YUSRIL IHZA MAHENDRA

    195

    yusril-ihza-mahendra-rev-1

    Yusril Izha Mahendra adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang  sejak 1998 hingga 2005, karier politik Yusril Ihza Mahendra tersebut dimulai dari keaktifannya di dunia pendidikan dan juga organisasi. Setelah lulus SMA Yusril melanjutkan kuliah ke Universitas Indonesia mengambil ilmu filsafat fakultas sastra dan juga Hukum Tata Negara.

    Setelah pendidikannya di UI diselesaikan, Yusril Izha Mahendra melanjutkan S-2 ke University of the Punjab (India) untuk mengambil gelar master kemudian melanjutkan lagi S-3 mengambil spesialisasi Perbandingan Politik Masyarakat-Masyarakat Muslim di University Sains Malaysia dengan bidang University Sains Malaysia dan berhasil mendapat gelar Doctor of Philosophy dalam Ilmu Politik.

    Dalam dunia pendidikan Yusril Izha Mahendra juga dikenal sebagai seorang pengajar di beberapa universitas seperti Staf pengajar di fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Staf pengajar di Akademi Ilmu Pemasyarakatan, Departemen Kehakiman pada tahun 1983, staf pengajar di Program Pascasarjana UI dan juga Fakultas Hukum UI. Yusril Ihza Mahendra juga diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Hukum di Universitas Indonesia dan mengajar Hukum Tata Negara, Teori Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum pada program pascasarjana.

    Dunia organisasi memang bukan sesuatu yang asing baginya, sejak masih sekolah di SMP Yusril Izha Mahendra sudah menjadi Ketua OSIS begitu juga saat dia SMA selain di KAPPI tingkat Rayon. Saat kuliah di UI Yusril juga terpilih menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UI dan bergabung ke Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI) ketika kuliah. Yusril juga pernah menjadi anggota organisasi yang berafiliasi kepada Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) yang bernama Pemuda Muslimin. Lebih jauh lagi Yusril Izha Mahendra pernah menjadi pengurus Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

    Yusril ikut dalam kepanitiaan Konferensi internasional seperti Sidang AALCO, Konferensi Internasional tentang Tsunami dan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika. Bukan hanya dalam negeri Yusril Ihza Mahendra juga aktif di organisasi Internasional seperti di Regional Islamic Da’wah Council of Southeast Asia and the Pasific bermarkas di Kuala Lumpur dan diketuai oleh Tuanku Abdul Rahman Putra Al-Haj (Mantan Perdana Menteri Malaysia).

    Bahkan Yusril Ihza Mahendra pernah menjabat Vice President dan President Asian-African Legal Consultative Organization, bermarkas di New Delhi. Selain itu Yusril Ihza Mahendra merupakan anggota dan Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam berbagai perundingan internasional termasuk sidang ASEAN, Organisasi Konferensi Islam dan APEC, termasuk menjadi wakil Indoensia untuk berbicara dan berpidato dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa, Komisi Hak Asasi Manusia PBB (United Nations) di Jenewa.  Dan juga ikut menyusun Konvensi PBB serta menandatanganinya atas nama Pemerintah Republik Indonesia seperti UN Convention on Transnational Organized Crime di Palermo, Italia, dan UN Convention Against Corruption di Markas PBB New York.

    Pada Pemilihan Presiden di arena Sidang Umum MPR RI Oktober 1999 Yusril yang ketika itu Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) mendapatkan 232 suara, Abdurrahman Wahid yang saat itu menjadi Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperoleh 185 suara dan Megawati Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati meraih 305 suara. Atas kesepakatan pentolan Poros Tengah, Amien Rais (PAN), Akbar Tandjung (Partai Golkar), Hamzah Haz (PPP), Matori Abdul Djalil (PKB), dan juga Yusril (PBB), akhirnya Yusril sepakat mengundurkan diri dari arena pemilihan presiden. Selanjutnya, Poros Tengah memberikan dukungan penuh kepada Gus Dur.

    Dalam Pemerintahan, Yusril Ihza Mahendra pernah menjabat menteri di 3 kabinet, dalam Kabinet Pemerintahan Indonesia 21 Oktober 2004 – 9 Mei 2007 dengan Presiden Abdurrahman Wahid dipercaya menempati posisi Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia. Pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri, Yusril menjabat sebagai Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Kabinet Gotong Royong 23 Oktober 1999 – 7 Februari 2001.  Kemudian pada masa Kabinet Indonesia Bersatu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  9 Agustus 2001 – 21 Oktober 2004 menjadi Menteri Sekretaris Negara  hingga akhirnya saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Yusril Ihza Mahendra digantikan Hatta Rajasa.

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

    Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

    Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

    Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

    Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

    Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

    Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

    Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

    Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

    Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

    Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

    Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

    Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

    Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

    Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

    Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

    Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

    Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
    BAGIKAN