WhatsApp Tumbang di Seluruh Dunia, Zuckerberg Minta Maaf

4178

Metrobatam, Jakarta – Aplikasi pesan instan WhatsApp dilaporkan sempat mengalami gangguan. Tak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Hampir semua media teknologi dari penjuru mancanegara melaporkan kejadian ini secara serentak. Keluhan di media sosial seperti Facebook dan Twitter pun membludak.

Kejadian tumbangnya layanan WhatsApp ini pun diakui oleh Facebook, sang pemilik layanan, melalui laman utamanya di media sosial.

“WhatsApp tengah mengalami gangguan secara global dan saat ini sedang ditangani sesegera mungkin,” tulis Facebook Inc seperti dikutip detikINET, Kamis (4/5).

Juru bicara perusahaan media sosial ini juga membenarkan gangguan tersebut, tetapi tidak mengungkapkan secara detail wilayah mana saja yang terkena dampak. “WhatsApp tak berfungsi di beberapa bagian India, Kanada, Amerika Serikat dan Brasil,” tulis Reuters.

Dilaporkan, WhatsApp sedang tak bisa digunakan pada ponsel yang menggunakan sistem operasi iOS, Android, maupun Windows mobile.

Sementara dari laporan yang diterima detikINET via email ke redaksi, WhatsApp sempat tumbang sejak subuh pagi ini di Indonesia. Namun saat berita ini diturunkan, aplikasi WhatsApp ini mulai berfungsi normal kembali.

Mereka yang sempat kesulitan menerima dan mengirim pesan melakukan komplain di media sosial, salah satunya adalah di akun resmi milik Mark Zuckerberg. Awalnya, CEO dan pendiri jejaring sosial terbesar di dunia itu mengumumkan pencapaian jumlah pengguna layanan di bawah Facebook, termasuk Instagram dan WhatsApp.

Postingan prestasi itu langsung diserbu komentara mengenai layanan WhatsApp yang tak bisa diakses. “Di Brasil, kami tidak bisa menggunakan WhatsApp, apa yang terjadi,” tulis akun Castro de Leo.

Mendapat bombardir pesan serupa di postingannya, Zuck pun langsung menanggapinya dengan menyampaikan permohonan maaf.

“Kami sedang dalam proses memperbaikinya. Kami mohon maaf atas kejadian tak menyenangkan ini,” balas miliuner muda tersebut.

Matinya layanan WhatsApp ini paling banyak terjadi di Eropa bagian barat, pesisir timur Amerika Serikat, dan Amerika Selatan. Di luar wilayah itu, ada pula beberapa negara yang turut kesulitan mengakses WhatsApp.

Bukti lumpuhnya WhatsApp ini bisa dilihat dari situs Down Detector. Down Detector mencatat gangguan pada WhatsApp terjadi sejak Rabu, pukul 16.10 EDT atau sekitar Kamis, pukul 03.00 WIB. Pada peta yang mereka rilis, tampak wilayah-wilayah yang tak bisa mengakses WhatsApp dengan intensitas yang berbeda.

Melihat peta tersebut, wilayah sekitar Jakarta turut kena imbas meski dengan intensitas yang biasa saja. Sementara di kawasan Asia Tenggara, Singapura dan Filipina mengalami masalah yang sama. Namun dalam peta Down Detector, intensitas WhatsApp lumpuh di Singapura jauh lebih hebat dibanding Jakarta atau Filipina.

Ada kemungkinan masalah di WhatsApp ini begitu masif sehingga pemulihannya butuh waktu dan menimpa banyak wilayah. Masalah server ditengarai penyebab matinya layanan WhatsApp. (mb/detik/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN