, terutama ditandai dengan tidur yang mendengkur. Tampak sepele, tapi pasangan dari penderita sleep apnea tahu persis bagaimana mengerikannya pendengkur tidur. Bukan karena kerasnya suara dengkuran, tetapi episode henti nafas dan tersedak seperti tercekiklah yang menjadikan gejala ini menjadi terasa mengkhawatirkan.

Aturan pertama bagi pendengkur adalah percaya apa yang dikatakan pasangan tentang dengkuran, karena pendengkur tak tahu dirinya mendengkur saat tidur. Pasanganlah yang paling tahu tidur Anda.

Episode henti nafas inilah yang selanjutnya berakibat pada proses tidur yang terganggu. Karena sesak berulang, tanpa disadari, otak jadi terbangun berulang kali. Akibatnya, pendengkur bangun kurang segar di pagi hari, dan jadi mudah mengantuk sepanjang hari hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Tidur ngorok berakibat luas pada kesehatan. Sleep apnea dapat menyebabkan hipertensi, gangguan jantung, stroke, diabetes dan impotensi. Hubungan antara stroke dan sleep apnea belum bisa dipastikan.

Semua perubahan pada hemodinamis, sistem saraf, pembuluh darah dan proses inflamasi akibat henti nafas saat tidur diduga berakibat langsung pada terjadinya stroke.

Penelitian Terbaru

Dalam jurnal kedokteran tidur SLEEP terbitan 2016 menjelaskan bahwa pada kelompok usia lanjut, penurunan kadar oksigen jauh lebih penting dinilai dibanding derajat keparahan ngorok (AHI) untuk memprediksikan risiko stroke. (mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Muhammad Yatir Pimpin PBVSI Kabupaten Bintan Masa Bakti 2017-2021

Metrobatam.com, Bintan - Irjen Pol Sam Budi Gustian, Selaku Ketua PBVSI Prov Kepri resmi mengukuhkan Muhammad Yatir, SH sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Bintan disaksikan...

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...