Wow, Polda Kepri Beri Penghargaan kepada 22 Polisi Malaysia

1991

Metrobatam, Batam – Sebanyak 22 anggota Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menerima penghargaan dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) atas keberhasilan mereka bersama-sama mengungkap penyekapan warga Malaysia di Sei Temiang, Batam pada Februari 2017 silam.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Senin malam (17/4) di Batam. Mereka yang diberi penghargaan yakni DCB Dato Huzir Bin Mohamed, SAC Dato Kamarul Zaman Bin Mamat, DSP Hassan Basri Bin Yahya, ASP Masnizan Binti Aziz dan Suami.

Kemudian Hapizee Zulkarnain Bin Md Kuzi, ASP Wee Hock Lian, ASP Sazali Taupit, ASP Nik Mohd Azmi Bin Hussin, Insp Cassidy Anak Banta, Md Salleh Bin Jamrah, ASP Othman Bin Mahat, Ahmad Tajal Bin Morsid, SUPT Lim Sam Aik.

Selanjutnya ASP Wan Mohd Adib Bin Wan Ismail, DSP Rahiman Bin Mustafa, ASP Izani Bin Ishak, Asp Mohd Hisham Bin Abd Malek, Hendry Al M Savarimuthu, Insp Nor Fitri bin Ismail, Insp Mohd Afiq Farhan Bin Md Nor, Mohd Haizat Bin Abd Jalil, Asp Rajini Kumar A/L Appana.

Selain itu, Kapolda juga memberikan penghargaan pada empat anggota dari Mabes Polri yang ikut dalam pembebasan tersebut yaitu Kombes Pol Hery Heriawan, AKBP Jery, AKP Darmin dan Iptu Afuza Etmon.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja yang baik dua belah pihak. Berkat kerjasama yang baik dan tanpa birokrasi yang rumit, polisi Indonesia dan Polisi Diraja Malaysia berhasil membongkar sindikat penculikan dan menyelamatkan warga negara Malaysia tersebut dalam kondisi sehat,” kata Kapolda.

Belajar dari pengalaman tersebut kata dia, diharapkan kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini tidak hanya terbatas dalam kasus penculikan saja, namun mencakup seluruh tindak pidana yang melibatkan Malaysia dan Indonesia.

“Utamanya dengan Provinsi Kepri, seperti people smugling, narkoba, illegal fishing, illegal mining dan lain sebagainya,” kata Irjen Sam.

Sementara, perwakilaan Kepolisian Malaysia, Dato Rusli Bin Abas menyampaikan terima kasih kepada Mabes Polri dan Polda Kepri yang dalam waktu singkat berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Saya hampir tidak percaya. Tiba-tiba sudah ada telefon bahwa kasusnya sudah selesai dan sandera berhasil dibebaskan dengan selamat,” kata dia.

Ia berharap kerjasama yang sudah terjalin bisa ditingkatkan pada berbagai masalah lain yang ada kaitannya dengan dua negara serumpun.

Sebelumnya, petugas gabungan Mabes Polri dan Polda Kepri berhasil mengamankan empat pelaku penyekapan terhadap Kuang Leng Leng, Warga Malaysia, selama 23 hari di Batuaji Batam yang meminta tebusan lima juta dolar Singapura.

Pembebasan sandera dilakukan pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB. Empat tersangka kami tangkap dan korban berhasil diselamatkan dari lokasi penyekapan pada sebuah rumah di Sei Temiang Batam. Keempat pelaku yang berhasil diamankan adalah KMS, PC, DV, HT seluruhnya warga negara Indonesia.

Kasus ini merupakan bagian dari pengungkapan pelaku lain di Malaysia oleh PDRM. Aksi peristiwa terjadi di Malaysia dan selanjutnya korban dilarikan ke Batam dan disekap oleh pelaku. Penculik saat itu meminta tebusan lima juta dolar kepada keluarga korban.(mb/okezone)

BERITA TERKINI

BNNP Kepri Tangkap Dua Bersaudara Pemilik Narkoba di Baloi, Batam

Metrobatam.com, Batam - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan dua orang yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi saat berada di...

Derby Manchester Imbang 0-0

Metrobatam.com, Manchester - Laga derby antara Manchester City melawan Manchester United berkesudahan imbang 0-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris di Etihad Stadium, Kamis malam...

Ekspos Polresta Barelang dan BPOM Terkait Tangkapan 7008 Butir Dektrometorfan Sediaan Tunggal

Metrobatam.com, Batam - Ekspos yang dilaksanakan di halaman Satnarkoba Polresta Barelang pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 pukul 09.00 WIB di pimpin langsung...

Kolom: Kekalahan Ahok, Islam Politik, dan Narasi Demokrasi di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Seperti sebuah paduan suara, semua pemberitaan media Barat khususnya di Amerika Serikat tentang kekalahan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 di-frame dalam...

Ustadz Jakfar Meninggal Saat Membaca Alquran di Rumah Mensos

Metrobatam, Surabaya – Nama ustadz Jakfar Abdul Rahman menjadi buah bibir di masyarakat saat ini. Pasalnya, qari atau ahli pembaca Alquran itu wafat saat...

Syok Usai Salah Tembak, Keberadaan Aiptu BS Dicari Polisi

Metrobatam, Bengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, dalam satu atau dua hari ini akan menyelesaikan persoalan polisi berinisial BS (43), anggota...

Tolak Pemeriksaan Lekuk Tubuh, Pengacara Firza: Itu Foto Editan

Metrobatam, Jakarta - Firza Husein menolak ketika lekuk tubuhnya hendak diperiksa oleh polisi. Menurut Aziz, foto-foto yang beredar merupakan hasil editan. "Itu kan pihak kepolisian...

Analisis: Mas Agus dan Ambisi Politik Cikeas

Metrobatam, Jakarta - Apalagi yang dimiliki Partai Demokrat selain Susilo Bambang Yudhoyono? Pergantian kekuasaan dari Presiden ke-6 SBY menuju Presiden Joko Widodo saat ini, tak...

Pindahkan Ibukota, Bappenas Tak Ingin Keluar Duit

Metrobatam, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pengganti DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia akan berada di wilayah yang telah memiliki lahan...

ICW: Partai Pendukung Angket KPK Tak Mau Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Komisi III DPR sedang gencar mengusulkan pengguliran hak angket untuk meminta KPK membuka rekaman BAP tersangka pemberi keterangan palsu kasus korupsi...

AS Buka Kemungkinan Gelar Operasi Laut China Selatan

Metrobatam, Jakarta - Komandan militer Amerika Serikat di Asia Pasifik, Admiral Harry Harris, menyatakan pihaknya kemungkinan besar akan melaksanakan kembali operasi kebebasan navigasi di...

Mencoba Melarikan Diri, BNN Tembak Bandar Narkoba

Metrobatam, Palembang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dibantu oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membongkar jaringan besar Narkotika di Sumsel, di Daerah Talang...