Wow, Polda Kepri Beri Penghargaan kepada 22 Polisi Malaysia

2071

Metrobatam, Batam – Sebanyak 22 anggota Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menerima penghargaan dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) atas keberhasilan mereka bersama-sama mengungkap penyekapan warga Malaysia di Sei Temiang, Batam pada Februari 2017 silam.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Senin malam (17/4) di Batam. Mereka yang diberi penghargaan yakni DCB Dato Huzir Bin Mohamed, SAC Dato Kamarul Zaman Bin Mamat, DSP Hassan Basri Bin Yahya, ASP Masnizan Binti Aziz dan Suami.

Kemudian Hapizee Zulkarnain Bin Md Kuzi, ASP Wee Hock Lian, ASP Sazali Taupit, ASP Nik Mohd Azmi Bin Hussin, Insp Cassidy Anak Banta, Md Salleh Bin Jamrah, ASP Othman Bin Mahat, Ahmad Tajal Bin Morsid, SUPT Lim Sam Aik.

Selanjutnya ASP Wan Mohd Adib Bin Wan Ismail, DSP Rahiman Bin Mustafa, ASP Izani Bin Ishak, Asp Mohd Hisham Bin Abd Malek, Hendry Al M Savarimuthu, Insp Nor Fitri bin Ismail, Insp Mohd Afiq Farhan Bin Md Nor, Mohd Haizat Bin Abd Jalil, Asp Rajini Kumar A/L Appana.

Selain itu, Kapolda juga memberikan penghargaan pada empat anggota dari Mabes Polri yang ikut dalam pembebasan tersebut yaitu Kombes Pol Hery Heriawan, AKBP Jery, AKP Darmin dan Iptu Afuza Etmon.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja yang baik dua belah pihak. Berkat kerjasama yang baik dan tanpa birokrasi yang rumit, polisi Indonesia dan Polisi Diraja Malaysia berhasil membongkar sindikat penculikan dan menyelamatkan warga negara Malaysia tersebut dalam kondisi sehat,” kata Kapolda.

Belajar dari pengalaman tersebut kata dia, diharapkan kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini tidak hanya terbatas dalam kasus penculikan saja, namun mencakup seluruh tindak pidana yang melibatkan Malaysia dan Indonesia.

“Utamanya dengan Provinsi Kepri, seperti people smugling, narkoba, illegal fishing, illegal mining dan lain sebagainya,” kata Irjen Sam.

Sementara, perwakilaan Kepolisian Malaysia, Dato Rusli Bin Abas menyampaikan terima kasih kepada Mabes Polri dan Polda Kepri yang dalam waktu singkat berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Saya hampir tidak percaya. Tiba-tiba sudah ada telefon bahwa kasusnya sudah selesai dan sandera berhasil dibebaskan dengan selamat,” kata dia.

Ia berharap kerjasama yang sudah terjalin bisa ditingkatkan pada berbagai masalah lain yang ada kaitannya dengan dua negara serumpun.

Sebelumnya, petugas gabungan Mabes Polri dan Polda Kepri berhasil mengamankan empat pelaku penyekapan terhadap Kuang Leng Leng, Warga Malaysia, selama 23 hari di Batuaji Batam yang meminta tebusan lima juta dolar Singapura.

Pembebasan sandera dilakukan pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB. Empat tersangka kami tangkap dan korban berhasil diselamatkan dari lokasi penyekapan pada sebuah rumah di Sei Temiang Batam. Keempat pelaku yang berhasil diamankan adalah KMS, PC, DV, HT seluruhnya warga negara Indonesia.

Kasus ini merupakan bagian dari pengungkapan pelaku lain di Malaysia oleh PDRM. Aksi peristiwa terjadi di Malaysia dan selanjutnya korban dilarikan ke Batam dan disekap oleh pelaku. Penculik saat itu meminta tebusan lima juta dolar kepada keluarga korban.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....

Setnov Bela Fahri Hamzah soal Tudingan Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Terdakwa korupsi proyek e-KTP Setya Novanto membela Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin...

TKI di Taiwan Tewas Misterius, Sempat Tulis Surat Wasiat dan Siaran Live di Facebook

Metrobatam, Lampung - Seorang TKI pria yang bekerja di Taiwan dilaporkan tewas bunuh diri. Pria berinisial WY asal Lampung Timur itu dikabarkan nekat mengakhiri...
BAGIKAN